Penurunan Suku Bunga Belum Tentu Mampu Dongkrak Pengajuan Kredit

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 04 Maret 2021 | 12:58 WIB
Penurunan Suku Bunga Belum Tentu Mampu Dongkrak Pengajuan Kredit
Dirut BRI Sunarso di Gedung BRI. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso tetap berkomitmen menurunkan suku bunga kredit. Untuk diketahui, suku bunga acuan Bank Indonesia kembali turun pada Februari menjadi 3,5 persen.

"Dan kemudian pertanyaannya adalah, apakah besar dengan turunnya suku bunga bisa mendorong pertumbuhan kredit," ujar Sunarso dalam Webinar BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan SWF, Kamis (4/3/2021).

Menurut Sunarso, penurunan suku bunga kredit tak serta merta meningkatkan keinginan masyarakat untuk mengajukan kredit. Hal ini dilihat dari data yang dikumpulkan oleh Bank BRI.

Dalam data tersebut, ungkap Sunarso, meski BRI telah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi hasilnya kinerja kredit tetap sama saat suku bunga KUR tinggi.

"Kita punya data, bahwa KUR sebelum tahun 2015 bunganya 22 persen, saat itu pertumbuhan kredit nasional selalu doble digit, bahkan pernah 22-25 persen," jelasnya.

"Terus kemudian, setelah 2015 suku bunga KUR itu diturunkan ke 15 persen, bahkan disubsidi sehingga yang dibayar rakyat hanya 7 persen, tetapi datanya menunjukkan saat suku bunga rendah itu pertumbuhan kredit kita engga sampai double digit, sepanjang periode itu, hanya sekali double digit pada 2018," tambahnya.

Dengan data itu, Sunarso membuktikkan, bahwa bukan menurunkan suku bunga kredit saja yang diperlukan, tetapi perlu langkah lain untuk bisa meningkatkan konsumsi kredit.

"Jadi disimpulkan bahwa ternyata penurunan bunga tdak serta merta mendorong pertumbyhan kredit, atau bukan satu-satumya faktor yang bisa mendongkrak pertumbuhan kredit," ucapnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) merasa heran dengan para perbankan. Karena, BI telah menurunkan suku bunga acuan, tapi suku bunga kredit bank sangat lamban penurunannya.

baca juga

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung menjelaskan, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin ke level 3,5 persen, namun penurunan itu tak direspon cepat oleh para perbankan dalam menurunkan bunga kredit.

Untuk diketahui, penurunan suku bunga kredit masih cenderung terbatas, yaitu hanya sebesar 83 bps ke level 9,70 persen selama tahun 2020.

"Suku bunga kredit masih sangat rigid ini keliatan spreadnya sangat meningkat. Justru mengalami pelebaran artinya bank-bank coba mendapatkan keuntungan yang lebih di saat seperti ini," imbuh Juda Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit dan Pencadangan Terjaga, BRI Berpotensi Berkembang Pesat di 2021

Kredit dan Pencadangan Terjaga, BRI Berpotensi Berkembang Pesat di 2021

Bisnis | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:51 WIB

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 16:19 WIB

Kisah Pedagang Ikan Hias di Bogor, Meraih Cuan dengan Pembayaran Digital

Kisah Pedagang Ikan Hias di Bogor, Meraih Cuan dengan Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×