Kamrussamad: Vaksinasi Sasaran Keluarga Sangat Penting Selamatkan Generasi Penerus

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 Juli 2021 | 12:57 WIB
Kamrussamad: Vaksinasi Sasaran Keluarga Sangat Penting Selamatkan Generasi Penerus
Anggota Komisi XI Keuangan & Perbankan dari Fraksi Gerindra Kamrussamad.

Suara.com - Vaksinasi yang dilakukan saat ini bukan hanya untuk menyelamatkan ekonomi, tetapi vaksinasi juga mengedapankan untuk meningkatkan kesehatan bagi masyarakat.

Anggota Komisi XI Keuangan & Perbankan dari Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, selama ini pihaknya selalu mengedapankan perkembangan ekonomi namun ada hal yang sangat penting yaitu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) terutama bagi anak-anak.

“Sekarang kita bukan lagi bicara masalah pertumbuhan ekonomi tapi bagaimana kita juga harus bicara tentang anak-anak yang banyak menjadi yatim piatu karena orang tuanya terjangkut covid-19,” kata Kamrussamad, Jumat (30/7/2021).

Dia mencontohkan, seperti yang terjadi di Kutai Barat, seorang anak berusia 10 tahun harus melakukan isoman seorang diri sedangkan ayah dan ibunya sudah meninggal dunia karena terjangkit Covid-19.

Hal tersebut harusnya menjadi perhatian utama. Selain itu ada juga di Madiun dimana ada juga karena ayah dan ibunya sudah meninggal sedangkan putra putrinya tiga orang yang harus menjadi perhatian khusus.

Menurutnya, anak-anak yang fatherless atau motherless tersebut dinilai butuh perhatian dan perlindungan negara, terutama mereka yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Kehilangan kedua orang tua secara tragis memberi tekanan yang tidak ringan terutama pada anak usia balita dan remaja. Sebagian anak tiba-tiba harus menanggung beban hidup sepeninggalan orang tua.

Anak-anak tersebut perlu dukungan psikologis untuk memulihkan traumatiknya. Selain itu perlu jaminan mereka mendapatkan kehidupan yang layak, bantuan pendidikan agar tidak putus sekolah, dan perlindungan agar tidak menjadi korban kekerasan orang dewasa.

Termasuk perlindungan agar anak-anak tersebut tidak menjadi korban perdagangan, adopsi ilegal dan pernikahan di bawah umur.

baca juga

Di sisi lain, anak-anak yang masih memiliki orang tua lengkap pun juga dibayangi oleh potensi gangguan pada masa depannya akibat pandemi. Itu dipicu oleh menurunnya gizi keluarga, kekerasan dalam keluarga yang meningkat, perceraian orang tua, termasuk tekanan belajar daring yang akan terus berlangsung entah sampai kapan.

“Oleh karena itu, vaksinasi bagi anak-anak juga menjadi sangat penting, dan saya sangat menyambut baik aksi vaksinasi untuk anak-anak dan keluarga ini,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Dapat Bantuan Rp2,5 Miliar hingga Ambulans untuk Program Vaksinasi Merdeka

Polda Metro Dapat Bantuan Rp2,5 Miliar hingga Ambulans untuk Program Vaksinasi Merdeka

News | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:54 WIB

Ramai Isu Vaksin Covid-19 Ada Microchip, Peneliti AstraZeneca Indra Rudiansyah Buka Suara

Ramai Isu Vaksin Covid-19 Ada Microchip, Peneliti AstraZeneca Indra Rudiansyah Buka Suara

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:15 WIB

CDC: Orang Divaksin Penuh Tetap Perlu Tes Covid-19 Jika Kontak Dekat Pasien Corona

CDC: Orang Divaksin Penuh Tetap Perlu Tes Covid-19 Jika Kontak Dekat Pasien Corona

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×