Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Dythia Novianty

Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB
Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. [Komdigi]
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital mendeteksi kontak terakhir delapan warga di Pulau Sebesi pada 7 September 2026.
  • Petugas memanfaatkan jaringan tiga operator seluler dan sistem monitoring spektrum frekuensi di Banten serta Lampung.
  • Tim SAR gabungan memperluas area pencarian pada hari kelima dengan mengerahkan empat belas kapal dan satu helikopter.

Suara.com - Jejak komunikasi menjadi salah satu petunjuk dalam pencarian delapan warga yang hilang di perairan Selat Sunda. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap kontak terakhir rombongan terdeteksi berada di Pulau Sebesi pada 7 September 2026.

Penelusuran dilakukan dengan memanfaatkan jaringan operator seluler serta sistem monitoring spektrum frekuensi di sekitar wilayah pencarian.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan Kemkomdigi telah berkoordinasi dengan tiga operator seluler untuk mendeteksi aktivitas BTS di sekitar Selat Sunda, baik dari wilayah Banten maupun Lampung.

“Komdigi sendiri sudah berkoordinasi dengan operator seluler, tiga operator seluler itu sudah mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda, baik yang ada di Banten maupun yang ada di Lampung,” ujar Nezar saat meninjau Posko SAR Gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/09/2026).

Selain jaringan operator, Kemkomdigi mengerahkan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio di Banten dan Lampung untuk mengecek kemungkinan sinyal komunikasi yang tertangkap dari wilayah pencarian.

“Melalui balai monitoring frekuensi yang ada di Banten dan Lampung, kita terus melakukan pengecekan kalau ada sinyal-sinyal yang tertangkap,” katanya.

Kontak Terakhir di Pulau Sebesi

Informasi dari operator seluler kemudian diteruskan kepada tim SAR untuk diproses sebagai salah satu bahan dalam menentukan lokasi terakhir rombongan.

“Dari operator seluler kita sudah mendapatkan informasi dan informasi itu sudah diteruskan kepada SAR dan sudah diproses berupa kontak terakhir di Pulau Sebesi,” ujar Nezar.

baca juga

Pulau Sebesi menjadi titik penting dalam penelusuran karena merupakan salah satu gugus pulau terdekat dari Gunung Anak Krakatau.

Rombongan yang kehilangan kontak tersebut terdiri dari lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu. Mereka berada di perairan Selat Sunda untuk menjalankan tugas jurnalistik memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Hari Kelima, Pencarian Diperluas

Pada Sabtu (12/09/2026), pencarian memasuki hari kelima. Tim SAR Banten bersama TNI Angkatan Laut dan Polairud memperluas penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Sebanyak 14 kapal dan satu helikopter dikerahkan dalam operasi pencarian.

Kemkomdigi juga terus mendukung proses tersebut melalui kapasitas infrastruktur dan pemantauan spektrum frekuensi, sembari berkoordinasi dengan operator seluler dan tim SAR.

“Kita terus memantau, terus mencari dan sama-sama kita berdoa. Kami minta seluruh rakyat Indonesia juga mendoakan agar proses pencarian ini kita semua diberikan kekuatan dan kita bisa menemukan delapan warga kita yang sekarang berada di perairan Selat Sunda,” tuturnya.

Lima jurnalis yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. (Dok. Istimewa)
Lima jurnalis yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. (Dok. Istimewa)

Di tengah proses pencarian, Kemkomdigi turut memantau informasi yang beredar di ruang digital terkait insiden tersebut. Masyarakat diimbau memverifikasi setiap informasi dan menjadikan keterangan resmi dari tim yang terlibat langsung dalam operasi pencarian sebagai rujukan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Terkini

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

×