Sri Mulyani Khawatir Meningkatnya Kasus Covid-19 Bakal Ganggu Ekonomi

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Januari 2021 | 19:13 WIB
Sri Mulyani Khawatir Meningkatnya Kasus Covid-19 Bakal Ganggu Ekonomi
Menteri keuangan Sri Mulyani. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku cukup prihatin dengan terus meroketnya kasus positif virus corona atau Covid-19 akhir-akhir ini. Melonjaknya kasus Covid-19 di tanah air memberi ancaman tersendiri bagi ekonomi secara keseluruhan.

"Untuk Indonesia juga melihat adanya kenaikan kasus Covid-19 di atas 110.000 dan kemudian juga melihat rata-rata harian tujuh hari meningkat di atas 7.000 per hari," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 8.854 orang pada Rabu (6/1/2021). Ini merupakan rekor baru penambahan kasus harian tertinggi dalam satu hari.

Rekor hari ini mengalahkan rekor pembahanan harian sebelumnya yang terjadi pada 3 Desember 2020 lalu yakni sebanyak 8.369 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ribuan orang ini menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 788.402 orang.

Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 67.908 spesimen dari 44.734 orang yang diperiksa hari ini.
Sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 7.645.288 spesimen.

Dari jumlah itu, ada tambahan 187 orang meninggal sehingga total menjadi 23.296 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 6.767 orang yang sembuh sehingga total menjadi 652.513 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hari ini mencapai 70.029 orang.

Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus covid-19.

baca juga

Data kemarin, positif 779.548 orang, 110.693 orang kasus aktif, 645.746 orang sembuh, dan meninggal 23.109 jiwa.

Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat yang berlaku untuk semua daerah di Indonesia.

Pengetatan PSBB ini imbas meroketnya kasus baru virus corona atau Covid-19 akhir-akhir ini.

"Pemerintah melihat beberapa hal perlu dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang berharap tentu penularan covid bisa di cegah atau dikurangi seminim mungkin," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas di Istana Negara, Rabu (6/1/2021).

Airlangga menuturkan hasil rapat ini telah disampaikan disejumlah Gubernur se Indonesia untuk segera menerapkan PSBB yang lebih ketat lagi.

"Mendagri akan buat edaran ke Pimpinan Daerah. Tadi sudah disampaikan oleh Presiden ke Gubernur seluruh Indonesia," kata Ketua KPC-PEN tersebut.

Airlangga menjabarkan bahwa dalam penerapan PSBB ketat ini pemerintah membatasi Work From Office (WFO). WFO hanya menjadi 25 persen dan Work From Home (WFH) menjadi 75 persen.

Tak hanya itu kegiatan sekolah tatap muka yang rencananya dibuka pada awal tahun ini juga dibatalkan, sehingga kegiatan belajar mengajar masih akan daring.

Ketiga, sektor esensial khusus kebutuhan pokok masih akan beroperasi 100 perse namun dengan protokol kesehatan.

Keempat, dilakukan pembatasan jam buka pusat perbelanjaan alias mal sampai jam 19.00 WIB. Untuk restoran 25 persen dan pemesanan makanan harus take away dan delivery bisa tetap buka.

Kelima, konstruksi masih tetap berjalan 100 persen dengan protokol kesehatan ketat dan rumah ibadah dibatasi 50 persen. Fasilitas umum ditutup sementara dan moda transportasi diatur lebih jauh.

Pemberlakukan PSBB Ketat ini akan dimulai pemerintah pada tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2021.

"Pemerintah akan lakukan pengawasan ketat untuk pelaskanaan protokol kesehatan jaga jarak, cuci tangan, pakai masker dan tingkatkan operasi yustisi satpol PP, aparat kepolisian dan unsur TNI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Rekor Lagi, 2.402 Orang Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19 Hari Ini

Pecah Rekor Lagi, 2.402 Orang Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19 Hari Ini

Jakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 19:07 WIB

Dua Pedagang Pasar Tradisional di Probolinggo Positif Covid-19

Dua Pedagang Pasar Tradisional di Probolinggo Positif Covid-19

Malang | Rabu, 06 Januari 2021 | 19:01 WIB

Ada Pegawai Positif Covid-19, Perangkat Satu Desa di Siak Dites Swab

Ada Pegawai Positif Covid-19, Perangkat Satu Desa di Siak Dites Swab

Riau | Rabu, 06 Januari 2021 | 18:29 WIB

Sri Mulyani Jelaskan Kondisi Ekonomi Indonesia Pada 2020

Sri Mulyani Jelaskan Kondisi Ekonomi Indonesia Pada 2020

Surakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 17:01 WIB

APBN Tahun 2020 Alami Defisit

APBN Tahun 2020 Alami Defisit

Jawa Tengah | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:35 WIB

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

×