Rupiah Perkasa, Kembali Tekan Nilai Terhadap Dolar, Pengamat: Efek Kasus COVID-19 Membaik

M Nurhadi

Senin, 06 September 2021 | 10:36 WIB
Rupiah Perkasa, Kembali Tekan Nilai Terhadap Dolar, Pengamat: Efek Kasus COVID-19 Membaik

Suara.com - Nilai tukar (kurs) rupiah pada awal pekan ini, Senin (6/9/2021) bergerak menguat, seiring data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang berada di bawah ekspektasi.

Hari ini, rupiah dibuka menguat 16 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.247 per dolar AS dibandingkan posisi pada hari penutupan perdagangan sebelumnya di angka Rp14.263 per dolar AS.

"Pada Jumat pekan lalu, data tenaga kerja AS, non farm payrolls, jauh di bawah ekspektasi pasar sehingga memberikan keraguan ke pasar soal waktu pelaksanaan kebijakan pengetatan moneter AS ke depan, baik tapering ataupun kenaikan suku bunga," kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra.

Ia berpendapat, keraguan itu berdampak pada pelemahan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya. Ia menilai rupiah mungkin berpeluang menguat terhadap dolar AS dengan sentimen tersebut.

"Ditambah dengan perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia yang terus membaik, juga membantu memberikan sentimen positif ke rupiah," ujar Ariston dikutip dari Antara.

Faktor domestik juga memberi pengaruhm seperti kasus COVD-19 ynang bertambah 5.403 sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,13 juta kasus.

Sementara, jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 392 kasus sehingga totalnya mencapai 135.861 kasus. 

Jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 10.191 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,84 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 155.519 kasus.

Terkait vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 66,78 juta orang dan vaksin dosis kedua 38,22 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

baca juga

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.200 per dolar AS hingga Rp14.230 per dolar AS dengan potensi resisten Rp14.300 per dolar AS.

Pada Jumat (3/9/2021) kemarin, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.263 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.273 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi Malaysia Heran Covid-19 di Indonesia Cepat Turun, Ini Jawaban Kemenkes

Politisi Malaysia Heran Covid-19 di Indonesia Cepat Turun, Ini Jawaban Kemenkes

News | Senin, 06 September 2021 | 10:32 WIB

Pasien COVID-19 Wisma Atlet Tersisa 778 Orang

Pasien COVID-19 Wisma Atlet Tersisa 778 Orang

Jakarta | Senin, 06 September 2021 | 10:17 WIB

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Rawat 778 Pasien Covid-19, BOR Tinggal 9 Persen

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Rawat 778 Pasien Covid-19, BOR Tinggal 9 Persen

News | Senin, 06 September 2021 | 09:44 WIB

Dokter Tidak Percaya Covid-19 di Enrekang Terancam Sanksi Pemecatan

Dokter Tidak Percaya Covid-19 di Enrekang Terancam Sanksi Pemecatan

Sulsel | Senin, 06 September 2021 | 09:22 WIB

Mengenal Varian Mu, Mungkinkah Semakin Banyak Varian Virus Corona Lain?

Mengenal Varian Mu, Mungkinkah Semakin Banyak Varian Virus Corona Lain?

Health | Senin, 06 September 2021 | 09:29 WIB

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Health | Senin, 06 September 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×