Negara Maju Perlu Pastikan Vaksin Terdistribusi Secara Merata

Iwan Supriyatna

Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:36 WIB
Negara Maju Perlu Pastikan Vaksin Terdistribusi Secara Merata
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Negara maju perlu berperan aktif dalam memastikan distribusi vaksin terjadi secara merata di seluruh penjuru dunia, khususnya di negara-negara berkembang, agar roda perekonomian dunia bisa kembali berjalan normal dan bertumbuh dengan baik.

Mari Elka Pangestu, Managing Director of Development Policy and Partnerships Bank Dunia, yang menjadi pembicara dalam seminar bertajuk Distribusi Vaksin Global: Memastikan Keadilan Bagi Negara Berkembang, menyebutkan hampir 60 persen pertumbuhan ekonomi dunia disumbangkan oleh negara-negara berkembang.

Di saat yang sama, vaksin menjadi kunci penting untuk menggerakkan kembali roda perekonomian. Tanpa vaksin, kegiatan masyarakat akan sangat terbatas dan berisiko tinggi.

“Jadi, jika perekonomian negara berkembang tidak segera pulih atau malah mengalami kemunduran, maka perekonomian dunia juga tidak akan pulih. Berbicara tentang kerja sama global, negara maju memiliki kewajiban memastikan adanya akses yang adil terhadap vaksin,” ujar Mari ditulis Sabtu (12/6/2021).

Oleh karena itu, transparansi terkait produksi, distribusi, dan ketersediaan vaksin menjadi sangat penting demi terwujudnya akses merata terhadap vaksin di seluruh penjuru dunia.

“Saat ini transparansi sangat kurang, baik dari pihak swasta maupun pembeli. Transparansi terkait berapa banyak (vaksin) yang dibeli, dipesan, dan diproduksi. Hal ini penting untuk mengetahui berapa banyak lagi vaksin yang dibutuhkan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Profesor Tikki Pangestu dari Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore, yang juga hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut menyampaikan bahwa di samping bantuan vaksin dari negara maju, negara-negara berkembang juga perlu memacu produksi vaksin lokal.

Kendati demikian, dia menyadari bahwa hal ini tidak mudah karena produksi vaksin membutuhkan teknologi yang kompleks didukung dengan fasilitas produksi dan dukungan teknis yang mumpuni.

“Di samping jaminan kualitas ada pula sejumlah aturan dan kebijakan yang harus dipenuhi (dalam upaya produksi vaksin),” ujarnya.

baca juga

Tikki melanjutkan, di Indonesia sendiri, yang merupakan salah satu negara berkembang, persentase masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin masih sangat rendah.

Dia mencatat baru lima hingga tujuh persen masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Sementara untuk vaksin dosis kedua, jumlahnya bahkan lebih rendah lagi, yakni hanya empat persen.

Seperti diketahui, serangan pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar bagi dunia dan negara-negara di dalamnya, khususnya bagi negara-negara berkembang dan negara-negara miskin.

Berbagai negara mengalami perlambatan pertumbuhan, penurunan ekonomi karena pembatasan, penghentian total sejumlah aktivitas, tingkat kemiskinan yang semakin tinggi, hingga penurunan drastis kemampuan kognitif pada anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berita Kesehatan Terpopuler: Efek Samping Baru Vaksin AstraZeneca Hingga Obat Ivermectin

Berita Kesehatan Terpopuler: Efek Samping Baru Vaksin AstraZeneca Hingga Obat Ivermectin

Health | Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:20 WIB

Duh, Masalah Jantung Hantui Pria Muda yang Disuntik Vaksin Pfizer dan Moderna?

Duh, Masalah Jantung Hantui Pria Muda yang Disuntik Vaksin Pfizer dan Moderna?

Health | Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:49 WIB

Ratusan Staf Rumah Sakit Terancam Dipecat karena Tolak Vaksin Covid-19

Ratusan Staf Rumah Sakit Terancam Dipecat karena Tolak Vaksin Covid-19

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

×