Politisi Malaysia Heran Covid-19 di Indonesia Cepat Turun, Ini Jawaban Kemenkes

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 06 September 2021 | 10:32 WIB
Politisi Malaysia Heran Covid-19 di Indonesia Cepat Turun, Ini Jawaban Kemenkes
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI menjawab politisi ucapan Partai Aksi Demokratik (DAP) Malaysia Lim Kit Siang yang meragukan penurunan kasus Covid-19 di Indonesia.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penurunan kasus di Indonesia memang terjadi dan bisa dilihat dari data.

"Tentunya angka yang ada saat ini benar-benar menunjukkan penurunan laju penularan Covid-19 yang bisa kita ukur melalui penurunan kasus konfirmasi positif, keterisian tempat perawatan, kasus kematian," ujarnya.

Nadia menegaskan, ini bukan data di atas kertas semata, namun bisa dibuktikan langsung ke tempat-tempat perawatan Covid-19.

"Dan ini bisa dicek langsung ke lapangan dan ke masyarakat," katanya.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena kerja sama seluruh pihak dalam menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga leveling saat ini.

"Itu terjadi terutama kebijakan PPKM, tapi yang penting adalah dukungan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk juga para ahli," ucap Nadia.

Sebelumnya, Lim Kit Siang heran dengan penurunan kasus Covid-19 di Indonesia turun lebih cepat dari Malaysia, padahal populasi mereka lebih kecil dari Indonesia.

Ia mempertanyakan, bisakah Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin melakukan hal serupa. Malaysia telah mengalami lonjakan kasus sejak bulan lalu, di mana tingkat rata-rata kasus harian lebih dari 20.000 kasus selama lebih dari empat minggu terakhir.

baca juga

“Bisakah menteri kesehatan yang baru, Khairy Jamaluddin, menjelaskan mengapa selama 16 hari berturut-turut, Indonesia telah mengurangi kasus baru Covid-19 hariannya menjadi kurang dari Malaysia, bahkan kurang dari setengahnya?” kata Lim dikutip dari Malay Mail.

“Ini bukan mencari-cari kesalahan tetapi mencari cara untuk meningkatkan penanganan kita terhadap pandemi Covid-19 sehingga memenangkan perang melawannya,” imbuh pemimpin Democratic Action Party (DAP) itu.

Menurut Lim, vaksinasi saja tidak akan membantu menyelesaikan masalah Covid-19 di Malaysia. Ia mencatat bahwa Malaysia saat ini menjadi salah satu negara dengan penanganan wabah virus Corona terburuk di dunia.

Kasus baru di negeri Jiran tersebut telah mencapai 572,43 per satu juta penduduk. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia yang 37,40 per satu juta penduduk, Filipina 126,95 per satu juta penduduk, dan Myanmar 61,27 per satu juta penduduk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Rawat 778 Pasien Covid-19, BOR Tinggal 9 Persen

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Rawat 778 Pasien Covid-19, BOR Tinggal 9 Persen

News | Senin, 06 September 2021 | 09:44 WIB

Dokter Tidak Percaya Covid-19 di Enrekang Terancam Sanksi Pemecatan

Dokter Tidak Percaya Covid-19 di Enrekang Terancam Sanksi Pemecatan

Sulsel | Senin, 06 September 2021 | 09:22 WIB

Mengenal Varian Mu, Mungkinkah Semakin Banyak Varian Virus Corona Lain?

Mengenal Varian Mu, Mungkinkah Semakin Banyak Varian Virus Corona Lain?

Health | Senin, 06 September 2021 | 09:29 WIB

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Health | Senin, 06 September 2021 | 08:20 WIB

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19, Kenali Efek Sampingnya!

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19, Kenali Efek Sampingnya!

Health | Senin, 06 September 2021 | 08:06 WIB

Terus Turun, Kasus Aktif COVID-19 di Garut Tersisa 154 Orang

Terus Turun, Kasus Aktif COVID-19 di Garut Tersisa 154 Orang

Jabar | Senin, 06 September 2021 | 07:30 WIB

Pulau Pitcairn di Pasifik Selatan, Wilayah yang Bebas COVID-19

Pulau Pitcairn di Pasifik Selatan, Wilayah yang Bebas COVID-19

Video | Senin, 06 September 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

×