Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

153 Pedagang Positif Covid-19, Tersebar di 28 Pasar Tradisional

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:28 WIB
153 Pedagang Positif Covid-19, Tersebar di 28 Pasar Tradisional
Seorang pedagang Pasar Wates Kulon Progo tengah mengikuti rapid test di Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (20/5/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) hari ini merilis data terbaru covid-19 di pasar tradisional terdapat 153 kasus baru yang ada di 28 pasar dan kasus meninggal sekitar 19 orang jadi jumlah total kasus positif di seluruh Indonesia menjadi 1934 terjadi di 321 pasar dan kasus meninggal kurang lebih sekitar 89 kasus.

IKAPPI meminta kepada pemerintah daerah untuk memperkuat protokol kesehatan kepada pedagang pasar.

"Kami memohon dan berharap agar terus menjaga kesehatan dan menjaga jarak tetap pakai masker, tempat pencuci tangan juga diaktifkan kembali, protokol kesehatan dilakukan secara disiplin dan terus menjalankan apa yang menjadi tahapan-tahapan agar kita terhindar dari covid 19," sebut Ketua Bidang Asuransi & Kesehatan Pedagang DPP IKAPPI Mahin Aufa dalam keterangan persnya, Kamis (24/6/2021).

Terkait dengan kebijakan PPKM, IKAPPI memberikan catatan khsusus pada pemerintah.

Yang pertama kebijakan PPKM tidak mempengaruhi distribusi pangan Karena bagaimanapun juga persoalan pangan menjadi persoalan yang dominan persoalan yang sensitif persoalan yang sangat dibutuhkan.

"Maka kami meminta distribusi pangan untuk tidak terganggu agar tidak berimbas pada gejolak harga," kata Mahin.

Kedua tidak mengganggu roda ekonomi di daerah, terhadap pemerintah daerah tidak menutup pasar karena ini adalah tulang punggung ekonomi daerah, pasar juga menjadi tempat distribusi pangan di daerah agar pangan tidak terganggu maka pasar tetap beroperasi tetapi menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Yang ketiga meminta kepada pemerintah untuk mencari formulasi dalam hal ini Kementerian terkait, Kementerian Perdagangan Kementerian Kesehatan dan kementerian yang lain, formulasi yang tepat agar kebijakan PPKM ini tidak menyulitkan pedagang pasar.

"Kami memohon agar ini segera dirumuskan dan segera diimplementasikan di masing-masing daerah yang berikutnya adalah kami meminta agar pengelola Pasar memperkuat protokol kesehatan di pasar tradisional," ucapnya.

Mahin mengungkapkan bahwa disiplin protokol kesehatan agak menurun maka dengan adanya PPKM ini dirinya berharap agar pemerintah daerah lebih memperkuat disiplin protokol kesehatan yang ada di pasar tradisional.

"Kami berharap agar kebijakan ini bisa menjaga dan mengurangi laju pertumbuhan atau penyebaran covid-19 di Indonesia dan semoga pasar tradisional tetap terjaga kita semua, pedagang dan pembeli agar menjaga kesehatan," ucapnya.

Yang terakhir kata dia berharap kepada Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di pasar tradisional karena persoalan pendataan vaksinasi menjadi terkendala.

"Kami siap membantu Kementerian Kesehatan untuk memperkuat data pasar tradisional atau pedagang pasar agar vaksinasi itu berjalan dengan baik sesuai rencana kita semua sesuai dengan arahan bapak presiden Republik Indonesia untuk mempercepat vaksinasi dipasar tradisional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paling Tinggi, Sehari Kasus Covid-19 di Bogor Capai 310 Orang

Paling Tinggi, Sehari Kasus Covid-19 di Bogor Capai 310 Orang

Bogor | Kamis, 24 Juni 2021 | 10:47 WIB

Waspada Ledakan Wabah, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Hampir Capai 3.000 Pasien

Waspada Ledakan Wabah, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Hampir Capai 3.000 Pasien

Batam | Kamis, 24 Juni 2021 | 10:32 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Dua Jalan di Kota Tangerang Ditutup

Kasus Covid-19 Melonjak, Dua Jalan di Kota Tangerang Ditutup

Banten | Kamis, 24 Juni 2021 | 08:52 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:39 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB