Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Pengendalian Polusi Udara Perlu Dilakukan Pemerintah Secara Menyeluruh

Iwan Supriyatna

Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:52 WIB
Pengendalian Polusi Udara Perlu Dilakukan Pemerintah Secara Menyeluruh
Kondisi udara di Jakarta. [Shutterstock]

Suara.com - Penanganan polusi udara bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga berdampak terhadap aspek-aspek lain termasuk produktivitas masyarakat dalam sektor ekonomi.

Atas pertimbangan tersebut, Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu mengatakan, pengendalian polusi udara perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak bisa dilakukan secara sebagian.

“Pengendalian secara menyeluruh, tidak bisa parsial. Misal, sumber transportasi saja satu, yang lain seolah ditinggalkan. Kita harus bicara pengendalian secara holistik, sumber pencemaran semuanya harus diperhatikan,” ujar Bondan, dalam video yang diunggah akun instagram Bicara Udara, ditulis Kamis (26/8/2021).

Bondan mengungkapkan, perlu ada kebijakan nyata dari pemerintah untuk mengendalikan sumber pencemaran secara nyata dan berdasarkan data scientific yang terukur. Menurutnya, ketika pemerintah tahu dampak kesehatan dari polusi udara sangat krusial, maka peraturan-peraturan terkait harus direvisi.

“Karena mengingat dampak polusi udara terhadap kesehatan sangat riskan dan sangat jelas perhitungannya, dari jumlah kematian sampai kerugian ekonomi,” ucapnya.

Dikatakan Bondan, di negara global sudah diperhitungkan kenaikan polusi udara akan berdampak pada risiko kematian karena Covid-19 dan sudah banyak penelitian yang mendukung.

Ia menyatakan, hal tersebut bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk memprioritaskan perbaikan kebijakan mengenai pengendalian polusi udara.

“Harusnya itu sudah jadi pertimbangan, ketika bicara kesehatan, khususnya dampak kesehatan dari polusi udara, itu harus menjadi pertimbangan untuk melakukan perbaikan kebijakan dan menjadikan itu sebagai prioritas,” terangnya.

Lebih jauh lagi, Bondan menyebutkan, pengendalian udara sangat penting karena berkaitan dengan kesehatan dan dampak perekonomian bagi masyarakat. Ia pun mengajak generasi saat ini untuk terus mengawal kebijakan pemerintah serta memperjuangkan udara bersih bebas polusi.

baca juga

“Mengapa udara penting, karena kita bernapas setiap hari. Kita tidak bisa melindungi diri dari polusi udara menggunakan masker bahkan purifier setiap hari, apakah semua orang punya kemewahan seperti itu. Untuk mengendalikan polusi udara, sumbernya yang harus dikendalikan, bukan kitanya yang harus beradaptasi,” pungkasnya.

Komunitas Bicara Udara sendiri adalah saluran untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih dan usaha untuk membantu mengurangi polusi udara.

Bukan hanya Bondan Andriyanu, dalam akun instagram Bicara Udara, beberapa ahli dan pegiat lingkungan juga menyampaikan gagasannya terkait polusi udara dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, ekonomi serta sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Lidah Mertua, Bantu Menyerap Polusi Udara hingga Pembasmi Kanker

5 Manfaat Lidah Mertua, Bantu Menyerap Polusi Udara hingga Pembasmi Kanker

Lifestyle | Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:00 WIB

Polusi Udara di Jakarta Meningkat saat PPKM

Polusi Udara di Jakarta Meningkat saat PPKM

Foto | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:12 WIB

Tak Hanya Pernapasan, Polusi Udara Juga Sebabkan Masalah di Otak

Tak Hanya Pernapasan, Polusi Udara Juga Sebabkan Masalah di Otak

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 13:26 WIB

Terkini

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:52 WIB

Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!

Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:43 WIB

Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga

Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:29 WIB

×