Kendaraan Listrik Jadi Tren, Produsen Nikel Ini Targetkan Laba Bersih 263 Persen

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 01 Agustus 2021 | 09:36 WIB
Kendaraan Listrik Jadi Tren, Produsen Nikel Ini Targetkan Laba Bersih 263 Persen
Ilustrasi pertambangan nikel. [Shutterstock]

Suara.com - PT PAM Mineral Tbk (NICL) diprediksi berhasil membukukan penjualan senilai Rp 195,44 miliar dan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp 28,45 miliar berdasarkan laporan keuangan interim Desember 2020.

Kondisi itu jauh lebih baik dibandingkan dengan kinerja perseroan di tahun 2019, yang mana saat itu perseroan masih mencatatkan kerugian komprehensif sebesar Rp14,07 miliar di tahun 2019.

Perseroan mencatatkan laba usaha sebesar Rp 33,57 miliar hingga bulan Desember 2020 dibandingkan rugi usaha sebesar Rp 16,5 miliar pada bulan Desember 2019.

“Kenaikan laba usaha yang cukup signifikan tersebut disebabkan kenaikan pendapatan penjualan dari anak perusahaan, IBM yang cukup signifikan. Perseroan optimis penjualan nikel maupun laba usaha konsolidasi akan meningkat tajam pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya” jelas Ruddy Tjanaka, Direktur Utama PAM Mineral dalam keterangan persnya, Minggu (1/8/2021).

Dari sisi penjualan, volume penjualan diproyeksikan mencapai 1.800.000 metric ton (MT) pada tahun ini, naik 87,04 persen dari realisasi penjualan pada 2020 sebesar 695.034 metric ton.

“Sedangkan pada tahun ini, Perseroan menargetkan meraup laba bersih sebesar Rp103 miliar, meroket sebesar 263,46 persen dari laba bersih konsolidasi tahun 2020 yang diprediksikan sebesar Rp 28,45 miliar” tambah Ruddy Tjanaka.

PAM Mineral merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral nikel, yang memiliki anak usaha bernama PT Indrabakti Mustika (IBM). Bijih nikel perseroan maupun anak perusahaan, IBM memiliki kadar Ni antara 1,4 persen hingga 1,8 persen.

IBM memiliki lahan konsesi pertambangan nikel di Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Lahan tersebut merupakan lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi seluas 576 hektare (ha). Sedangkan perseroan memiliki lahan konsesi pertambangan nikel di Desa Buleleng, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Lahan tersebut merupakan lahan IUP operasi produksi seluas 198 ha.

Area potensi nikel dari IUP perseroan seluas 198 ha sudah seluruhnya dieksplorasi, dimana seluas 47 ha sudah dilakukan tertambang. Sedangkan sisanya belum dilakukan penambangan.

baca juga

Sementara itu, area potensi nikel dari IUP IBM adalah seluas ±450 ha, dimana area yang sudah tertambang dan terganggu (area IUP yang sudah dibuka atau landclearing, namun belum dilakukan penambangan) seluas 15 ha. Dengan rincian, area tertambang Utara seluas 10 ha dan Selatan seluas 5 ha. Area yang belum ditambang dari IUP IBM seluas 435 ha.

Ruddy optimis bisnis nikel ke depan cukup menjanjikan, seiring dengan tingginya permintaan bijih nikel di pasar domestik serta kecenderungan harga nikel yang semakin meningkat.

Terlebih, pemerintah sedang mengembangkan industri dan ekosistem kendaraan listrik melalui pembentukan holding BUMN baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC), yang bekerjasama dengan produsen mobil listrik dunia, LG Chem (Korea) dan CATL (China).

Pabrik baterai tersebut ditargetkan untuk mulai beroperasi pada 2023. Karena itu, nikel berkadar rendah akan banyak dibutuhkan untuk campuran dengan jenis logam Cobalt sebagai bahan baku baterai. Di sisi lain, permintaan bijih nikel berkadar tinggi juga terus meningkat, terutama karena adanya industri pengolahan atau smelter.

Dengan eksplorasi yang terus menerus dilakukan, Perseroan berkeyakinan bahwa ke depan Perseroan dan anak perusahaan dapat memiliki sumberdaya 28 juta ton lebih bijih nikel. Dari 28 juta bijih nikel tersebut, lanjut Ruddy, tidak semua memiliki kadar tinggi namun juga terdapat bijih nikel dengan kadar rendah. Selain bijih nikel kadar tinggi, Perseroan saat ini juga telah melakukan penjualan bijih nikel kadar rendah ke smelter yang ada.

Untuk rencana jangka pendek, perseroan akan memenuhi target sebanyak 1.800.000 MT bijih nikel sesuai Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB). Untuk jangka menengah dan panjang, perseroan memiliki strategi menambah cadangan dengan cara mengakuisisi ataupun mencari tambang baru. Dengan demikian, pertumbuhan kinerja perseroan bisa lebih tinggi lagi ke depannya.

Baru-baru ini, PT PAM Mineral Tbk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas sebanyak dua miliar saham kepada publik. Besaran saham itu setara dengan 20,7 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dengan harga IPO sebesar Rp 100 per saham, perseroan menerima dana segar Rp 200 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Terima Bantuan Oksigen dari Perusahaan Smelter Nikel VDNI-OSS

Pemerintah Terima Bantuan Oksigen dari Perusahaan Smelter Nikel VDNI-OSS

Bisnis | Rabu, 21 Juli 2021 | 15:42 WIB

Reaksioner Negara Indonesia Terhadap Polemik Pertanian Tanah Air

Reaksioner Negara Indonesia Terhadap Polemik Pertanian Tanah Air

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:38 WIB

Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara

Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara

Bisnis | Jum'at, 25 Juni 2021 | 06:43 WIB

Perusahaan Nikel Asal China Ungkap Pengalaman Investasi di Indonesia

Perusahaan Nikel Asal China Ungkap Pengalaman Investasi di Indonesia

Kaltim | Minggu, 23 Mei 2021 | 06:52 WIB

Pengawas Tambang Nikel PT VDNI Ditikam Anak Buah Sampai Meninggal

Pengawas Tambang Nikel PT VDNI Ditikam Anak Buah Sampai Meninggal

Sulsel | Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:10 WIB

Daerah Penghasil Nikel, Bupati Ini Ogah Pakai Mobil Bahan Bakar Minyak

Daerah Penghasil Nikel, Bupati Ini Ogah Pakai Mobil Bahan Bakar Minyak

Sulsel | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:25 WIB

Kasus Nikel, Pemerintah Siapkan Segala Hal untuk Lawan Gugatan Uni Eropa

Kasus Nikel, Pemerintah Siapkan Segala Hal untuk Lawan Gugatan Uni Eropa

Bisnis | Senin, 22 Maret 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×