Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

LG Investasi Rp 173 Triliun di Indonesia, Kepala BKPM Minta Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 30 Desember 2020 | 14:33 WIB
LG Investasi Rp 173 Triliun di Indonesia, Kepala BKPM Minta Ini
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Pemerintah Indonesia telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan LG Energy Solution, anak usaha LG Chem.

Kerja sama itu menyangkut rencana investasi perusahaan asal Korea Selatan itu sebesar Rp 173 triliun atau 9,8 miliar dolar AS terkait pembangunan pusat industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi pertama di dunia.

Untuk mensukseskan investasinya di tanah air LG sendiri nantinya akan menggandeng perusahaan BUMN yang tergabung dalam konsorsium MIND ID.

Meski begitu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengingatkan agar para pengusaha nasional baik yang besar hingga UMKM jangan dilupakan dalam menggarap proyek investasi tersebut.

"Dalam proses negosiasi yang kami lakukan kami menegaskan dalam Mou bahwa harus mengikutkan pengusaha nasional yang ada di daerah dan UMKM, jadi tidak hanya kerjasama antara LG Group dan BUMN saja," kata Bahlil dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Pasalnya kata Bahlil setiap investasi yang masuk harus memberikan dampak yang besar pula terhadap pengusaha nasional, termasuk juga bagi yang di daerah.

"Sehingga dengan ini bisa menghasilkan ekonomi daerah yang maju dan menciptakan timbulnya pengusaha-pengusaha daerah yang baru," paparnya.

Asal tahu saja, dalam rencana pembangunan pusat industri sel baterai ini sebagian proyek nantinya akan berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah yang sudah ditinjau oleh Presiden Jokowi pada akhir Juni lalu.

Kawasan industri seluas 4.300 ha ini merupakan percontohan kerja sama pemerintah dan BUMN dalam menyediakan lahan yang kompetitif dari sisi harga, konektivitas, dan tenaga kerja.

baca juga

Rencananya, sebagian baterai yang dihasilkan dari proyek ini akan disuplai ke pabrik mobil listrik pertama di Indonesia yang sudah lebih dahulu ada dan dalam waktu dekat akan segera memulai tahap produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Hyundai IONIQ - KONA Kendaraan Dinas Pemprov Jawa Barat

Ini Hyundai IONIQ - KONA Kendaraan Dinas Pemprov Jawa Barat

Banten | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:03 WIB

Era Mobil Listrik, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Boyong Hyundai IONIQ - KONA

Era Mobil Listrik, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Boyong Hyundai IONIQ - KONA

Otomotif | Rabu, 30 Desember 2020 | 13:13 WIB

RI Bakal Punya Industri Sel Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Dunia

RI Bakal Punya Industri Sel Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Dunia

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB