Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pariwisata Kerap Dituding Biang Kerok Penyebaran Covid, Pengusaha Protes

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 08 April 2021 | 14:46 WIB
Pariwisata Kerap Dituding Biang Kerok Penyebaran Covid, Pengusaha Protes
Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani. (Suara.com/Fauzi)

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memprotes kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang dicetuskan oleh pemerintah.

Apindo menilai kebijakan ini tak adil bagi sektor pariwisata karena penerapannya di pukul rata di semua wilayah yang menerapkan PPKM mikro.

"Kita berharap kebijakan PPKM mikro itu dijalankan secara konsisten, jadi tidak disamaratakan. Kita selalu ada miss leading ketika kita bicara positive rate (angka penularan) meningkat saat long weekend, sebetulnya parameternya itu kurang tepat," kata Hariyadi dalam sebuah webinar, Kamis (7/4/2021).

Hariyadi menilai ada kesalahan penghitungan positive rate ketika berbarengan dengan adanya hari long weekend, dimana kata dia seharusnya penghitungannya jumlah kasus positif dibagi dengan jumlah testing hari itu.

"Tapi kan saat long weekend jumlah testing berkurang, makanya setelah long weekend ini seolah-olah angka positive ratenya meningkat," papar Hariyadi.

Alhasil kata dia ada kecenderungan pemikiran setiap kali ada long weekend dan masyarakat melakukan liburan, angka positive ratenya meningkat. Sehingga pemerintah menilai di wilayah tersebut perlu dilakukan PPKM mikro.

"Mungkin ini jadi perhatian pemerintah mulai berani melonggarkan sedikit untuk pariwisata, beda dengan kegiatan manufaktur yang memproduksi barang, tapi kalau pariwisata kan terkait pergerakan orang, jadi (ekonomi) akan sulit jalan kalau tanpa ada pergerakan," katanya.

Sebelumnya pemerintah kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro. Perpanjangan PPKM mikro ini berlaku mulai 6 April hingga 19 April 2021.

Dalam perpanjangan kali ini, wilayah pemberlakuan PPKM mikro diperluas, dengan tambahan lima provinsi, yakni Provinsi Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua. Dengan demikian, total 20 provinsi menetapkan dan menambah prioritas wilayah pembatasan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Pengusaha Naungan Apindo Kesulitan Bayar Utang ke Bank

Banyak Pengusaha Naungan Apindo Kesulitan Bayar Utang ke Bank

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 13:07 WIB

Aturan Lengkap PPKM Mikro di Kota Bekasi

Aturan Lengkap PPKM Mikro di Kota Bekasi

Bekaci | Kamis, 08 April 2021 | 08:45 WIB

Survei RedDoorz: 53 Persen Orang Indonesia Siap Liburan Tahun 2021 Ini

Survei RedDoorz: 53 Persen Orang Indonesia Siap Liburan Tahun 2021 Ini

Lifestyle | Rabu, 07 April 2021 | 20:20 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×