Danone SN Indonesia Bangun Fasilitas Boiler Biomassa di Jateng

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 27 April 2021 | 09:51 WIB
Danone SN Indonesia Bangun Fasilitas Boiler Biomassa di Jateng
Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia membangun fasilitas Boiler Biomassa di Pabrik Sarihusada Prambanan.

Suara.com - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia membangun fasilitas Boiler Biomassa di Pabrik Sarihusada Prambanan. Pembangunan ini untuk mengurangi jejak karbon.

Boiler Biomassa adalah alternatif teknologi ramah lingkungan, dimana energi yang dihasilkan berasal dari sumber alami yang dapat diperbarui berupa unsur biologis seperti organisme mati ataupun tanaman hidup.

Bahan biomassa banyak di temui biasanya berupa sekam padi, tonggol jagung, cangkang kelapa, limbah pertanian, limbah pengolahan kayu maupun limbah industri.

Operation Director Danone SN Indonesia, Azmin Hasmat mengatakan bahwa upaya ini dilakukan sebagai kontribusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Danone di tingkat global berambisi untuk menjadi Perusahaan Karbon Netral pada tahun 2050 melalui pengurangan jejak karbon, praktik pertanian ramah lingkungan, mengeliminasi alih tutupan lahan dalam rantai pasok dan carbon offsetting.

"Danone SN Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan ambisi tersebut sekaligus mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 23 peraen pada 2025. Upayanya dilakukan melalui kerjasama antara PT Sarihusada Generasi Mahardika dan PT Tasma Bioenergy Indonesia, melalui pembangunan fasilitas Boiler Biomassa pertama di Propinsi Jawa Tengah," ujar Azmin dalam keteranganya, Selasa (27/4/2021).

Sementara, President Director PT Tasma Bioenergy Indonesia Jawahar Harinarayanan mengatakan, kerja sama strategis ini akan berkontribusi untuk mengatasi tantangan perubahan iklim yang terjadi saat ini.

"Sesuai dengan keahlian kami, kami berupaya berperan aktif dalam penyediaan solusi energi terbarukan guna mendukung ambisi Danone menjadi Perusahaan Karbon Netral," jelas Jawahar.

“Sarihusada Prambanan Plant secara bertahap akan mengganti Boiler berbahan bakar Gas alam dengan Boiler Biomassa. Penggunaan Boiler Biomassa ini akan menurunkan jejak karbon sebesar 8.300 Ton CO2 per tahun atau setara dengan jejak karbon yang diserap melalui penanaman 120.000 pohon, sehingga dapat mengurangi 32 persen jejak karbon yang dihasilkan oleh proses produksi di Pabrik Sarihusada Prambanan," tambah Azmin.

baca juga

Fasilitas Boiler Biomassa ini didirikan di tanah seluas 3.000 meter persegi di dalam area Pabrik Sarihusada Prambanan. Boiler yang akan siap beroperasi akhir tahun 2021 ini akan mensuplai kebutuhan steam dari kegiatan produksi hingga 40.000 ribu ton per tahun.

Bahan bakarnya adalah 13.000 ton sekam padi/tahun yang didapat dari sekitar lahan pertanian sekitar pabrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Samsonite Rilis Magnum Eco, Apa Istimewanya Koper Ramah Lingkungan Ini?

Samsonite Rilis Magnum Eco, Apa Istimewanya Koper Ramah Lingkungan Ini?

Lifestyle | Selasa, 27 April 2021 | 09:17 WIB

Peringati Hari Bumi dengan Melakukan 5 Gaya Hidup Ramah Lingkungan Ini

Peringati Hari Bumi dengan Melakukan 5 Gaya Hidup Ramah Lingkungan Ini

Your Say | Senin, 26 April 2021 | 13:32 WIB

Koleksi Tas dan Pakaian Siap Pakai Unisex Dengan Material Ramah Lingkungan

Koleksi Tas dan Pakaian Siap Pakai Unisex Dengan Material Ramah Lingkungan

Lifestyle | Sabtu, 24 April 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×