IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI

Achmad Fauzi

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:18 WIB
IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI
IHSG mulai melemah. [Antara]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melemah 0,64 persen ke level 5.864 pada Kamis pagi.
  • Pelemahan pasar saham dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah serta aksi jual investor asing yang berkelanjutan.
  • CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat didukung oleh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai memerah pada perdagangan, Kamis, 11 Juni 2026. IHSG dibuka anjlok ke level 5.899.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih melanjutkan pelemahan 0,64 persen ke level 5.864.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,52 triliun, serta frekuensi sebanyak 176.700 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 267 saham bergerak naik, sedangkan 269 saham mengalami penurunan, dan 423 saham tidak mengalami pergerakan.

IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
IHSG kembali melemah kamis pagi. [Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, BABY, RISE, KBLV, DEFI, dan MLPT.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, FLMC, GRIA, TRIN, BLOG, dan MDIA.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak variatif namun cenderung menguat pada perdagangan hari ini di tengah tarik-menarik sentimen global dan domestik.

Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia menilai pelemahan indeks-indeks utama di Wall Street akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang membebani pergerakan pasar saham. Selain itu, aksi jual investor asing yang belum mereda juga berpotensi menekan laju IHSG.

baca juga

Meski demikian, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan menjadi katalis positif yang dapat menopang pergerakan indeks.

"Dengan kombinasi sentimen tersebut, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat," tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak pada area support 5.760 dan 5.620, sementara level resistance berada di kisaran 6.045 hingga 6.190.

Rekomendasi Saham CGS International Sekuritas Indonesia:

  • BBRI
  • BMRI
  • MBMA
  • TINS
  • ISAT
  • ADRO

Saham-saham tersebut mendapatkan rekomendasi buy dari tim riset CGS karena dinilai memiliki potensi pergerakan positif di tengah kondisi pasar saat ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:15 WIB

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Terkini

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:19 WIB

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

Entertainment | Sabtu, 12 September 2026 | 09:15 WIB

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:13 WIB

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 09:05 WIB

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 09:00 WIB

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:59 WIB

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 08:45 WIB

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:25 WIB

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

×