Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Muhamad Yasir

Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Satpam Halte Transjakarta Bundaran HI yang viral usai menegur pengendara Toyota Alphard yang menerobos lampu merah pada Rabu (22/7/2026) lalu dan viral di media sosial. (Ist)
baca 10 detik
  • Pengemudi Alphard arogan di Hotel Pullman Jakarta pada 24 Juli 2026 ternyata personel Polda Jabar.
  • Pelanggaran lalu lintas dan etik diselidiki Ditlantas Polda Metro Jaya serta Propam Polda Jawa Barat.
  • Korban sempat diintimidasi saat mediasi awal, namun akhirnya sepakat berdamai secara kekeluargaan di Polsek Menteng.

Suara.com - Polisi mengungkap pengemudi mobil Toyota Alphard yang diduga bersikap arogan terhadap petugas keamanan (satpam) di kawasan Hotel Pullman, Bundaran HI,Jakarta Pusat, merupakan personel Polda Jawa Barat.

Dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pengemudi maupun penumpang kini ditangani Subbid Propam Polda Jawa Barat, sementara dugaan pelanggaran lalu lintas diusut Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, tindak lanjut terhadap perkara tersebut dilakukan pada dua aspek, yakni dugaan pelanggaran lalu lintas dan dugaan tindakan arogansi.

"Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya," kata Braiel kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Ia menambahkan, dugaan tindakan arogan yang dilakukan pengemudi maupun penumpang Alphard juga langsung ditangani Propam Polda Jawa Barat.

"Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Subbid Propam Polda Jawa Barat," ungkapnya.

Saat dikonfirmasi mengenai identitas pengemudi, Braiel membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan anggota Polda Jawa Barat.

"Ya, personel dari Polda Jawa Barat," tegasnya.

Braiel juga menjelaskan, dalam mediasi lanjutan yang difasilitasi Polsek Metro Menteng, pengemudi Alphard dan petugas keamanan, Fiktor Harefa, sepakat menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan.

baca juga

"Telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Fiktor diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak saling memaafkan, mengakui kesalahan dan saling memaafkan," katanya.

Mediasi Sebelumnya Dipersoalkan

Pernyataan Kapolsek tersebut muncul di tengah polemik mengenai mediasi awal yang sebelumnya berlangsung di Pos Polisi Thamrin.

Kuasa hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa, menyebut kliennya justru mengalami intimidasi selama proses tersebut sehingga perdamaian yang terjadi saat itu bukan merupakan kesepakatan yang lahir secara sukarela.

Menurut Wiradarma, Fiktor mengaku dimaki, dipaksa melakukan push up, hingga diminta berbaring di lantai sambil menggerakkan kaki seperti mengayuh sepeda. Ia juga disebut diancam akan dilaporkan ke tempat kerjanya agar dipecat sebagai petugas keamanan.

Akibat tekanan tersebut, Fiktor disebut akhirnya bersujud dan menyalami para penumpang Alphard. Kuasa hukum menilai tindakan itu dilakukan karena rasa takut, bukan sebagai bentuk perdamaian yang benar-benar disepakati secara bebas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Ditlantas Polda Metro Aktifkan Lagi 'Hunting System', Incar Pengendara yang Tutup Pelat Nomor

Ditlantas Polda Metro Aktifkan Lagi 'Hunting System', Incar Pengendara yang Tutup Pelat Nomor

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

×