Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Airlangga Hartarto Klaim Perekonomian RI Mulai Pulih

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 26 Januari 2021 | 14:34 WIB
Airlangga Hartarto Klaim Perekonomian RI Mulai Pulih
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Suara.com/Muslimin).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim perekonomian Indonesia mulai pulih. Hal itu, katanya terlihat dari keyakinan konsumen Indonesia yang hampir menembus 100 persen pada Desember 2020.

Menurutnya, kenaikkan keyakinan konsumen ini sangat baik bagi ekonomi. Sebab, hampir separuh ekonomi digerakkan oleh konsumsi masyarakat.

"Kita tentu berharap pemulihan di perekonomian didorong keyakinan konsumen, indeks keyakinan konsumen membaik 96,5 persen di Desember, diharapkan bisa across 100 persen. Angka 100 cerminkan kontribusi lebih optimis lagi karena kita ketahui 57 persen perekonomian kita basisnya konsumsi," ujar Airlangga dalam webinar Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Selasa (26/1/2021).

Kemudian, lanjut Airlangga, indeks manufaktur juga sudah menunjukkkan perbaikan di level 51,3. Ia melihat, impor barang baku dan modal juga meningkat.

Selain itu, dari sisi perbankan, Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, kredit usaha rakyat atau KUR yang disalurkan pada 2020 telah mencapai 100 persen atau sebesar Rp 190 triliun.

"Dan kalau kita lihat sektor super mikro, itu penggunaan financial technology juga angka baik Rp 140 triliun. Fintech adalah proxy untuk kegiatan UKM karena fintech ini tingkat daripada jangka waktunya relatif lebih singkat atau kurang dr 1 tahun bahkan 6 bulan. Tentu ini refleksikan kegiatan denyut perekonomian di level mikro," tutur dia.

Tak hanya itu, Airlangga mengatakan, dari sisi eksternal masih sangat terjaga, terlihat dari neraca perdagangan yang surplus 21,7 miliar dollar AS.

"Tentunya sebuah angka yang menunjukkan positif bahwa ekspor masih bergerak dan didukung beberapa produk manufaktur yakni cpo dan turunan, ada produk mineral yakni batubara kemudian logam elektronik dan perhiasan. Ini beberapa sektor yang menopang pemulihan ekonomi nasional dan di dalamnya ada terkait perhiasan dan industri kertas," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Klaim 179 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Telah Didistribusikan

Airlangga Klaim 179 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Telah Didistribusikan

News | Selasa, 26 Januari 2021 | 12:12 WIB

Jadwal Dipercepat, Jokowi Minta Vaksinasi Diselesaikan Desember

Jadwal Dipercepat, Jokowi Minta Vaksinasi Diselesaikan Desember

Surakarta | Selasa, 26 Januari 2021 | 12:06 WIB

Vaksinasi Dipercepat: Awalnya Sampai 2022, Sekarang Jadi Desember 2021

Vaksinasi Dipercepat: Awalnya Sampai 2022, Sekarang Jadi Desember 2021

Jawa Tengah | Selasa, 26 Januari 2021 | 11:59 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB