Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Dukung Kebangkitan Industri Kreatif, RKC Luncurkan Mainan BIMA-S

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 21 Juni 2021 | 07:41 WIB
Dukung Kebangkitan Industri Kreatif, RKC Luncurkan Mainan BIMA-S
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hadir saat peluncuran mainan action figure BIMA-S.

Suara.com - Industri kreatif tanah air terus berupaya bangkit di tengah situasi pandemi yang masih melanda. Berbagai program serta stimulus terus didorong Pemerintah, tak ketinggalan kalangan swasta pun turut andil dan berperan aktif guna membangkitkan kembali gairah sektor andalan pemerintah ini.

Salah satu terobosan yang baru-baru ini dilakukan oleh pelaku industri kreatif dalam negeri adalah melakukan peluncuran mainan action figure super hero Indonesia BIMA-S yang diproduksi oleh PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC) pada Rabu, 16 Juni 2021. di Studio RCTI+ Jakarta.

CEO RKC Stephen Sutjiadi mengatakan, peluncuran action figure BIMA-S ini bertujuan untuk meningkatkan minat pasar dalam negeri terhadap mainan dan sosok super hero lokal. Menurutnya, peluncuran BIMA-S dalam bentuk mainan action figure telah lama dinantikan para penggemarnya.

BIMA-S sendiri pertama kali muncul di serial animasi yang ditayangkan stasiun televisi nasional RCTI. Serial besutan MNC Animation ini berhasil mencuri perhatian publik khususnya para penggemar super hero dari kalangan anak-anak hingga generasi millennials.

“Setelah hadir dalam bentuk animasi, kami ingin mengajak para penggemarnya merasakan pengalaman baru melalui action figure BIMA-S yang hadir dilengkapi aksesoris lainnya seperti topeng, pedang, dan armor,” ujar Stephen dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Ia mengaku optimis atas respon pasar terhadap produk mainan ini.

“Antusiasme pasar sangat baik. masyarakat Indonesia masih sangat receptive terhadap intellectual property buatan Indonesia beserta produk-produk terapannya. Terbukti sampai hari ini, rangkaian mainan BIMA-S sudah terpesan hampir 1 juta pieces, dan kami harapkan sampai dengan akhir tahun bisa mencapai 2 juta pieces. Tentunya hal ini sangat menggembirakan,” ungkapnya.

Sebagai produk baru, BIMA-S seperti halnya produk mainan buatan RKC lainnya, memiliki kualitas dan standar keamana yang baik.

“RKC mengedepankan 4 aspek utama dalam setiap produk yang diluncurkannya, yaitu ramah lingkungan, aman digunakan, aman bagi anak dan balita, serta tersertifikasi SNI. Hal tersebut terus kami jaga agar dapat menjamin keberlanjutan dan daya saing produk,” ungkapnya.

RKC telah lebih dari 30 tahun berkecimpung dalam bidang industri mainan dan telah berpartner dengan banyak mitra baik skala nasional maupun internasional. Dalam alam kurun waktu tersebut perusahaan ini telah mengeluarkan lebih dari 100 item mainan yang dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Stephen berharap, peluncuran ini dapat menjadi jawaban atas keresahan publik khususnya para pelaku industri kreatif yang ingin menjadikan industri mainan Indonesia beserta berbagai kekayaan intelektual yang ada di dalamnya sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

“Kami berharap terobosan yang dilakukan di tengah pandemi ini dapat memicu bangkitnya kembali industri kreatif nasional serta dapat membuktikan bahwa mainan dalam negeri masih sangat diminati, sehingga para insan kreatif, pelaku usaha, dan semua pihak yang terlibat di industri ini dapat terus optimis dalam berkarya untuk kemajuan industri kreatif,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir saat peluncuran mengaku senang atas terlaksananya peluncuran mainan action figure BIMA-S, mengingat pihaknya saat ini ingin mengembangkan ekosistem ekonomi digital terutama yang awalnya dari animasi lalu diaplikasikan ke dalam industri mainan.

Ia berharap, peluncuran mainan BIMA-S dapat menginspirasi intellektual property lainnya untuk bergerak terus membangun ekosistem.

“Kami sedang menyelesaikan Peraturan Pemerintah tentang kekayaan intelektual yang bagian dari pada turunan Undang-undang Ekonomi Kreatif, sehingga nanti lebih banyak lagi yang menyusul BIMA-BIMA untuk memastikan bahwa kita juga bisa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Sandiaga Uno 12 Tahun Bangkitkan Kembali Festival Jazz Makassar

Cerita Sandiaga Uno 12 Tahun Bangkitkan Kembali Festival Jazz Makassar

Bisnis | Jum'at, 18 Juni 2021 | 16:15 WIB

Sandiaga Uno Sebut Kampus Unhas Industri Pemimpin Nasional

Sandiaga Uno Sebut Kampus Unhas Industri Pemimpin Nasional

Sulsel | Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:45 WIB

Sandiaga Uno Ingin Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Covid-19 Melalui Desa Wisata

Sandiaga Uno Ingin Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Covid-19 Melalui Desa Wisata

Sulsel | Jum'at, 18 Juni 2021 | 09:29 WIB

Terkini

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:05 WIB

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB