Banyak Jalan Rusak, Kemenhub: Akibat Curah Hujan Tinggi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:22 WIB
Banyak Jalan Rusak, Kemenhub: Akibat Curah Hujan Tinggi
Pengendara mendorong sepeda motornya saat melintasi Jalan rusak. [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan banyak jalan yang rusak akibat curah hujan yang tinggi di berbagai daerah. Hal ini membuat, pergerakan transportasi darat dan angkutan barang tersendat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan, selama periode Januari-Februari 2021, pihaknya melihat ada beberapa kejadian seperti banjir di jalan nasional Bandung-Garut pada 9 Januari, Banjir di Kalimantan Selatan pada Januari kemarin, dan longsor di ruas jalan nasional Wonogiri- Yogyakarta- Pacitan pada 28 Januari.

"Kemudian penutupan jalan nasional Madiun-Surabaya akibat banjir di Jombang 5 Februari lalu, dan yang terbaru amblasnya Tol Cipali," ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021)..

Dirjen Budi menambahkan mengenai kerusakan Jembatan Rembun di Pekalongan-Pemalang, diharapkan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), PT Jasa Marga, dan PT Pemalang-Batang Toll Road dapat berkoordinasi untuk membuka segera Exit Tol Bojong secara fungsional untuk pengalihan arus.

Sementara terkait Jalur Lintas yang menghubungkan Kalteng - Kalsel mengalami beberapa kerusakan terutama pada Lintas Andil Bakti Km 17 dimana terjadi kerusakan jalan dan jembatan diharapkan segera dilakukan perbaikan agar tidak terjadi antrian panjang truk barang yang mengangkut barang penting.

"Ada beberapa dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam yang disebabkan oleh curah hujan tinggi yakni terganggunya sistem logistik nasional, keselamatan serta mobilisasi masyarakat pengguna jalan akan terganggu, serta kerusakan infrastruktur karena kerusakan jalan akibat longsor dan banjir," tutur dia.

Sejauh ini telah disiapkan beberapa simulasi penanganan pengaturan arus lalu lintas bila terjadi bencana banjir dan tanah longsor di ruas jalan, yaitu,

Pertama, contra flow yaitu melakukan rekayasa lalu lintas lawan arus yang didukung dengan rambu-rambu pengaman

Kedua, sistem buka tutup yang akan dilakukan melalui rekayasa lalu linta buka tutup jalan jika terjadi bencana

baca juga

Ketiga, pengalihan arus lalu lintas menuju jalur alternatif. Dan keempat, melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Viral, Ini Alasan Ummu Hani Hapus Postingan Jalan Rusak

Sempat Viral, Ini Alasan Ummu Hani Hapus Postingan Jalan Rusak

Lampung | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:01 WIB

Kementerian Perhubungan Buat Skema Pengalihan Mobil Barang di Tol Cipali

Kementerian Perhubungan Buat Skema Pengalihan Mobil Barang di Tol Cipali

Bogor | Jum'at, 12 Februari 2021 | 07:59 WIB

Berpose di Jalanan Rusak Tanjung Bintang, Foto-foto Wanita Ini Viral

Berpose di Jalanan Rusak Tanjung Bintang, Foto-foto Wanita Ini Viral

Lampung | Kamis, 11 Februari 2021 | 18:54 WIB

Terkini

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×