Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Penurunan Suku Bunga Belum Tentu Mampu Dongkrak Pengajuan Kredit

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 04 Maret 2021 | 12:58 WIB
Penurunan Suku Bunga Belum Tentu Mampu Dongkrak Pengajuan Kredit
Dirut BRI Sunarso di Gedung BRI. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso tetap berkomitmen menurunkan suku bunga kredit. Untuk diketahui, suku bunga acuan Bank Indonesia kembali turun pada Februari menjadi 3,5 persen.

"Dan kemudian pertanyaannya adalah, apakah besar dengan turunnya suku bunga bisa mendorong pertumbuhan kredit," ujar Sunarso dalam Webinar BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan SWF, Kamis (4/3/2021).

Menurut Sunarso, penurunan suku bunga kredit tak serta merta meningkatkan keinginan masyarakat untuk mengajukan kredit. Hal ini dilihat dari data yang dikumpulkan oleh Bank BRI.

Dalam data tersebut, ungkap Sunarso, meski BRI telah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi hasilnya kinerja kredit tetap sama saat suku bunga KUR tinggi.

"Kita punya data, bahwa KUR sebelum tahun 2015 bunganya 22 persen, saat itu pertumbuhan kredit nasional selalu doble digit, bahkan pernah 22-25 persen," jelasnya.

"Terus kemudian, setelah 2015 suku bunga KUR itu diturunkan ke 15 persen, bahkan disubsidi sehingga yang dibayar rakyat hanya 7 persen, tetapi datanya menunjukkan saat suku bunga rendah itu pertumbuhan kredit kita engga sampai double digit, sepanjang periode itu, hanya sekali double digit pada 2018," tambahnya.

Dengan data itu, Sunarso membuktikkan, bahwa bukan menurunkan suku bunga kredit saja yang diperlukan, tetapi perlu langkah lain untuk bisa meningkatkan konsumsi kredit.

"Jadi disimpulkan bahwa ternyata penurunan bunga tdak serta merta mendorong pertumbyhan kredit, atau bukan satu-satumya faktor yang bisa mendongkrak pertumbuhan kredit," ucapnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) merasa heran dengan para perbankan. Karena, BI telah menurunkan suku bunga acuan, tapi suku bunga kredit bank sangat lamban penurunannya.

baca juga

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung menjelaskan, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin ke level 3,5 persen, namun penurunan itu tak direspon cepat oleh para perbankan dalam menurunkan bunga kredit.

Untuk diketahui, penurunan suku bunga kredit masih cenderung terbatas, yaitu hanya sebesar 83 bps ke level 9,70 persen selama tahun 2020.

"Suku bunga kredit masih sangat rigid ini keliatan spreadnya sangat meningkat. Justru mengalami pelebaran artinya bank-bank coba mendapatkan keuntungan yang lebih di saat seperti ini," imbuh Juda Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit dan Pencadangan Terjaga, BRI Berpotensi Berkembang Pesat di 2021

Kredit dan Pencadangan Terjaga, BRI Berpotensi Berkembang Pesat di 2021

Bisnis | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:51 WIB

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 16:19 WIB

Kisah Pedagang Ikan Hias di Bogor, Meraih Cuan dengan Pembayaran Digital

Kisah Pedagang Ikan Hias di Bogor, Meraih Cuan dengan Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

×