Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 08 April 2021 | 17:48 WIB
Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi
BPJS Kesehatan bertahan di tengah pandemi dengan budaya inovasi. (Dok. BPJS Kesehatan)

Suara.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron, menyebut perjalanan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memiliki dinamika tersendiri. Ia memaparkan proses adaptasi BPJS Kesehatan di tengah kondisi pandemi Covid-19

Hal tersebut diutarakan Ali dalam kegiatan LSPR Lecturer Convention 2021. Menurut Ali,  BPJS Kesehatan dapat dikatakan sebagai organisasi pembelajar (Learning Organization), dalam artian organinasi yang harus waspada, luwes, adaptif, dan mampu membaca tren masa depan.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi oleh BPJS Kesehatan dan Program JKN-KIS adalah cakupan kepesertaan yang mencapai 222.847.524 jiwa (82% dari jumlah penduduk), dengan jumlah pegawai BPJS Kesehatan 6.968 pegawai. Artinya bisa dikatakan 1 pegawai melayani 31.982 peserta program JKN-KIS. 

“Dengan jumlah peserta sebesar ini dengan segmen peserta yang bervariasi, customer needs tentunya terus meningkat, yang membutuhkan upaya-upaya inovatif untuk mencapainya. Di BPJS Kesehatan sendiri, pengelolaan inovasi berbasis pada akselerasi budaya inovasi,” kata Ghufron.

Ghufron bilang, dengan adanya pandemi Covid-19 memaksa sebagian besar orang untuk lebih banyak beraktivitas dari rumah dan memanfaatkan aplikasi maupun tools berbasis website untuk tetap terhubung satu sama lain dan dunia yang lebih luas. Proses pembelajaran internal BPJS Kesehatan juga pada akhirnya mengadaptasi hal tersebut.

Akselerasi budaya inovasi BPJS Kesehatan, dimulai dari penggambaran pengetahuan atau Wall of Knowledge yaitu melakukan aktivitas belajar bersama dan menghasilkan one point lesson.

Dilanjutkan dengan penggambaran ide atau Wall of Ideas yaitu membentuk aktivitas ideation, melahirkan ide untuk meningkatkan kinerja unit kerja melalui proses design thinking, lean six sigma, dan sebagainya. Ketiga adalah penggambaran inovasi atau Wall of Innovation, aktivitasnya berupa testing, merancang prototype dan menerapkannya di lapangan. Testing merupakan tahap penerapan ide.

Terakhir adalah diadakan Festival Inovasi, aktivitasnya berupa mempresentasikan hasil-hasil inovasi dalam kegiatan festival tingkat wilayah ataupun nasional.

“Akselarasi budaya inovasi yang dibangun BPJS Kesehatan, membuahkan inovasi-inovasi pelayanan publik khususnya memudahkan peserta mengakses layanan seiring perubahan zaman. Inovasi yang diluncurkan BPJS Kesehatan juga mendapat apresiasi dari masyarakat, bahkan berperan besar dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia,” papar Ghufron.

baca juga

Inovasi yang diusung BPJS Kesehatan, misalnyai dalam hal pelayanan administrasi kepesertaan tanpa tatap muka melalui BPJS Kesehatan Care Center 1 500 400, Mobile JKN, Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA) dan Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA).

Selain itu,  BPJS Kesehatan memanfaatkan tele-consultation dalam melakukan kontak dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui aplikasi Mobile JKN dan Mobile JKN Faskes. Pemanfaatan tele-consultation ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meminimalisir kontak langsung seiring dengan kondisi pandemi Covid-19, layanan ini tanpa dipungut biaya tambahan.

BPJS Kesehatan juga mengembangkan screening Covid-19 harian peserta JKN-KIS melalui aplikasi Mobile JKN. Data screening ini digunakan sebagai sumber data peserta JKN-KIS yang memiliki kondisi komorbid dan disampaikan ke Pemerintah.

BPJS Kesehatan juga menyusun strategi pemanfaatan data dan informasi Program JKN-KIS dalam hal mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19.

BPJS Kesehatan memberikan dukungan sumber data dalam penyusunan target masyarakat yang akan menerima vaksin Covid-19; memberikan informasi pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang meliputi registrasi, screening hingga dokumentasi pelaporan melalui aplikasi P-Care Vaksinasi.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menyampaikan dashboard kepada seluruh Pemerintah Daerah dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait program JKN dan pembayaran klaim Covid-19.

“Diharapkan budaya inovasi yang terus ada di BPJS Kesehatan, akan terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tandas Ghufron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 18:45 WIB

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 10:48 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Hidup Sehat demi Perangi Covid-19

Dirut BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Hidup Sehat demi Perangi Covid-19

Bisnis | Jum'at, 02 April 2021 | 21:02 WIB

Optimalkan Layanan di RSPAD Gatot Soebroto, Ini Upaya BPJS Kesehatan

Optimalkan Layanan di RSPAD Gatot Soebroto, Ini Upaya BPJS Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 02 April 2021 | 09:46 WIB

BPJS Kesehatan dan Pegadaian Hadirkan Produk Fasilitas Gadai Peduli

BPJS Kesehatan dan Pegadaian Hadirkan Produk Fasilitas Gadai Peduli

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 15:20 WIB

Inovasi Layanan Digital, BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan di Masa Pandemi

Inovasi Layanan Digital, BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan di Masa Pandemi

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×