alexametrics

Kerjakan Proyek Kabel Jaringan Banten-Jatim, WIFI Dapat Kredit Rp256,5 Miliar Dari BNI

M Nurhadi
Kerjakan Proyek Kabel Jaringan Banten-Jatim, WIFI Dapat Kredit Rp256,5 Miliar Dari BNI
Proyek kabel jaringan WIFI di rel kereta api (Solusi Sinergi Digital)

Kredit yang digelontorkan Bank BUMN tersebut tidak main-main, yakni mencapai Rp256,5 Miliar atau sebesar 63% dari nilai proyek, dari asumsi total biaya royek senilai Rp407,2 M

Suara.com - Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), yakni PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) mendapatkan pembiayaan kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)terkait pembangunan proyek infrastruktur jaringan serat optik di Pulau Jawa.

Kredit yang digelontorkan Bank BUMN tersebut tidak main-main, yakni mencapai Rp256,5 Miliar atau sebesar 63% dari nilai proyek, dari asumsi total biaya royek senilai Rp407,2 Miliar.

Pinjaman ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan serat optik pada sepanjang rel rel kereta api mulai dari Banten hingga Jawa Timur.

CEO perusahaan tersebut, Hermansjah Haryono menuturkan, dukungan BNI itu mempercepat pengerjaan proyek khususnya di kabupaten maupun kota tier-2 dan tier-3 dengan akses internet terbatas.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Kredit UMKM Ditingkatkan Jadi 30 Persen di 2024

“Kami juga optimis rencana untuk penyelesaian keseluruhan jaringan sepanjang 2800 km ini dapat kami akselerasi sampai akhir tahun 2021. Selain menghadirkan koneksi internet yang berkualitas namun terjangkau bagi masyarakat dan pelaku UMKM, dari sisi bisnis kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan misi untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia," ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Sejak 2019,pembangunan serat optik 144 core di sepanjang rel kereta api sudah dibangun sepanjang 2.800 km, atau lebih dari 500 stasiun yang terletak di 9 daerah operasional PT KAI.

Pengembangan ini didesain untuk meningkatkan jaringan infrastruktur data yang sangat cepat, stabil dengan latency yang rendah di pulau Jawa yang dapat memfasilitasi konektivitas internet dengan kapasitas bandwidth sangat besar.

Pada September ini, perseroan masih berkutat dengan finalisasi tahap awal penggelaran jaringan serat optik di ruas Jakarta - Cikarang - Bandung maupun Jakarta - Bogor.

Proyek dengan panjang mencapai 180 km ini ditargetkan rampung pada akhir September tahun ini.

Baca Juga: Jaga Kinerja Positif, Dirut BRI Terpilih sebagai Best CEO

Terbaru, perusahaan tersebut bekerja sama dengan perusahaan infrastruktur telekomunikasi PT Prasetia Dwidharma dan perusahaan infrastruktur perkeretaapian PT Sarida Utama yang tergabung dalam Konsorsium Prasetia dan Sarida dalam proyek serat jaringan.