Kementan Dorong 2.000 Petani Milenial Pacu Sektor Pertanian

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 10 September 2021 | 06:33 WIB
Kementan Dorong 2.000 Petani Milenial Pacu Sektor Pertanian
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, dalam "Dukungan Kementerian Pertanian Bagi Petani Milenial", Desa Cipendawa, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021). (Dok: Kementan)

Suara.com - Demi mencetak petani muda, Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak.  Lebih dari 2.000 petani milenial kini memiliki wadah, Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA). Penumbuhan petani milenial harus terus didorong secara masif dengan mengoptimalkan peran mereka untuk memacu sektor pertanian semakin melesat hebat.

"Petani milenial berperan penting dalam mendorong pengembangan jejaring usaha di wilayahnya. Saat ini telah terdata lebih dari 2.000 petani milenial yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia," kata Mentan, Syahrul Yasin Limpo, dalam "Dukungan Kementerian Pertanian Bagi Petani Milenial", Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021).

Syahrul mengatakan, penguatan peran petani milenial di seluruh Indonesia dimaksudkan untuk mengkoordinasikan informasi dan program-program pembangunan di setiap kabupaten dengan cepat.

Ia berharap, dengan dukungan penuh, lembaganya dan penandatanganan kerja sama antara petani milenial dengan mitra usaha dan perbankan akan mempercepat resonansi dan penguatan petani milenial, serta mendorong regenerasi petani milenial yang adaptif terhadap teknologi, mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian yang terstandarisasi, modern, dan marketable.

“ Hari ini, saya bersama jajaran Kementan dan Wakil Bupati Cianjur, mencoba memastikan petani muda kita betul-betul beraktivitas di lapangan dengan suport dari berbagai pihak, termasuk dari BUMN, Bank Indonesia dan Telkom dengan sentuhan teknologi digital," ujar Mentan.

Menurutnya, petani milenial saat ini, tidak hanya berproduksi di ladang dan menghasilkan varietas baru, tetapi juga sudah mampu melakukan pemasaran produk dengan baik serta mempersiapkan market yang terkoneksi secara digital, bahkan menembus pasar ekspor.

Mentan berharap, 71 persen petani tua di Indonesia ke depan secara perlahan bisa diorientasikan, sehingga petani muda yang saat ini berjumlah 20 persen dapat semakin bertambah besar.

“Dalam 5 tahun, kita akan mencetak 2,5 juta petani milenial. Salah satu caranya dengan melakukan pelatihan wirausaha pertanian bagi petani milenial yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani, terutama dalam melakukan pengembangan usaha melalui akses KUR dari perbankan, serta optimalisasi kegiatan agribisnis," tutur SYL.

Mentan mengapresiasi secara khusus Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), atas dukungan terhadap penumbuhan kewirausahaan untuk petani milenial dengan peningkatan kapasitas, baik dalam bentuk pelatihan maupun pendidikan vokasi.

baca juga

Mentan mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal Tanaman Pangan yang dalam kesempatan ini memberikan bantuan bibit ubi jalar varietas lokal rancing 10.000 stek dan pupuk untuk P4S Bumi Mazarie, bantuan untuk Kabupaten Cianjur berupa benih kedelai senilai Rp15.879.250.000,00, kacang tanah senilai Rp113.100.000,00, kacang hijau senilai Rp82.312.500,00, ubi kayu senilai Rp336.000.000,00.

Apresiasi juga kepada Direktur Jenderal Hortikultura yang memberikan bantuan kawasan aneka cabai, bawang merah, pisang, kawasan tanaman obat, fasilitas pascapanen dan pengolahan cabai dan bawang merah, fasilitas pascapanen dan pengolahan hortikultura lainnya, prasarana pascapanen produk hortikultura senilai Rp2.851.663.000,00 serta fasilitasi KUR dari Bank BRI, BNI, Mandiri dan Jasindo dan bank yang lainnya pada tahun 2021 di Kabupaten Cianjur yang telah digelontorkan Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) sebesar Rp131.837.020.000,00.

"Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada saudara-saudara yang telah bekerja keras untuk meningkatkan kapasitas petani umumnya dan petani milenial khususnya, serta menumbuhkembangkan pengusaha pertanian yang maju, mandiri dan modern. Yakinlah bahwa pertanian itu menguntungkan, juga penggerak ekonomi, menghadirkan nutrisi untuk keluarga. Bertani itu keren!" tutur Mentan.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menambahkan, dalam sektor pertanian, peluang keterlibatan generasi muda sangat besar mengingat Indonesia mengalami bonus demografi yang dicirikan dengan dominannya jumlah penduduk usia produktif.

"Generasi milenial tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga memiliki kreativitas dalam segala aspek kehidupan," ujar Dedi.

Oleh karena itu, generasi milenial diharapkan dapat menciptakan peluang baru bisnis pertanian seiring dengan kebutuhan di masyarakat dan perkembangan teknologi yang semakin mutakhir.

Untuk menggaet bonus demografi generasi milenial, Kementan telah mengukuhkan 2.000 DPM/DPA yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia untuk meningkatkan peran generasi muda dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian.

DPM dan DPA memiliki bidang usaha yang sangat bervariasi seperti budidaya hortikultura, budidaya tanaman pangan, budidaya ternak, pengolahan hasil pertanian, peternakan, perkebunan, jasa alat mesin pertanian hingga agro-eduwisata.

"Keberhasilan usaha dari DPM dan DPA diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi milenial untuk terjun berusaha di bidang pertanian dan berkontribusi nyata dalam pembangunan pertanian," harap Dedi.

Menurut Dedi, upaya penguatan kapasitas DPM/DPA dan petani milenial terus dilakukan melalui berbagai pelatihan untuk meningkatkan hardskill maupun softskill petani milenial yang dilaksanakan oleh BPPSDMP.

Selain itu, dalam rangka melakukan regenerasi, Dedi menerangkan pihaknya juga mengintensifkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) di Cianjur. Dedi menilai saat ini pertanian sangat terbuka untuk semua usia.

"Semakin muda semakin kuat, semakin enerjik, semakin kritis, makin apik kerjanya," tutur Dedi.

Ia melanjutkan, pertanian dengan semangat baru harus diluncurkan. Seperti membangun perilaku baru dan behaviour anak muda untuk mendapatkan pendapatan yang jauh lebih baik dari bidang pertanian. "Bicara regenerasi petani program YESS-lah solusinya, bicara pertanian generasi mudalah jawabannya," tegas Dedi.

Pada kesempatan itu Dedi mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan yang luar biasa kepada petani milenial dan petani andalan yang berkomitmen menumbuhkembangkan pengusaha pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspose Tanaman Hias di Cianjur, Mentan: Industri Florikultura Perlu Dukungan Inovasi

Ekspose Tanaman Hias di Cianjur, Mentan: Industri Florikultura Perlu Dukungan Inovasi

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 17:54 WIB

Mentan Dukung Pembangunan Lido World Garden sebagai Agro Eduwisata Terbesar Asia Tenggara

Mentan Dukung Pembangunan Lido World Garden sebagai Agro Eduwisata Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 08 September 2021 | 16:01 WIB

Irigasi Jadi Kunci Sukses Budidaya Pertanian di Ponorogo

Irigasi Jadi Kunci Sukses Budidaya Pertanian di Ponorogo

Bisnis | Selasa, 07 September 2021 | 21:23 WIB

Presiden Jokowi Pastikan Persyaratan KUR Pertanian Semakin Dipermudah

Presiden Jokowi Pastikan Persyaratan KUR Pertanian Semakin Dipermudah

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 21:10 WIB

Presiden Jokowi Minta Syarat Kredit Usaha Rakyat bagi Petani Dipermudah

Presiden Jokowi Minta Syarat Kredit Usaha Rakyat bagi Petani Dipermudah

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 20:07 WIB

Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Senator Papua Apresiasi Kerja Kementan

Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Senator Papua Apresiasi Kerja Kementan

Bisnis | Minggu, 05 September 2021 | 19:30 WIB

Terkini

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 15:14 WIB

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 15:12 WIB

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:11 WIB

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Bogor | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

×