alexametrics

Waskita Karya Gelar RUPST, Ini yang Dibahas

Iwan Supriyatna
Waskita Karya Gelar RUPST, Ini yang Dibahas
Gedung PT Waskita Karya Tbk. [setkab.go.id]

RUPST yang digelar pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh 76,03% dari seluruh pemegang saham Waskita.

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020, bertempat di Jakarta.

RUPST yang digelar pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh 76,03% dari seluruh pemegang saham Waskita.

Pada RUPST, pemegang saham secara bulat memberikan persetujuan untuk 8 mata acara, antara lain persetujuan laporan tahunan & laporan keuangan audit Waskita tahun buku 2020, penetapan Kantor Akuntan Publik untuk audit laporan keuangan tahun 2021, hingga perubahan anggaran dasar Waskita.

Selain beberapa agenda rutin dalam RUPST, Pemegang Saham Waskita juga menyetujui rencana Waskita untuk memperoleh pendanaan dengan penjaminan dari Pemerintah.

Baca Juga: Agenda RUPS Bank Sulselbar Hari Ini, Dihadiri Andi Sudirman Sulaiman

Lebih rinci, Waskita berencana menerima pendanaan sebesar Rp15,3 Triliun dari pinjaman perbankan maupun penerbitan obligasi / sukuk. Waskita akan menggunakan dana yang diperoleh untuk menyelesaikan pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan.

Kini, Waskita tengah menunggu persetujuan Kementerian Keuangan untuk penjaminan tersebut. Dengan adanya penjaminan dari Pemerintah, maka kelayakan kredit Waskita akan meningkat sehingga berdampak pada cost of debt yang lebih kompetitif.

Pada tahun 2020, Waskita berhasil mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp27 Triliun. Kontrak baru tersebut terdiri dari proyek Infrastruktur Konektivitas 43%, proyek infrastruktur sumber daya air 8%, proyek Gedung 13%, proyek EPC 27%, serta kontrak yang diperoleh anak perusahaan 9%.

Sebagai informasi, pada RUPST tersebut, pemegang saham Waskita juga menetapkan jajaran pengurus baru yaitu :

  • Komisaris Utama/Independen: Badrodin Haiti
  • Komisaris : Robert Leonard Marbun
  • Komisaris : Mochammad Fadjroel Rachman
  • Komisaris : Ahmad Erani Yustika
  • Komisaris : T. Iskandar
  • Komisaris Independen : Muradi
  • Komisaris Independen : Bambang Setyo Wahyudi
  • Direktur Utama : Destiawan Soewardjono
  • Direktur Operasi I : I Ketut Pasek Senjaya Putra
  • Direktur Operasi II : Bambang Rianto
  • Direktur Operasi III : Gunadi
  • Direktur HCM & Pengembangan Sistem : Hadjar Seti Adji
  • Direktur Keuangan & Manajemen Risiko : Taufik Hendra Kusuma
  • Direktur Pengembangan Bisnis & QSHE : Luki Theta Handayani

Baca Juga: Waskita Karya Targetkan Nilai Kontrak Baru Senilai Rp 26 Triliun di 2021

Komentar