Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

PUPR Siap Lakukan Percepatan Serah Terima Aset Senilai Rp 8,5 Triliun

Fabiola Febrinastri

Kamis, 25 Maret 2021 | 17:09 WIB
PUPR Siap Lakukan Percepatan Serah Terima Aset Senilai Rp 8,5 Triliun
Percepatan Serah Terima BMN di Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). (Dok : PUPR)

Suara.com - Saat ini, Barang Milik Negara (BMN) bidang perumahan yang masih dalam tahap proses percepatan serah terima aset mencapai Rp 8,5 triliun. Namun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan siap melakukan percepatan kepada penerima bantuan. 

"Aset BMN yang telah dibangun oleh Ditjen Perumahan Kementerian PUPR harus segera diserah terimakah kepada penerima bantuan,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Ir. M Hidayat, saat membuka kegiatan Percepatan Serah Terima BMN di Yogyakarta, Rabu (24/3/2021).

Percepatan Serah Terima BMN di Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). (Dok : PUPR)
Percepatan Serah Terima BMN di Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). (Dok : PUPR)

Kegiatan Percepatan Serah Terima Barang Milik Negara ini digelar Sekretariat Ditjen Perumahan khusus untuk wilayah Jawa dan Bali selama empat hari, yaitu 23 - 26 Maret 2021. Sset BMN yang akan diserahkan berupa bangunan Rumah Susun Sewa, Rumah Khusus, dan Prasarana Sarana Utilitas (PSU).

Hidayat menerangkan, serah terima aset BMN dilaksanakan untuk mengurangi beban APBN  di Kementerian PUPR. Pembangunan infrastruktur dan perumahan yang dibangun dibangun sesuai dengan usulan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah maupun diskresi presiden.

Berdasarkan data, pembangunan program perumahan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perumahan di seluruh Indonesia pada 2015 - 2019 mencapai Rp 29,5 triliun, antara lain dalam bentuk rumah susun sebanyak 1.833 tower, rumah khusus 32.464 unit, dan PSU untuk 4.614 unit rumah bersubsidi pemerintah.

“Dari seluruh pembangunan perumahan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perumahan terdapat sebanyak 29 persen BMN senilai Rp 8,5 triliun dari total Rp 29,5 triliun yang belum diserah terimakan kepada penerima manfaat. Kami akan berupaya agar proses indefitikasi serta verifikasi data untuk percepatan serah terima aset ini bisa dilaksanakan dengan baik meskipun di masa pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Hidayat menambahkan, Direktorat Jenderal Perumahan akan menekankan instruksi dari Menteri PUPR untuk melakukan OPOR dalam pengelolaan aset BMN tersebut. OPOR adalah Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, dan Rehabilitasi. Optimalisasi merujuk pada evaluasi dan inventarisasi terhadap pekerjaan yang sudah dapat dimanfaatkan.

“Optimalisasi juga berarti meneruskan pembangunan yang telah jadi namun belum bermanfaat sehingga perlu diberikan intervensi,” tandasnya

Selanjutnya, pemeliharaan merupakan salah satu prioritas agar pekerjaan yang telah selesai dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Sedangkan yang dimasud dengan operasi adalah memastikan bahwa seluruh pekerjaan dapat dioperasikan secara maksimal.

“Upaya rehabilitasi juga diperlukan agar seluruh infrastruktur yang telah dibangun tidak hanya dapat berfungsi namun juga bermanfaat bagi masyarakat. Dalam hal pembangunan infrastruktur baru, akan dilakukan secara selektif guna meminimalisasi pekerjaan yang tidak dapat rampung hingga batas waktu tahun 2024 mendatang,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Berpenghasilan Rendah di Magelang Bakal Dapat Rumah Khusus dari PUPR

Warga Berpenghasilan Rendah di Magelang Bakal Dapat Rumah Khusus dari PUPR

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:00 WIB

Pemerintah akan Bangun Rusun Rp 5 Miliar bagi Yayasan dan Keuskupan di NTT

Pemerintah akan Bangun Rusun Rp 5 Miliar bagi Yayasan dan Keuskupan di NTT

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 11:47 WIB

Hore, Masyarakat Belu di NTT Dapat Bantuan Perumahan

Hore, Masyarakat Belu di NTT Dapat Bantuan Perumahan

Bisnis | Rabu, 24 Maret 2021 | 12:21 WIB

Menteri PUPR: Sektor Perumahan Jaga Perekonomian di Masa Pandemi

Menteri PUPR: Sektor Perumahan Jaga Perekonomian di Masa Pandemi

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 17:00 WIB

Untuk Kenyamanan Hunian Masyarakat Sulut, Pemerintah Salurkan Rp 13 M

Untuk Kenyamanan Hunian Masyarakat Sulut, Pemerintah Salurkan Rp 13 M

Bisnis | Jum'at, 19 Maret 2021 | 13:13 WIB

Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR Soroti Pentingnya Kualitas Bangunan

Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR Soroti Pentingnya Kualitas Bangunan

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB