Program Millenial Smartfarming, Upaya BNI Kawal Pertanian Masa Depan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 10 Maret 2021 | 16:16 WIB
Program Millenial Smartfarming, Upaya BNI Kawal Pertanian Masa Depan
Mentan Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kedua kanan), dan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar (kiri), Jabar, Rabu (10/3/2021).

Suara.com - Kini sektor pertanian tengah menghadapi tantangan produktivitas lahan pertanian yang makin terbatas dan regenerasi kaum petani. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pun hadir dengan Program Millennial Smartfarming, yang melibatkan generasi milenial dalam mengembangkan ekosistem digital pertanian.

Millennial Smartfarming bertujuan untuk menciptakan petani-petani muda yang memiliki kapabilitas dalam mengelola aktivitas proses bisnis pertanian dengan memanfaatkan teknologi, sehingga digitalisasi pertanian dapat benar-benar dirasakan manfaatnya di sektor pertanian. Program Smartfarming sendiri sudah dilakukan sejak 2019, namun kali ini BNI melibatkan para milenial untuk menjajaki langsung teknologi ini.

Sebagai tahap awal, Program Millennial Smartfarming dilaksanakan Rabu (10/3/ 2021), di Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hadir pada kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar, Direktur Digital Bisnis PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid, Direktur Transformasi Bisnis PIHC Panji Winanteya Ruky, dan CEO PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa Anto Yulianto Budi Santosa.

Syahrul mengatakan, kolaborasi di waktu pandemi sekarang ini begitu krusial. Pihaknya mengapresiasi peran BNI dalam mengawal dan berkontribusi pada sektor pertanian Tanah Air.

“Terima kasih kepada BNI, kita memang harus mengoptimalkan seluruhnya untuk masyarakat. Saya mau BNI lebih semangat lagi untuk membantu, karena siapa lagi yang mau bantu bangsa dan negaranya kalau bukan kita semua. Kebersamaan sangatlah penting di masa sekarang,” tutur nya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menjelaskan, BNI mengajak para milenial yang siap dan memiliki semangat tinggi untuk menjadi usahawan pertanian. Mereka akan berperan sebagai key player dari aktivitas bisnis pertanian, yang dimulai dari pendataan dan akuisisi petani menggunakan aplikasi teknologi, penerapan teknologi digital selama budi daya, penggunaan sistem informasi digital pada manajemen usaha pertanian, hingga pembukaan akses pasar.

“Millenial Smartfarming mengedepankan peranan milenial didorong dalam pemanfaatan teknologi digital IoT (Internet of Thing) dan AI (Artificial Intelegent) di sektor pertanian, dengan metode pendampingan dari BNI dan mitra pihak ketiga, sehingga hasil budidaya pertanian semakin meningkat dengan biaya yang semakin efisien,” ujar Sis Apik.

“Kami juga kerja sama dengan berbagai instansi terkait seperti Telkom dan kerja sama aplikasi pertanian dengan Pupuk Indonesia. Kerja sama juga dengan beberapa tempat di Jember. Bagaimana kita menggerakan petani-petani muda milenial, agar dengan teknologi terbaru, sebab disruption bukan hanya di teknologi saja namun juga cara-cara pertanian yang bisa kita kembangkan, seperti membaca cuaca, kebutuhan pupuknya. Itu bisa dideteksi, kita akan kembangkan terus dalam rangka mendukung ekonomi pertanian Indonesia,” tambah Sis Apik.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, Benny Bachtiar menyambut baik Program Milenial Smartfarming dan berharap, petani milenial  semakin maju lagi ke depan.

“Alhamdulilah Jabar menyambut baik, Jabar juga sedang menginisiasi pengembangan pertanian milenial. Kami berharap banyak dari Kementerian Pertanian mendukung petani milenial untuk petani jabar ini,” ungkapnya.

Salah satu petani milenial,  Andi, mengaku sangat terbantu lewat Program Milenial Smartfarming untuk proses pertaniannya.

“Membantu kami sekali selaku petani jagung dan lainnya. Berdasarkan pengalaman kami yang pakai teknologi, ini bisa memantau lahan di mana pun dan kapan pun, karena dengan alat sensor kami bisa mengendalikan lahan jagung, penyiapan lahan, pemupukan lewat aplikasi yang kami instal di ponsel kami,” pungkas Andi.

baca juga

Secara terpisah, General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI, Bambang Setyatmojo menambahkan “Program Millenial Smartfarming diharapkan dapat memberikan stimulasi positif kepada para pelaku usaha pertanian, tidak hanya terbatas pada aspek budidaya pertanian juga mampu mengintegrasikan secara modern potensi lain dalam perikanan/peternakan, sehingga di ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan penyaluran KUR BNI”, ungkapnya.

BNI terus mendukung kesejahteraan petani melalui realisasi penyaluran KUR di sektor pertanian yang telah disalurkan selama tahun 2020 sebesar Rp5,7 triliun serta menyentuh 167.840 petani di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Regenerasi Petani, Milenial Diharapkan Mampu Wujudkan Smartfarming

Untuk Regenerasi Petani, Milenial Diharapkan Mampu Wujudkan Smartfarming

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:38 WIB

Dongkrak Produksi Pertanian, Kementan Sediakan Irigasi melalui P3A

Dongkrak Produksi Pertanian, Kementan Sediakan Irigasi melalui P3A

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 10:22 WIB

Beda Hampir Rp25 Ribu, Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Cabai Murah Kementan RI

Beda Hampir Rp25 Ribu, Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Cabai Murah Kementan RI

Lifestyle | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:40 WIB

Kementan Gelar Pasar Cabai Murah Rp 76 Ribu per Kilo, Begini Cara Belinya

Kementan Gelar Pasar Cabai Murah Rp 76 Ribu per Kilo, Begini Cara Belinya

Lifestyle | Selasa, 09 Maret 2021 | 10:07 WIB

Lahan Terdampak Banjir, Petani di Tuban Bisa Dapat Ganti Rugi dari AUTP

Lahan Terdampak Banjir, Petani di Tuban Bisa Dapat Ganti Rugi dari AUTP

News | Senin, 08 Maret 2021 | 15:24 WIB

Demi Kedaulatan Pangan Nasional, INDEF dan KTNA Tolak Impor Beras

Demi Kedaulatan Pangan Nasional, INDEF dan KTNA Tolak Impor Beras

News | Sabtu, 06 Maret 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

×