Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:38 WIB
Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan mandatori E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028. [Antara]
Baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil menyatakan swasembada energi hanya tercapai melalui terobosan nyata, bukan target administratif semata.
  • Indonesia harus mengatasi sumur minyak tua yang tidak produktif dengan intervensi teknologi dan mempercepat eksekusi sumur dalam POD.
  • Pemerintah akan membuka 110 blok migas baru dan keberhasilan RDMP Balikpapan mengurangi impor solar secara signifikan pada 2026.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa swasembada energi tidak bisa dicapai hanya lewat target administratif. Menurutnya, kemandirian energi membutuhkan langkah konkret dan terobosan nyata.

"Teman-teman semua, jangan pernah kita bermimpi akan menjadi swasembada energi kalau tidak kita melakukan terobosan. Dan para impor (energi) ini adalah yang mendapatkan manfaat dari ketidakmampuan kita untuk bagaimana mendorong swasembada," ujar Bahlil seperti dikutip Kamis (19/2/2026).

Ia menyoroti ketergantungan impor energi sebagai bukti bahwa Indonesia belum serius mendorong kemandirian. Salah satu tantangan utama, kata dia, adalah banyaknya sumur minyak tua yang tidak lagi produktif.

Fasilitas Minyak dan Gas Milik MedcoEnergi. [Dok MEDC).
Fasilitas Minyak dan Gas Milik MedcoEnergi. [Dok MEDC).

"Sumur-sumur tua ini mau tidak mau kita harus intervensi lewat teknologi. Tidak ada cara lain dari total 39.000 sumur sampai 40.000 sumur kita itu yang beroperasi hanya 17.000 sampai 18.000 sumur. Selebihnya idle weld karena udah tua nah ini kita kerja samakan," jelasnya.

Selain revitalisasi sumur tua, Kementerian ESDM juga akan mempercepat eksekusi sumur-sumur yang telah masuk dalam plan of development (POD).

Pemerintah bahkan bersiap membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas (migas) baru guna memperkuat pasokan energi nasional.

Bahlil menekankan bahwa percepatan eksekusi proyek, investasi teknologi, serta kemitraan strategis antara pemerintah dan swasta harus berjalan beriringan jika ingin keluar dari ketergantungan impor.

Ia juga mencontohkan beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026 sebagai langkah konkret menuju swasembada.

"Beroperasinya RDMP Balikpapan menghasilkan 5 juta kiloliter (KL) bensin dan 3,9 juta KL solar, maka tahun (2026) ini dengan program B40 tidak lagi kita melakukan impor solar dan ini pertama kalinya dalam sejarah peradaban bangsa kita," pungkasnya.

Baca Juga: Prabowo Klaim Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp600 Triliun dari AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI