Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekspor Maret Melejit, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Mulai Sehat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 April 2021 | 12:15 WIB
Ekspor Maret Melejit, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Mulai Sehat
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampak bergembira dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut kinerja ekspor pada bulan Maret 2021 naik cukup signifikan.

Dia bilang kenaikan nilai ekspor ini telah menunjukan pemulihan ekonomi nasional ke arah yang lebih sehat.

"Ekspor kita Maret sangat impresif dan menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia yang sehat di mana tumbuh 30,47 persen secara year on year ini adalah pertumbuhan sangat tinggi dibandingkan dua tahun terkahir dibandingkan tahun lalu yang mana ekonomi dunia merosot," kata Sri Mulyani dalam webinar bertajuk Konfrensi 500K Eksportir Baru, Selasa (20/4/2021).

Apalagi kata dia, dominasi ekspor pada bulan tersebut mayoritas berasal dari produk nonmigas. Sehingga dirinya menyimpulkan bahwa saat ini produk-produk ekspor Indonesia telah bisa diterima di pasar internasional.

"Ini sangat bagus daya kompetisi produk nonmigas kita mencapai 17,448 dolar AS ini menunjukkan kondisi perekonomian kita mampu terus meningkatkan produk-produk nonmigas yang menembus pasar dunia," katanya.

Sebelumnya, BPS melaporkan total nilai ekspor Indonesia pada bulan Maret 2021 mencapai 18,35 miliar dolar AS, angka ini naik secara month to month (mtm) sebesar 20,31 persen dari 15,26 miliar dolar AS dan secara year on year (yoy) meroket 30,47 persen dari 14,07 miliar dolar AS.

"Ini pertumbuhan ekspor yang menggembirakan," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers virtualnya, Kamis (15/4/2021).

Kecuk menjelaskan kenaikan ekspor ini ditopang oleh ekspor migas dan non migas yang keduanya menyumbang kenaikan yang cukup signifikan.

Secara mtm ekspor migas naik 5,28 persen, sementara ekspor non migas naik 21,21 persen. Sementara secara yoy ekspor migas naik 38,67 persen dan ekspor non migas naik 30,07 persen.

baca juga

"Ekspor Indonesia pada bulan Maret ini naik sangat impresif sekali," kata Kecuk.

Menurut sektor, secara umum keseluruhan ekspor pada Maret 2021 mengalami pertumbuhan positif disemua sektor.

Bisa dilihat dari sektor pertanian, industri pengelolahan maupun pertambangan mengalami pertumbuhan dua digit baik secara mtm maupun secara yoy.

Untuk sektor pertanian secara mtm mencapai 0,39 miliar dolar AS atau meningkat 27,06 persen.

Ada beberapa komoditas ekspor mengalami kenaikan ekspor cukup besar dalam hal ini seperti sarang burung walet, tanaman obat, aromatik dan rempah, tembakau dan cengkeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Balikpapan, Yuk Tanam Porang, Berpotensi untuk Diekspor

Warga Balikpapan, Yuk Tanam Porang, Berpotensi untuk Diekspor

Kaltim | Senin, 19 April 2021 | 14:08 WIB

Terlalu Banyak Diekspor ke China, Pengusaha RI Teriak Kekurangan Kelapa

Terlalu Banyak Diekspor ke China, Pengusaha RI Teriak Kekurangan Kelapa

Bisnis | Senin, 19 April 2021 | 14:07 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Perlu Diwaspadai

Surplus Neraca Perdagangan Perlu Diwaspadai

Bisnis | Sabtu, 17 April 2021 | 08:53 WIB

Terkini

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×