Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Ekspor Maret Melejit, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Mulai Sehat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 20 April 2021 | 12:15 WIB
Ekspor Maret Melejit, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Mulai Sehat
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampak bergembira dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut kinerja ekspor pada bulan Maret 2021 naik cukup signifikan.

Dia bilang kenaikan nilai ekspor ini telah menunjukan pemulihan ekonomi nasional ke arah yang lebih sehat.

"Ekspor kita Maret sangat impresif dan menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia yang sehat di mana tumbuh 30,47 persen secara year on year ini adalah pertumbuhan sangat tinggi dibandingkan dua tahun terkahir dibandingkan tahun lalu yang mana ekonomi dunia merosot," kata Sri Mulyani dalam webinar bertajuk Konfrensi 500K Eksportir Baru, Selasa (20/4/2021).

Apalagi kata dia, dominasi ekspor pada bulan tersebut mayoritas berasal dari produk nonmigas. Sehingga dirinya menyimpulkan bahwa saat ini produk-produk ekspor Indonesia telah bisa diterima di pasar internasional.

"Ini sangat bagus daya kompetisi produk nonmigas kita mencapai 17,448 dolar AS ini menunjukkan kondisi perekonomian kita mampu terus meningkatkan produk-produk nonmigas yang menembus pasar dunia," katanya.

Sebelumnya, BPS melaporkan total nilai ekspor Indonesia pada bulan Maret 2021 mencapai 18,35 miliar dolar AS, angka ini naik secara month to month (mtm) sebesar 20,31 persen dari 15,26 miliar dolar AS dan secara year on year (yoy) meroket 30,47 persen dari 14,07 miliar dolar AS.

"Ini pertumbuhan ekspor yang menggembirakan," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers virtualnya, Kamis (15/4/2021).

Kecuk menjelaskan kenaikan ekspor ini ditopang oleh ekspor migas dan non migas yang keduanya menyumbang kenaikan yang cukup signifikan.

Secara mtm ekspor migas naik 5,28 persen, sementara ekspor non migas naik 21,21 persen. Sementara secara yoy ekspor migas naik 38,67 persen dan ekspor non migas naik 30,07 persen.

"Ekspor Indonesia pada bulan Maret ini naik sangat impresif sekali," kata Kecuk.

Menurut sektor, secara umum keseluruhan ekspor pada Maret 2021 mengalami pertumbuhan positif disemua sektor.

Bisa dilihat dari sektor pertanian, industri pengelolahan maupun pertambangan mengalami pertumbuhan dua digit baik secara mtm maupun secara yoy.

Untuk sektor pertanian secara mtm mencapai 0,39 miliar dolar AS atau meningkat 27,06 persen.

Ada beberapa komoditas ekspor mengalami kenaikan ekspor cukup besar dalam hal ini seperti sarang burung walet, tanaman obat, aromatik dan rempah, tembakau dan cengkeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Balikpapan, Yuk Tanam Porang, Berpotensi untuk Diekspor

Warga Balikpapan, Yuk Tanam Porang, Berpotensi untuk Diekspor

Kaltim | Senin, 19 April 2021 | 14:08 WIB

Terlalu Banyak Diekspor ke China, Pengusaha RI Teriak Kekurangan Kelapa

Terlalu Banyak Diekspor ke China, Pengusaha RI Teriak Kekurangan Kelapa

Bisnis | Senin, 19 April 2021 | 14:07 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Perlu Diwaspadai

Surplus Neraca Perdagangan Perlu Diwaspadai

Bisnis | Sabtu, 17 April 2021 | 08:53 WIB

Terkini

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:25 WIB