Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Dicky Prastya

Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB
Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak permintaan Himbara untuk memperpanjang tenor penempatan dana SAL sebesar Rp200 triliun.
  • Pemerintah beralasan harus menjaga fleksibilitas kas negara guna mengantisipasi kebutuhan dana mendesak di masa depan.
  • Bank Indonesia akan mendukung stabilitas likuiditas perbankan dengan mengisi dana secara bertahap saat penarikan kas pemerintah.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak permintaan Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk memperpanjang tenor penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp 200 triliun hingga setahun ke depan.

"Enak aja dia," kata Menkeu Purbaya usai Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Senin (13/7/2026).

Bendahara Negara lalu menjelaskan bahwa skema penempatan kas Pemerintah saat ini telah bersifat fleksibel untuk memenuhi kebutuhan likuiditas perbankan.

Apabila tenor penempatan dana SAL diperpanjang, Purbaya menilai kalau itu tidak bisa dilakukan lantaran Pemerintah perlu melakukan antisipasi jika nantinya memerlukan dana tambahan.

Namun Purbaya memastikan bahwa Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter bakal ikut berpartisipasi menempatkan dana SAL ke perbankan.

"Tapi nanti gini, pelan-pelan BI juga akan mengisi, kalau dana kita tarik gitu ya. BI akan mengisi juga. Jadi akan pelan-pelan suplai uang di sistem akan lebih stabil dibanding sebelumnya," jelas dia.

Dana SAL Pemerintah di Himbara tembus Rp 400 triliun

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengguyur dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Pemerintah ke Himpunan Bank Negara (Himbara) sebanyak Rp 100 triliun. 

Menkeu Purbaya menyebut kalau guyuran dana dari kas Pemerintah ini dilakukan untuk menjaga likuiditas bank yang dikeluhkan kering karena sebelumnya sempat ditarik.

"Ada yang nanya tuh, itu kan di sana sudah mulai kekeringan likuiditas. Saya bilang ke mereka saya akan kembalikan lagi uang Pemerintah ke Himbara. Bahkan saya tambah," katanya dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Jumat (26/6/2026).

baca juga

Ia mengakui kalau Pemerintah sempat menarik dana SAL sebanyak Rp 130 triliun dari total Rp 300 triliun. Walhasil kas Pemerintah di perbankan tinggal Rp 170 triliun.

Namun dana Rp 130 triliun itu dikembalikan lagi ke Himbara. Sekarang Purbaya menambah Rp 100 triliun, yang berarti total dana SAL di Himbara mencapai Rp 400 triliun.

Terkait tenor, Purbaya menerangkan kalau Rp 200 triliun ditempatkan hingga akhir tahun. Sedangkan Rp 100 triliun memiliki tenor jangka pendek selama 3-4 bulan. Adapun Rp 100 triliun sisanya lebih fleksibel.

Saat ini total dana SAL milik Pemerintah masih ada Rp 590 triliun yang dianggap Purbaya terlalu banyak. Makanya ia menambah Rp 100 triliun lagi ke perbankan demi menggerakkan ekonomi.

"Ini juga atas petunjuk Bapak Presiden, dia ingin ekonomi jalan," jelas Purbaya.

Sekadar informasi, dana SAL saat ini ditempatkan di Himbara seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Sayang Purbaya tidak menjelaskan lebih rinci masing-masing dana SAL yang ditempatkan di bank tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×