alexametrics

Masih Pandemi, Telkom Mampu Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Masih Pandemi, Telkom Mampu Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun
Susunan Direksi Baru PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2020: Direktur Utama Ririek Adriansyah (baris depan, tengah), Direktur Strategic Portfolio Budi Setyawan Wijaya (baris depan, paling kanan), Direktur Enterprise & Business Service Edi Witjara (baris belakang, kedua dari kiri), Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Heri Supriadi (baris depan, kedua dari kiri), Direktur Network & IT Solution Herlan Wijanarko (baris depan, paling kiri), Direktur Wholesale & Internasional Service Bogi Witjaksono (baris belakang, paling kiri), Direktur Digital Business M. Fajrin Rasyid (baris belakang, paling kanan), Direktur Human Capital Management Afriwandi (baris depan, kedua dari kanan), Direktur Consumer Service FM Venusiana R (baris belakang, kedua dari kanan). Pelepasan masker hanya untuk kebutuhan dokumentasi, penyelenggaraan kegiatan RUPST telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. (Dok: Telkom)

Telkom membukukan Laba Bersih sebesar Rp20,8 triliun.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, kinerja yang positif pada berbagai segmen tersebut semakin mengokohkan posisi Telkom sebagai pemimpin pasar dalam industri fixed broadband maupun selular di Indonesia. Diakui Ririek, pandemi Covid-19 telah berdampak pada masyarakat dan berbagai sektor dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bagi TelkomGroup, berbagai hambatan yang terjadi akibat pandemi Covid-19 mendorong korporasi untuk mempercepat akselerasi digital dengan memberikan layanan dan solusi di bidang teknologi informasi dan komunikasi

“Sebagai bagian dari komponen bangsa, TelkomGroup memiliki spirit untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi dan bangkit kembali menghadapi masa depan,” ujarnya.

TelkomGroup menyediakan berbagai layanan dan solusi kepada seluruh pelanggan dan masyarakat dengan dukungan infrastruktur digital connectivity, digital platform, dan digital services.

Sejalan dengan upaya transformasi menjadi digital telco, di tengah berbagai tantangan sepanjang tahun 2020, TelkomGroup tetap memperluas dan meningkatkan infrastruktur digital connectivity, memperkuat platform digital dan mengembangkan berbagai layanan digital, guna memberikan digital customer experience terbaik.

Baca Juga: Jadi Komisaris Telkom, Ridho Slank Bicara Kemampuan Abdee Slank

“Seluruh kegiatan usaha dan inisiatif pengembangan bisnis TelkomGroup dijalankan secara strategis sesuai dengan potensi pasar dan kebutuhan serta karakteristik masyarakat Indonesia, untuk mendukung digitalisasi di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM), keuangan, pertanian, dan berbagai bidang lainnya,” lanjut Ririek.

Kata Ririek, meski pandemi Covid-19 masih terjadi, Perseroan tetap berkomitmen untuk berinvestasi di mana total belanja modal pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp29,4 triliun atau 21,6 persen dari total pendapatan. Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk memperkuat jaringan dan infrastruktur lainnya dalam rangka meningkatkan kapabilitas digital, meliputi jaringan 4G LTE, jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat optik bawah laut, menara telekomunikasi serta data center. Telkom mencatat nilai besaran Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) secara mandiri sekitar 41,6 persen dari belanja CAPEX dan 92 persen dari belanja OPEX pada tahun 2020.

RUPST juga menyetujui perubahan Susunan Pengurus Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi hasil RUPST Tahun Buku 2020 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Baca Juga: Jubir Erick Thohir Sebut Abdee Slank Pernah Jadi Komisaris di Perusahaan Lain

Komisaris Independen: Wawan Iriawan

Komentar