Pertumbuhan Ekonomi Masih Minus, Begini Respon Pemerintah

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 05 Mei 2021 | 17:24 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Masih Minus, Begini Respon Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenpora)

Suara.com - Pemerintah buka suara terkait Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada kuartal I 2021 yang masih negatif. Pada Kuartal I 2021, Ekonomi Indonesia tumbuh negatif 0,74 persen. 

Meski negatif, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim, Ekonomi Indonesia mulai menuju ke arah perbaikan. 

Hal tersebut terlihat dari indikator perekonomian yang juga mulai membaik. Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut perekonomian Indonesia membentuk kurva seperti huruf . 

"Dari sisi demand side sudah kita lihat berbagai chart itu menunjukkan positif ataupun proyeksi yang membaik di 2021 baik dari konsumsi rumah tangga meksi minus tapi sudah 2,23 lebih baik dari kuartal 4," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (5/5/2021). 

Mantan Menteri Perindustrian ini juga menuturkan, dari sisi ekspor dan impor juga mengalami peningkatan yang mana tumbuh masing-masing 6,74 persen dan 5,27 persen. 

"Dari aktivitas produksi di industri pengolahan sudah naik ke minus 1,38 persen, perdagangan eceran juga sudah meningkat ke posisi minus 1,23 persen," tuturnya.

Kemudian, tambah Airlangga, dari sisi pula transportasi, pergudangan juga sudah membaik dan akomodasi makanan minuman juga mengalami perbaikan meski negatif.

"Dan beberapa yang tumbuh positif informasi dan komunikasi di Kuartal I 8,72 persen kesehatan 3,64 persen, pertanian konsisten 2,95 persen dan untuk real estate juga terjadi kenaikan," ucap dia. 

 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2021, hasilnya ekonomi Indonesia tumbuh minus 0,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 2,97 persen (yoy).

baca juga

Masih negatifnya Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tak bisa dilepaskan dari dampak negatif Covid-19 yang menyebabkan banyak pembatasan di pergerakan orang dan pergerakan barang sehingga ikut menghambat produksi, dan distribusi dunia usaha.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 tahun 2021 ini masih mengalami kontraksi sebesar 0,74 persen," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/5/2021).

Sedangkan jika dilihat per kuartal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2020 terhadap triwulan I 2021 mengalami kontraksi sebesar 0,96 persen (q-to-q).

Dari sisi produksi q-to-q, penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada beberapa lapangan usaha. Dari sisi pengeluaran, penurunan disebabkan oleh kontraksi pada seluruh komponen pengeluaran.

Untuk Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2021, mencapai Rp 3.969,1 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan 2021 mencapai Rp 2.698,3 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arif Budimanta : Perekonomian Indonesia Semakin Pulih

Arif Budimanta : Perekonomian Indonesia Semakin Pulih

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 14:52 WIB

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:17 WIB

Realisasi Anggaran PEN 2021 Telah Capai Rp 155 Triliun

Realisasi Anggaran PEN 2021 Telah Capai Rp 155 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×