Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang

M Nurhadi

Selasa, 24 Februari 2026 | 07:59 WIB
Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Presiden Trump mengancam mitra dagang dengan tarif lebih tinggi menyusul pembatalan tarif darurat oleh Mahkamah Agung AS.
  • Sebagai respons, Trump menerapkan tarif impor sementara 15% dan berencana menggunakan landasan hukum perdagangan yang lebih kuat.
  • Uni Eropa menunda pemungutan suara kesepakatan dagang sementara pasar saham global ditutup melemah signifikan.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara mitra dagang agar tidak membatalkan kesepakatan yang baru saja dinegosiasikan.

Ancaman ini muncul sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif daruratnya baru-baru ini.

Melalui serangkaian unggahan di media sosial Truth Social pada Senin (23/2/2026), Trump menegaskan bahwa jika ada negara yang mencoba "bermain api" dengan memanfaatkan putusan hukum tersebut, ia tidak segan untuk menghantam mereka dengan bea masuk yang jauh lebih tinggi dan aturan perdagangan yang lebih agresif.

Meskipun Mahkamah Agung membatalkan tarifnya yang berbasis International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), Trump mengeklaim putusan tersebut justru memperkuat posisinya untuk menggunakan landasan hukum lain.

  • Peralihan UU Dagang: Trump berencana menggunakan otoritas hukum lain yang menurutnya bisa digunakan dengan cara yang lebih "bertenaga dan menjengkelkan" namun memiliki kepastian hukum yang lebih kuat dibandingkan tarif sebelumnya.
  • Kenaikan Tarif Global: Trump telah menaikkan bea masuk impor sementara dari 10% menjadi 15% (batas maksimum yang diizinkan) di bawah Pasal 122 Undang-Undang Perdagangan 1974. Aturan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada Selasa pukul 00:01 waktu setempat.
  • Biaya Lisensi: Presiden AS tersebut juga melontarkan gagasan untuk mengenakan "biaya lisensi" baru bagi mitra dagang, meski detail teknis mengenai skema ini belum dirincikan.

Dampak Global: Uni Eropa Menunda Kesepakatan

Reaksi internasional terhadap gertakan Trump mulai terlihat nyata. Di Brussel, Parlemen Eropa memutuskan untuk menunda pemungutan suara terkait perjanjian dagang Uni Eropa (UE) dengan Amerika Serikat.

Dilansir dari Reuters, langkah ini terjadi karena kebijakan tarif 15% yang dipukul rata oleh Trump akan berdampak pada barang-barang UE, meskipun ada pengecualian untuk ratusan barang sensitif seperti bahan pangan, suku cadang pesawat, mineral kritis, dan bahan baku farmasi.

Sebagai balasannya, UE juga akan membekukan rencana penghapusan bea masuk untuk produk industri asal AS.

Selain Uni Eropa, negara besar lainnya juga merespons:

baca juga

Tiongkok: Mendesak Washington untuk mencabut seluruh langkah tarif.

India: Memutuskan untuk menunda jadwal pembicaraan perdagangan yang telah direncanakan.

Pasar keuangan merespons negatif ketidakpastian kebijakan ini. Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin:

Dow Jones Industrial Average: Turun 1,65%.

S&P 500: Turun 1,02%.

Nasdaq Composite: Turun 1,01%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!

MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!

Video | Senin, 23 Februari 2026 | 19:10 WIB

Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang

Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 16:05 WIB

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:43 WIB

Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri

Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:28 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:19 WIB

Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan

Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan

Video | Senin, 23 Februari 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×