Ratusan Staf Rumah Sakit Terancam Dipecat karena Tolak Vaksin Covid-19

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 11 Juni 2021 | 16:28 WIB
Ratusan Staf Rumah Sakit Terancam Dipecat karena Tolak Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Puluhan staf di rumah sakit Houston Methodist diskors dan terancam dipecat karena menolak vaksin Covid-19. Menyadur USA Today Jumat (11/06) sikap mereka dianggap egois dan merugikan pasien.

Perusahaan menanggapi serius masalah ini dan bertindak tegas. CEO Houston Methodist Marc Boom mengatakan 178 pekerja mewakili kurang dari 1% dari hampir 25.000 karyawan.

"Kami hampir 100% mematuhi mandat vaksin Covid-19. Houston Methodist secara resmi merupakan rumah sakit pertama di negara ini yang mencapai tujuan ini demi kepentingan pasien."

Boom mengatakan 27 dari 178 staf yang diskorsing telah menerima satu dosis vaksin dan dia berharap mereka segera mendapatkan dosis kedua.

Semua staf itu diskors selama dua minggu dan akan dipecat jika mereka menolak divaksinasi. "Saya berharap jumlahnya bisa nol, tapi sayang sejumlah kecil individu tidak mengutamakan pasien mereka," kata Boom.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Ada 285 karyawan yang menerima pengecualian medis atau agama, dan 332 diberikan penangguhan karena kehamilan dan alasan lainnya, kata Boom.

Sementara itu salah satu staf mengatakan kecewa dengan tindakan rekan sejawatnya. "Saya merasa sedikit dikhianati. Saya bekerja di UGD. Itu gila selama pandemi," kata Amanda Rivera kepada KHOU-TV.

"Kami kekurangan staf. Rumah sakit itu kelebihan kapasitas dengan pasien. Itu hanya banyak. Sekarang bagi mereka untuk datang dan melakukan ini seperti tamparan di wajah."

Pekan lalu, Indiana University Health mewajibkan 36.000 karyawannya untuk divaksinasi Covid-19 pada bulan September, sebagai cara untuk melindungi pasien dan masyarakat.

baca juga

Ratusan perguruan tinggi dan universitas membutuhkan vaksinasi untuk tahun ajaran mendatang. Banyak panti jompo yang merupakan titik panas di awal pandemi, juga membutuhkan inokulasi dari virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Dompu Sakit Hati Dipecat, Ancam Sebarkan Video Syur Si Bos

Pria Dompu Sakit Hati Dipecat, Ancam Sebarkan Video Syur Si Bos

Bali | Jum'at, 11 Juni 2021 | 08:00 WIB

5 Pemeran Utama yang Dipecat saat Produksi Film, Padahal Punya Nama Besar

5 Pemeran Utama yang Dipecat saat Produksi Film, Padahal Punya Nama Besar

Entertainment | Minggu, 06 Juni 2021 | 16:24 WIB

Terlibat Peredaran Narkoba, Pegawai Lapas di Inhil Dipecat

Terlibat Peredaran Narkoba, Pegawai Lapas di Inhil Dipecat

Riau | Selasa, 01 Juni 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×