alexametrics

Bangkitkan Ekonomi Makassar, Appi-Rahman Berencana Beri Keringanan Pajak

Iwan Supriyatna
Bangkitkan Ekonomi Makassar, Appi-Rahman Berencana Beri Keringanan Pajak
Ilustrasi Pajak (dok istimewa)

Salah satu cara meringankan beban warga, juga dunia usaha adalah dengan memberi stimulus antara lain berupa relaksasi atau pengurangan pajak.

Suara.com - Pasangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Rahman Bando menggugah sensitivitas tentang kondisi ekonomi kekinian Kota Makassar yang sedang terpuruk drastis.

Hal tersebut disampaikan dalam debat kandidat saat memasuki sesi saling menanggapi program kandidat dalam bidang penanganan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. 

Awalnya, calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto membuka adu argumen dengan mengkritisi program menggratiskan sejumlah pajak dan retribusi yang dicanangkan Appi-Rahman.

"Saat ini yang paling penting kita harus mengerti bahwa kita dalam masa pandemi, dimana seluruh sektor ekonomi mengalami penurunan. Bagaimana kita memaksimalkan peran pemerintah. Meringankan beban-beban dunia usaha," kata Appi dalam debat tersebut, Selasa (24/11/2020) malam.

Baca Juga: Indonesia Dulang Rp 297 Miliar dari Pajak Digital per Oktober 2020

Salah satu cara meringankan beban warga, juga dunia usaha, lanjut Appi, adalah dengan memberi stimulus antara lain berupa relaksasi atau pengurangan pajak untuk pihak-pihak tertentu. 

Bahkan menghapuskannya untuk warga yang benar-benar tidak mampu. Atau bagi warga yang bekerja di sektor pelayanan sosial. 

"Bagaimana pemerintah harus hadir meringankan beban-beban mereka. Memberikan stimulus, relaksasi pajak. Tujuannya menjaga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Pemenuhan kebutuhan pokok harus dipastikan," lanjut Appi. 

Lalu, rencana berikutnya untuk membangkitkan ekonomi Makassar di tengah pandemi, Appi menegaskan pentingnya melibatkan pihak swasta dan BUMN dengan memberikan kemudahan-kemudahan berinvestasi. 

Dengan insentif yang diberikan, dunia usaha menggerakkan usahanya, membuka lapangan kerja kembali, masyarakat punya penghasilan dan daya beli meningkat kembali. 

Baca Juga: Pandemi Belum Berakhir, Setoran Pajak Masih Negatif 15 Persen

Adapun pengelolaan keuangan daerah, Appi-Rahman akan melakukan efisiensi anggaran yang selama ini banyak pemborosan, terutama di era Danny Pomanto. 

Komentar