Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Tak Tumbang di Tengah Pandemi, Bisnis Waralaba Makanan Rakyat Ini Terus Tumbuh

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:36 WIB
Tak Tumbang di Tengah Pandemi, Bisnis Waralaba Makanan Rakyat Ini Terus Tumbuh
Crispyku Fried Chicken. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, bisnis waralaba menjadi salah satu sektor yang sangat terpukul. Hal ini tak terlepas dari adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro oleh pemerintah.

Selain itu, menurunnya daya beli masyarakat juga terus mengakibatkan penurunan omset pelaku bisnis waralaba, baik franchisor (pemberi waralaba) maupun franchisee (pembeli waralaba).

Beberapa waktu lalu, pada April 2021 kepada awak media, Ketua Komite Tetap Bidang Waralaba Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Levita Ginting Supit mengatakan, terdapat 15% atau sekitar 953 gerai waralaba dari total 5.621 gerai dari 30 merek tutup selama pandemi Covid-19.

Namun di balik itu semua, nyatanya sektor kuliner bisnis waralaba masih mampu bertahan, bahkan ada yang masih superior di tengah gempuran pandemi. Salah satunya seperti bisnis ayam goreng atau fried chicken yang sering dijumpai di pinggir jalan.

Owner Crispyku Fried Chicken, Alexander Theo mengaku sempat terjadi penurunan omset, tapi masih bisa survive.

"Tahun lalu, terjadi penurunan omset di kami itu sepanjang April-Mei sekitar 20-30 persen. Kalau di sektor lain bisa sampai 50 persen. Dan mitra-mitra juga masih berjualan. Di tahun ini sudah mulai ada peningkatan walau masih belum signifikan, sekitar 6 persen," ujarnya.

Crispyku Fried Chicken. (Dok. Istimewa)
Crispyku Fried Chicken. (Dok. Istimewa)

Jumlah mitra juga mulai kembali ada peningkatan. Selama Januari-Juni 2021 sudah ada 45 outlet Crispyku Fried Chicken baru yang buka. 

Tentunya ada berbagai strategi dan persiapan yang dilakukan Alex agar bisnisnya tetap dapat bertahan bahkan bertumbuh di tengah pandemi. Ia menyebut, selama pandemi Crispyku Fried Chicken lebih memperkuat sistem manajemen, seperti mempermudah pemesanan bahan baku secara online, pengiriman bahan baku yang cepat dan terjamin aman, dan layanan bantuan yang selalu stand by selama 8 jam kerja.

Bahkan Alex masih tetap menggelontorkan modal usaha untuk menjalankan berbagai promosi, baik melalui media sosial, website, hingga YouTube.

Menurutnya, bisnis waralaba fried chicken masih menjadi salah satu pilihan yang sering diambil oleh masyarakat akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang ingin memiliki pemasukan tambahan imbas pandemi Covid-19.

Selain karena jumlah investasinya yang tak terlalu besar, potensi pasar di Indonesia yang sangat gemar menyantap fried chicken menjadi pertimbangan utama memilih bisnis satu ini.

Crispyku Fried Chicken. (Dok. Istimewa)
Crispyku Fried Chicken. (Dok. Istimewa)

"Karena fried chicken itu makanan rakyat. Masyarakat Indonesia itu sangat suka ayam goreng. Jadi tak heran kalau di mana pun kita buka pasti banyak pembelinya," ujar pria yang terbiasa berbagi inspirasi melalui channel YouTube Crispyku Fried Chicken tersebut.

Misalnya belum lama ini ia menyebut mitra yang grand opening di Pandeglang bisa habis 45 ekor ayam dalam satu hari. Kemudian juga mitra yang grand opening di Jembatan Besi, Jakarta bisa habis 25 ekor ayam satu hari.

Hal senada pun diungkap oleh Pinkan, mantan karyawati yang kini memilih menjalani bisnis fried chicken di Kayuringin, Bekasi. "Makanan yang enggak ngebosenin itu ayam. Ayam goreng juga jenis makanan yang dicari karena kebutuhan, bukan karena tren. Apalagi sekarang olahan ayam goreng makin banyak variannya. Ada geprek, sambal matah, penyet, dan lainnya. Jadi karena kebutuhan pokok orang-orang, makanya saya pilih bisnis ayam goreng," terangnya.

Lebih lanjut, Alex pun mendorong masyarakat Indonesia agar lebih aktif mengalokasikan dana yang dipunya untuk berinvestasi di sektor bisnis waralaba kuliner. Apalagi konsep bisnis waralaba sangat mudah dijalankan mengingat franchisee tak perlu mempersiapkan apa pun selain tempat usaha. Karena mulai dari bahan baku, SOP, hingga materi promosi sudah dipersiapkan oleh franchisor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot Banting Setir Jualan Bubur Sejak Pandemi, Perjuangan Keras Membuahkan Hasil Gemilang

Pilot Banting Setir Jualan Bubur Sejak Pandemi, Perjuangan Keras Membuahkan Hasil Gemilang

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 16:42 WIB

3 Pilihan Bisnis, Franchise Roti O, Roti Boy atau Roti Ropi

3 Pilihan Bisnis, Franchise Roti O, Roti Boy atau Roti Ropi

Bisnis | Senin, 22 Maret 2021 | 10:54 WIB

Wajib Coba! 5 Ayam Cepat Saji Langganan Mahasiswa Jogja

Wajib Coba! 5 Ayam Cepat Saji Langganan Mahasiswa Jogja

Your Say | Jum'at, 19 Maret 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB