Rasio Utang Nyaris 40 Persen, Kemenkeu: Pengelolaan Defisit Moderat

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:28 WIB
Rasio Utang Nyaris 40 Persen, Kemenkeu: Pengelolaan Defisit Moderat
Uang Rupiah

Suara.com - Kementerian Keuangan RI mengungkapkan, rasio utang yang dimiliki Indonesia hampir tembus 40 persen dari produk domestik bruto (PDB), persisnya 38 persen.

Rasio utang ini tentu meroket tinggi dibandingkan tahun 2019, di mana kala itu rasionya baru sebesar 30 persen.

Meski rasio utang ini terus naik, Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa mengklaim defisit yang terjadi saat ini masih sangat kecil dibandingkan negara lain.

"Kalau kita lihat utang terhadap PDB kita naik tetapi masih 40 persen. Ini lebih baik dibanding negara lain jauh lebih tinggi, rata-rata 60persen sampai 70 persen," kata Kunta dalam diskusi virtual bertajuk 'PEN 2021: Dukungan Berkelanjutan Hadapi Pandemi' Rabu (24/2/2021).

Kunta melanjutkan, kemampuan mengelola keuangan negara tersebut menunjukkan pemerintah moderat dalam menjaga fiskal.

"Ini menunjukkan bahwa pengelolaan defisit kita moderat dibanding negara lain dan juga pertambahan utang kita lebih kecil dibanding negara negara lain. APBN memang bekerja ekstra keras 2020 akibat dampak pandemi," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akibat pandemi covid-19, jumlah utang yang dimiliki Indonesia makin menumpuk.

Hal tersebut terjadi karena pemerintah terus melakukan penarikan utang demi membiayai kebutuhan APBN 2020.

"Semua negara lakukan countercyclical terutama gunakan instrumen fiskal yang sebabkan kemudian defisit dari APBN-nya meningkat dan rasio utang meningkat," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita secara virtual, Selasa (23/2/2021).

baca juga

Dirinya pun mengklaim banyak negara maju yang utang pemerintahnya telah melampaui nilai PDB seperti AS sekitar 103 persen, Perancis lebih dari 118 persen, Jerman 72 persen dari PDB, China hampir 66 persen, dan India mendekati 90 persen.

Sementara di kawasan ASEAN, Indonesia juga masih jauh lebih baik dibandingkan Malaysia 66 persen, Singapura 131 persen, Filipina 54,8 persen dan Thailand 50 persen.

"Mereka gunakan fiskal policy luar biasa dan sangat kuat, namun lihat hasilnya, kontraksi ekonomi masih sangat dalam, mungkin kecuali AS yang kontraksi minus 3,5 persen," katanya.

Dirinya pun menjamin rasio utang ini masih dalam kondisi yang aman, tak hanya itu, pemerintah kata dia juga bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) agar mendapatkan pembiayaan lebih murah.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, utang pemerintah hingga akhir Desember 2020 mencapai Rp 6.074,56 triliun.

Dengan demikian, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 38 persen. Bahkan, pemerintah kembali menargetkan utang baru pada 2021 sebesar Rp 1.177,4 triliun.

Sebagian besar utang ini didapat melalui penerbitan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 1.207,3 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Yakin Pandemi Segera Berakhir dan Ekonomi Kembali Bangkit

Kemenkeu Yakin Pandemi Segera Berakhir dan Ekonomi Kembali Bangkit

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:27 WIB

Baru Sebulan, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp165 Triliun

Baru Sebulan, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp165 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 20:37 WIB

ORI019 Laku Rp 26 Triliun, Mayoritas Diborong Milenial

ORI019 Laku Rp 26 Triliun, Mayoritas Diborong Milenial

Bisnis | Senin, 22 Februari 2021 | 16:50 WIB

Sambut 1.521 Anak Buah Baru, Sri Mulyani: Anda Masih di Level Zero

Sambut 1.521 Anak Buah Baru, Sri Mulyani: Anda Masih di Level Zero

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2021 | 17:15 WIB

Ini Alasan Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak

Ini Alasan Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:16 WIB

Diskon Pajak Mobil, Industri Manufaktur Bisa Bangkit?

Diskon Pajak Mobil, Industri Manufaktur Bisa Bangkit?

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:03 WIB

Kemenkeu Hapus Pajak PPnBM Mobil Baru pada Maret - Mei 2021

Kemenkeu Hapus Pajak PPnBM Mobil Baru pada Maret - Mei 2021

Otomotif | Jum'at, 12 Februari 2021 | 22:09 WIB

Ajak Masyarakat Bantu Keuangan Pemerintah, Kemenkeu Tawarkan ORI019

Ajak Masyarakat Bantu Keuangan Pemerintah, Kemenkeu Tawarkan ORI019

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2021 | 04:55 WIB

Terkini

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×