Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Beri Tiket Pesawat Murah, Tapi Penumpang Dipersulit dengan Swab

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 19:24 WIB
Pemerintah Beri Tiket Pesawat Murah, Tapi Penumpang Dipersulit dengan Swab
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Suara.com - Pengamat Penerbangan Alvin Lie meminta pemerintah konsisten dalam mengeluarkan kebijakan. Terutama, kebijakan soal transportasi udara.

Pasalnya, terang Alvin, sebelumnya pemerintah telah membebaskan biaya Passenger Service Charge (PSC). Dengan kebijakan itu, membuat tiket pesawat murah.

Namun, kebijakan itu dipatahkan dengan kebijakan lainnya yang harus mewajibkan penumpang tes swab atau rapid antigen.

"Ini ironis saat harga tiket terjangkau, animo meningkat, pemerintah justru berbalik arah mewajibkan rapid antigen yang biayanya tak murah," ujar Alvin dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Selain itu Alvin juga mengatakan kebijakan yang mewajibkan swab maksimal dua hari sebelum jalan ini juga dianggap tak masuk akal.

Ia menyebut kebanyakan rumah sakit hasil tes swab juga tak bisa satu hari keluar minimal 2-3 hari hasil tes swab bisa diketahui.

"Saya kira membuat kebijakan publik harus cermat harus hati-hati, antisipatif, tak mepet-mepet dan kemudian hari berubah arah," ucap dia.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ada peraturan khusus untuk masyarakat yang ingin liburan akhir tahun ke Bali.

Masyarakat diwajibkan untuk menyertakan hasil tes usap atau swab H-2 sebelum keberangkatan dengan menggunakan pesawat.

"Kami minta untuk wisatawan yang akan naik pesawat ke Bali wajib melakukan tes PCR H-2 sebelum penerbangan ke Bali serta mewajibkan tes rapid antigen H-2 sebelum perjalanan darat masuk ke Bali," ujar Luhut dalam keterangannya yang ditulis, Selasa (15/12/2020).

Untuk mengatur mekanismenya, Luhut meminta Menkes, Kepala BNPB, dan Menhub untuk segera mengatur prosedurnya terkait peraturan tersebut.

"Saya minta hari ini SOP untuk penggunaan rapid tes antigen segera diselesaikan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapid Test Antigen di Bandara, Alvin Lie: Kebijakan yang Mendadak

Rapid Test Antigen di Bandara, Alvin Lie: Kebijakan yang Mendadak

Bisnis | Rabu, 16 Desember 2020 | 17:04 WIB

Gegara Tak Ada Uang Beli Tiket, Sandi Coba Habisi Nyawa Sendiri di Bandara

Gegara Tak Ada Uang Beli Tiket, Sandi Coba Habisi Nyawa Sendiri di Bandara

Sulsel | Senin, 16 November 2020 | 17:22 WIB

Pendukung Rizieq Parkir di Tol Bandara, ORI: Seluruh Indonesia Berdampak

Pendukung Rizieq Parkir di Tol Bandara, ORI: Seluruh Indonesia Berdampak

Banten | Selasa, 10 November 2020 | 11:45 WIB

Fatal Banget Dampak Penjemput Habib Rizieq Parkir Mobil di Tol Bandara!

Fatal Banget Dampak Penjemput Habib Rizieq Parkir Mobil di Tol Bandara!

Jakarta | Selasa, 10 November 2020 | 11:36 WIB

Terkini

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB