Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Kemnaker - Kemenparekraf akan Tingkatkan Kualitas SDM di Destinasi Wisata

Fabiola Febrinastri

Kamis, 25 Februari 2021 | 09:04 WIB
Kemnaker - Kemenparekraf akan Tingkatkan Kualitas SDM di Destinasi Wisata
Menaker, Ida Fauziyah dan Menparekraf, Sandiaga Uno. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lima destinasi wisata super prioritas.

"Sebenarnya semua itu sudah berjalan, tinggal kita perkuat lagi dengan kedatangan Pak Menparekaf ke kantor Kemnaker. Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM, terutama di lima destinasi super prioritas," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, di kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

Hal ini diungkapkannya usai menerima Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf), Sandiaga Salahudin Uno di kantor Kemnaker. Dalam pertemuan selama 60 menit terserbut, Ida dan Sandiaga membahas Program Duta Wisata dan Ekonomi Kreatif, peningkatan kompetensi tenaga kerja pada sektor ekonomi kreatif, dan sinergi Balai Latihan Kerja (BLK).

Usai pertemuan, Ida mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat nota kesepahaman dengan Kemenparekaf untuk menyiapkan 500 ribu pekerja terampil di sektor pariwisata sepanjang 2021. Hal ini untuk mendukung terwujudnya 5 destinasi super prioritas di Indonesia yang tengah di bangun, yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Menurut Ida, langkah untuk menyiapkan ratusan ribu pekerja terampil tersebut merupakan bagian dari 2 program besar Kemnaker untuk pemulihan di sektor pariwisata yaitu peningkatan keterampilan SDM dan perluasan kesempatan kerja di kawasan pariwisata setempat.

"Kemnaker juga membangun komunitas berbasis kejuruan pariwisata dan perhotelan. Total BLK Komunitas yang telah dibangun sejak 2017-2020 sebanyak 2.127 BLK Komunitas di seluruh Indonesia," katanya.

Selain BLK Komunitas, Ida menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjadikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai duta wisata. Selain akan mewakili Indonesia di luar negeri dan memperkenalkan Indonesia di mata dunia, PMI juga dapat menjadi pahlawan bagi pariwisata Indonesia.

"Kita sudah punya MoU untuk menjadikan PMI kita duta wisata dan kita akan perkuat MoU itu. PMI kita sebenarnya bisa menjadi ujung tombak pengembangan pariwisata di Indonesia," ujarnya.

Ida menambahkan, sektor pariwisata tidak hanya diisi oleh pekerja formal, tapi juga informal. Selain itu, terdapat dua sektor lainnya yaitu kuliner lokal dan kerajinan lokal yang saat ini dianggap potensial.

“Kami punya BLK yang dikelola oleh pemerintah pusat, ada juga BLK yang dikelola oleh pemerintah daerah. Kami akan terus sinergikan karena tidak sedikit kompetensi SDM yang harus kita bangun. Di samping itu, kami juga punya BLK komunitas, karena banyak BLK komunitas itu yang jurusannya pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Sandiaga mengatakan, pertemuan dengan Menaker bertujuan untuk berkordinasi beberapa program. Salah satunya Program Duta Wisata dan Ekonomi Kreatif bagi PMI. Kedua, kolaborasi Kemnaker-Kemenparekaf dalam peningkatan kompetensi, terutama 34 juta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Untuk BLK komunitas, saya sangat terkesan, karena ini betul-betul langsung ada di tengah masyarakat untuk meningkatkan sektor pelayanan," katanya.

Sandiaga menambahkan, pihaknya dan Kemnaker juga sepakat untuk berbagi data di sistem informasi ketenagakerjaan (Sisnaker).

"Kami juga sedang kembangkan, sehingga data ini nanti bisa diintervensi dan dieksekusi agar tepat sasaran, khususnya di 34 juta lapangan pekerjangan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker: BLK merupakan Tanggung Jawab Pemerintah Lindungi Pekerja

Menaker: BLK merupakan Tanggung Jawab Pemerintah Lindungi Pekerja

Bisnis | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:39 WIB

Berwisata Sekaligus Belajar Toleransi Beragama di Bukit Rhema

Berwisata Sekaligus Belajar Toleransi Beragama di Bukit Rhema

Your Say | Rabu, 24 Februari 2021 | 18:18 WIB

Atasi Dampak Pandemi Covid-19, Kemnaker Galang Dukungan ASEAN OSHNET

Atasi Dampak Pandemi Covid-19, Kemnaker Galang Dukungan ASEAN OSHNET

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:34 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Kemnaker Tingkatkan Program Padat Karya

Tekan Angka Pengangguran, Kemnaker Tingkatkan Program Padat Karya

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:25 WIB

Temui Kapolri, Sandiaga Uno Bahas Destinasi Wisata Super Prioritas

Temui Kapolri, Sandiaga Uno Bahas Destinasi Wisata Super Prioritas

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:30 WIB

Kemnaker : Pendirian BLK merupakan Upaya untuk Perlindungan Calon Pekerja

Kemnaker : Pendirian BLK merupakan Upaya untuk Perlindungan Calon Pekerja

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:06 WIB

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:03 WIB