Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

PUPR Apresiasi Sejumlah Developer Berprestasi saat Pandemi Covid-19

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:09 WIB
PUPR Apresiasi Sejumlah Developer Berprestasi saat Pandemi Covid-19
Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR, M. Hidayat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), M. Hidayat memberikan apresiasinya terhadap ajang Housing Estate Awards (HEA) 2020 dan apresiasi secara khusus kepada para developer berprestasi.

Menurutnya, sektor perumahan dan industri turunannya merupakan sektor strategis mulai kebutuhan pokok, salah satu pilar yang memperkuat bangsa, hingga benteng pertama untuk melawan pandemi.

“Saat pandemi, kita harus lebih banyak di rumah, dan di sini peran pengembang maupun produsen bahan bangunan, harus lebih kreatif terkait desain hingga hal teknis lainnya. Bagaimana layout rumah supaya ada tempat cuci tangan di depan, bahkan kalau perlu untuk ganti baju. Bagaimana rumah banyak bukaan supaya udara segar dan cahaya bisa masuk, hingga kalau mungkin membuat ruang isolasi di rumah dan itu harus dipikirkan. Terkait bisnis yang berat, ajang HEA 2020 ini seperti menjadi setetes air di padang pasir, karena penghargaan ini tentunya bisa membuat industri menjadi lebih bergairah,” katanya.

Pernyataannya diungkapkannya di saat pemberian penghargaan kepada sejumlah developer di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), yang dinilai mampu mempertahankan prestasinya. Tepat di masa krisis ini, mereka dan sebagian developer di Jawa dan luar Jawa mampu melepas 70-an rumah, yang harganya ratusan hingga miliaran rupiah per unit. 

Menurut Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia (CII), sebuah perusahaan konsultan properti asing di Jakarta, saat resesi pun, tetap ada orang yang punya dana lebih. Atau orang tersebut memang sudah sejak lama mempersiapkan dana untuk membeli properti.

“Mereka inilah yang disasar pengembang saat pandemi,” katanya.

Kemudian, apa alasan lain konsumen, sehingga ia bisa membeli rumah saat pandemi?

Lokasi rumah, nama developer yang membuat konsumen yakin, kemampuan memahami situasi pasar dan menawarkan rumah yang sesuai dengan ekspektasi pasar, harga yang terjangkau menurut lokasi masing-masing, kualitas pengembangan yang baik, dan cara bayar yang meringankan, selalu menjadi faktor-faktor yang menentukan kesuksesan.

Untuk tetap sukses dalam penjualan, walaupun di masa krisis, developer tetap melansir proyek baru saat pandemi. Resesi juga menjadi momentum mereka untuk berekspansi, sehingga saat situasi sudah normal lagi, mereka lebih siap.

“Kalau baru mulai (melansir proyek), yaitu saat situasi sudah normal, hasilnya pasti beda. Dengan melakukan launching sekarang, developer juga ingin memperlihatkan diri sebagai perusahaan yang kuat,” jelasnya.

Apapun, inovasi, kreatifitas, maupun upaya para developer membuat produknya agar tetap terserap pasar dalam situasi seperti saat ini tetap layak dihargai.

Penghargaan pada Developer Berprestasi
Majalah HousingEstate dan portal housingestate.id menggelar acara pemberian penghargaan HEA 2020 kepada sejumlah developer berprestasi tersebut. Selain itu, diberikan juga penghargaan khusus kepada sejumlah bank penyalur KPR, produsen bahan bangunan, lembaga dan pelaku bisnis properti yang berprestasi.

Menurut Pemimpin Redaksi/Pemimpin Perusahaan HousingEstate, Joko Yuwono, ajang HEA 2020 tetap didedikasikan untuk untuk para developer, industri bahan bangunan, perbankan, dan instansi pemerintah terkait yang berprestasi baik dalam penjualan maupun melakukan inovasi-inovasi.

Housing Estate Awards (HEA) 2020. (Dok : PUPR)
Housing Estate Awards (HEA) 2020. (Dok : PUPR)

Pada bagian lain, Ikang Fawzi, Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Bidang Komunikasi, Promosi, dan Pameran menyampaikan, industri properti yang rata-rata mengalami penurunan lebih dari 50 persen saat pandemi ini. Memasuki periode akhir tahun 2020, telah mulai beranjak naik kendati belum normal.

“Situasi ini bukan hanya di Indonesia, tapi juga dirasakan oleh seluruh dunia. Kita tetap harus optimistis, karena situasinya sudah mulai kembali ada peningkatan. Harapan kita semua, akhir tahun ini bisa menjadi pondasi yang baik dan pada kuartal kedua tahun depan, kita semua sudah bisa berlari kencang lagi, terlebih sektor properti sebagai garda terdepan perekonomian,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini, Jumlah Pengangguran di Gorontalo Sentuh 25.410 Orang

Tahun Ini, Jumlah Pengangguran di Gorontalo Sentuh 25.410 Orang

Sulsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:33 WIB

Videografis: Tips Memilih Masker Berfiltrasi Baik

Videografis: Tips Memilih Masker Berfiltrasi Baik

Video | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:00 WIB

Peneliti: Integrasi Kunci Tingkatkan Produktivitas Saat Pandemi Covid-19

Peneliti: Integrasi Kunci Tingkatkan Produktivitas Saat Pandemi Covid-19

Jogja | Rabu, 02 Desember 2020 | 12:49 WIB

9 Bulan Pandemi, Ini 9 Daerah di Indonesia yang Tak Terinfeksi Covid-19

9 Bulan Pandemi, Ini 9 Daerah di Indonesia yang Tak Terinfeksi Covid-19

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 12:27 WIB

Bidbox, Sarana Publikasi Gratis untuk Mobil Bekas

Bidbox, Sarana Publikasi Gratis untuk Mobil Bekas

Jakarta | Rabu, 02 Desember 2020 | 11:15 WIB

Cara Master Ninja Bertahan Hidup di Era Pandemi

Cara Master Ninja Bertahan Hidup di Era Pandemi

Video | Rabu, 02 Desember 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB