Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Fakta tentang Eiger, Berawal dari Cihampelas Kini Mendunia

Rifan Aditya

Kamis, 28 Januari 2021 | 19:50 WIB
Fakta tentang Eiger, Berawal dari Cihampelas Kini Mendunia
Fakta tentang Eiger

Suara.com - Merek produk perlengkapan outdoor terkemuka, Eiger sedang menjadi perbincangan setelah melayangkan surat kepada seorang YouTuber yang mengulas produknya. Terlepas dari hal itu, kalian perlu tahu fakta tentang Eiger, produk lokal Indonesia yang kini mendunia. 

Bangga menggunakan produk Indonesia, jadi langkah sederhana dalam menaikkan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang bisa dilakukan oleh semua orang. Produk-produk dalam negeri ini kini juga tak hanya sekedar ada, namun juga benar-benar berkualitas.

Contohnya adalah Eiger, nama besar di industri perlengkapan rekreasi luar ruang ini ternyata merupakan salah satu brand asli Indonesia. Fakta tentang Eiger sendiri sepertinya masih belum diketahui, selain tentu kualitas produknya yang bisa diandalkan.

1. Fakta tentang Eiger, Produk Asli Indonesia

Mungkin pengguna produk Eiger sendiri belum tentu paham bahwa produk berkualitas yang digunakannya adalah produk asli Indonesia. Eiger diciptakan pada tahun 1990 oleh  Ronny Lukito.

Riset produk dan strategi pemasaran yang tepat menempatkan produk Eiger sejajar dengan produk serupa dari sisi kualitas dan harga yang bersaing. Toko resmi Eiger sendiri dibuka pertama kali di Cihampelas, Bandung, pada tahun 1994 silam.

Hingga saat ini, produk-produk Eiger sendiri banyak menjadi pilihan pegiat olahraga dan aktivitas luar ruang yang berada di area tropis. Tidak hanya karena harganya yang bersaing, kualitas yang dimiliki juga tidak kalah dengan pabrikan luar negeri.

2. Terinspirasi dari Nama Gunung Di Swiss

Fakta tentang Eiger yang lain adalah latar belakang penamaan yang diberikan sang pemilik, Ronny Lukito. Eiger sendiri merupakan nama salah satu gunung di Swiss yang terkenal sulit ditaklukkan, dan memerlukan keahlian tinggi ketika mendakinya.

Dari filosofi tersebut, produk Eiger kemudian dikembangkan agar dapat digunakan di berbagai medan sulit dan membantu pegiat aktivitas luar ruang untuk menaklukkan tantangan yang ditemuinya.

Eiger Flagship Store [Press Release]
Eiger Flagship Store [Press Release]

3. Diuji oleh Pakar Berpengalaman dan Proses yang Panjang

Kualitas dari produk Eiger sendiri tidak perlu diragukan lagi. Sebelum produknya dilepas ke pasar, pihak Eiger terlebih dahulu melakukan riset dan percobaan.

Hal ini didukung oleh para brand ambassador yang sekaligus berperan sebagai peneliti lapangan, untuk mencoba dan melakukan berbagai tes pada produk terbarunya. Serangkaian tes yang dilakukan adalah dengan menggunakan produk dummy turun secara langsung ke lapangan untuk diuji.

Setelah selesai melakukan kegiatan atau ekspedisi, kemudian brand ambassador ini akan memberikan masukan pada produk yang sudah digunakan. Kemudian, pihak Eiger akan melakukan perbaikan sesuai dengan masukan yang ada.

Tidak main-main, penelitian dan pengembangan produk bisa memakan waktu hingga lebih dari dua tahun sebelum secara resmi dilepaskan untuk dipasarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Komplain Eiger ke YouTuber karena Review, Padahal Enggak Diendorse

Viral Komplain Eiger ke YouTuber karena Review, Padahal Enggak Diendorse

Lifestyle | Kamis, 28 Januari 2021 | 18:46 WIB

Polemik Surat Keberatan Eiger Viral, Fiersa Besari: Mengekang Kebebasan

Polemik Surat Keberatan Eiger Viral, Fiersa Besari: Mengekang Kebebasan

Banten | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:58 WIB

Begini Review Youtuber yang Jadi Alasan Eiger Tidak Terima

Begini Review Youtuber yang Jadi Alasan Eiger Tidak Terima

Batam | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:31 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB