Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Baru Dilantik, Dirjen PSP Tancap Gas Cek Food Estate di Kapuas Kalteng

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 23 Mei 2021 | 11:41 WIB
Baru Dilantik, Dirjen PSP Tancap Gas Cek Food Estate di Kapuas Kalteng
Dirjen PSP Kementan, Ali Jamil mengecek Food Estate di Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Dok: Kementan)

Suara.com - Baru juga dilantik pada Jumat, (21/5/2021), Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil langsung tancap gas mengecek Food Estate di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Maksud kunjungannya ke Food Estate di Desa Bentuk Jaya (A5), Kecamatan Dadahup adalah dalam rangka melihat lebih dekat bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan.

"Jadi saya ingin melihat lebih dekat kondisi Food Estate. Saya ingin memastikan bagaimana kondisi lahan, irigasi dan drainase, kualitas air di lahan Food Estate," kata Ali Jamil usai meninjau lokasi Food Estate, Sabtu (22/5/2021).

Sebelum turun ke lapangan, Dirjen PSP melakukan koordinasi di lapangan dengan tim Kementerian PUPR dikantor BWS Kalimantan 2 yang diwakili oleh Direktur Irigasi dan Rawa, Suparji. Koordinasi dilakukan untuk memadupadankan serta mencari solusi percepatan dan penyelesaian penyiapan lahan di areal Food Estate Kalteng khususnya areal Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas tersebut.

Usai meninjau lokasi, Jamil melanjutkan berdiskusi dengan Direktur Irigasi dan Rawa dan tim dari Kementerian PUPR, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Kalimantan Tengah, jajaran TNI, Jajaran Disran Kab Kapuas, Penyuluh Pertanian setempat dan perwakilan M-Tani mengenai penanganan pengelolaan lahan dan air untuk mendukung kegiatan pertanaman padi di lokasi tersebut.

"Saya ingin mengetahui progres pelaksanaan termasuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan, sehingga kita dapat melakukan langkah-langkah penyelesaian" ujar Jamil.

Menurut Jamil, menyediakan stok pangan bagi masyarakat Indonesia merupakan program prioritas pemerintah. Food Estate ini benteng ketahanan pangan nasional.

"Kami ingin program ini berjalan lancar tanpa kendala, sehingga sinergi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR dan pemerintah daerah perlu untuk lebih dikuatkan" ujar Jamil.

Ali Jamil juga ingin memastikan progres Food Estate ini berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Sejauh ini, ia bilang, progresnya berjalan sesuai target yang telah ditentukan.

"Progresnya cukup baik dan berjalan sesuai skema yang dibuat. Mudah-mudahan ke depan tak ada kendala berarti, sehingga program ini berjalan sebagaimana mestinya," harap Ali Jamil.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen dalam upaya pengembangan dan pensuksesan Food Estate.

"Melalui program pengembangan Food Estate, kita akan berupaya mencukupi kebutuhan pangan masyarakat nasional kita. Apalagi yang dikembangkan di sini adalah multikomoditas. Sehingga, saat panen semua kebutuhan bisa terpenuhi, baik komoditas tanamam pangan seperti padi, hortikultura, perkebunan, juga," ucap SYL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Ketahanan Pangan Pilar Penting Bagi Indonesia

Jokowi: Ketahanan Pangan Pilar Penting Bagi Indonesia

News | Senin, 10 Mei 2021 | 11:11 WIB

Kadis Ketahanan Pangan Sergai Meninggal Akibat Covid-19

Kadis Ketahanan Pangan Sergai Meninggal Akibat Covid-19

Sumut | Kamis, 06 Mei 2021 | 12:14 WIB

Tinjau Panen Raya, Jokowi Harap Ketahanan Pangan Tercapai Tanpa Impor

Tinjau Panen Raya, Jokowi Harap Ketahanan Pangan Tercapai Tanpa Impor

News | Kamis, 29 April 2021 | 15:21 WIB

Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Terciptanya Kolaborasi dan Sinergi

Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Terciptanya Kolaborasi dan Sinergi

News | Minggu, 18 April 2021 | 12:33 WIB

Aksi Tanpa Batas, Upaya ACT Perkuat Ketahanan Pangan Selama Ramadan

Aksi Tanpa Batas, Upaya ACT Perkuat Ketahanan Pangan Selama Ramadan

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 19:23 WIB

Surplus Beras Sejak 2016, Kalsel Cetak Sejarah Ketahanan Pangan

Surplus Beras Sejak 2016, Kalsel Cetak Sejarah Ketahanan Pangan

Bisnis | Senin, 05 April 2021 | 07:41 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB