Pasar Saham Asia Terpantau Beragam Awal Pekan Ini, Simak Rekomendasi Analis

M Nurhadi

Senin, 06 September 2021 | 09:01 WIB
Pasar Saham Asia Terpantau Beragam Awal Pekan Ini, Simak Rekomendasi Analis
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Awal pekan ini, pasar saham Asia terpantau beragam bersamaan laporan penggajian (payrolls) AS yang mengecewakan mengisyaratkan otoritas moneter AS akan menjaga kebijakan sangat longgar lebih lama. Selain itu, hal ini juga mengaburkan prospek pertumbuhan global dan inflasi.

Liburan hari buruh di Amerika Serikat juga mengakibatkan transaksi kurang bergairah dan membuat indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik yang lebih luas di luar Jepang tetap datar di awal perdagangan.

Indeks acuan Nikkei Jepang naik 1,7 persen, tetapi indeks KOSPI Korea Selatan turun 0,1 persen. Indeks berjangka Nasdaq hampir tidak berubah, sementara indeks berjangka S&P 500 turun 0,1 persen.

Investor masih menilai dampak dari laporan penggajian AS untuk Agustus yang menunjukkan peningkatan pekerjaan jauh lebih kecil dari yang diharapkan, tetapi juga kenaikan upah.

Selain itu, poin terakhir cukup untuk mendorong imbal hasil obligasi pemerintah yang bertenor lebih lama menjadi lebih tinggi dan mempertajam kurva imbal hasil.

Bahkan ketika pasar berspekulasi Federal Reserve mungkin mulai melakukan tapering (pengurangan pembelian aset) nanti.

"Ketenagakerjaan melambat tajam pada Agustus, dengan sedikit indikasi kenaikan pasokan tenaga kerja," kata ekonom Barclays Jonathan Millar.

"Ini menempatkan The Fed dalam kebingungan karena menyeimbangkan risiko pelambatan permintaan yang tajam terhadap pasokan dan inflasi yang ketat," tulis keterangan terkait.

“Kami masih memperkirakan Fed akan memberi sinyal tapering pada September, tetapi sekarang memperkirakan itu akan dimulai pada Desember, bukan November. Pelonggaran kuantitatif (QE) kemungkinan akan berakhir pada pertengahan 2022,” ujarnya lagi.

baca juga

Kenaikan imbal hasil obligasi 10-tahun AS menjadi 1,32 persen membatasi beberapa tekanan pada dolar dari angka penggajian yang buruk, meskipun indeksnya masih menyentuh level terendah satu bulan sebelum stabil di 92,128.

Dolar AS tetap melemah terhadap yen di 109,76, sementara euro menguat di 1,1881 dolar setelah mencapai tertinggi lima minggu di 1,1908 dolar pada Jumat (3/9/2021).

Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengadakan pertemuan kebijakan minggu ini dan sejumlah pembuat kebijakan telah menyerukan langkah mundur dalam program pembelian aset besar mereka, meskipun Presiden ECB Christine Lagarde telah terdengar lebih dovish.

“Kami memperkirakan ECB akan mengumumkan pengurangan laju PEPP (program pembelian darurat pandemi) kuartal keempat pada pertemuan September di belakang kondisi keuangan yang lebih longgar,” kata analis di TD Securities.

“Semua tuas kebijakan lainnya kemungkinan akan ditahan, dengan perkiraan inflasi direvisi naik tajam tahun ini dan tahun depan. Risiko komunikasi tinggi, dan Lagarde ingin menghindari terdengar terlalu hawkish, alih-alih menekankan 'kegigihan'," kata dia, dikutip via Antara.

Prospek dimulainya tapering Fed kemudian akan positif untuk emas yang tidak memberikan imbal hasil, yang berdiri di 1.826 dolar AS per ounce, setelah mencapai tertinggi sejak pertengahan Juni di 1.833,80 dolar AS.

Investor minyak lebih khawatir bahwa laju perekrutan tenaga kerja AS yang buruk akan menjadi hambatan pada permintaan dan harga minyak tergelincir.

Brent turun 65 sen menjadi 71,95 dolar AS per barel, sementara minyak mentah AS kehilangan 59 sen menjadi 68,70 dolar AS per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Transaksi Saham di BEI Anjlok 5,10 Persen Pada Pekan Lalu

Nilai Transaksi Saham di BEI Anjlok 5,10 Persen Pada Pekan Lalu

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 08:14 WIB

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Tekno | Senin, 06 September 2021 | 07:45 WIB

Kerugian J Resources Naik Hingga Semester I 2021

Kerugian J Resources Naik Hingga Semester I 2021

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 06:09 WIB

Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru, Saham BRI Layak Dikoleksi

Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru, Saham BRI Layak Dikoleksi

Jogja | Minggu, 05 September 2021 | 19:20 WIB

BRI Gunakan Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru

BRI Gunakan Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru

Jabar | Minggu, 05 September 2021 | 19:17 WIB

Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru, Saham BBRI Layak Dikoleksi

Dana Rights Issue untuk Sumber Pertumbuhan Baru, Saham BBRI Layak Dikoleksi

Banten | Minggu, 05 September 2021 | 19:09 WIB

Terkini

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

Kalbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×