Xi Jinping Janji Hentikan Pendanaan PLTU, Aktivis Lingkungan Singgung Batu Bara Sumatera

M Nurhadi

Kamis, 23 September 2021 | 11:44 WIB
Xi Jinping Janji Hentikan Pendanaan PLTU, Aktivis Lingkungan Singgung Batu Bara Sumatera
ILUSTRASI-Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Aktivis lingkungan yang tergabung dalam koalisi Sumatera Terang untuk Energi Bersih (STuEB) menyambut janji Presiden China Xi Jinping yang berjanji tidak akan mendanai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara baru di luar negeri.

Ketua Kanopi Hijau Indonesia sekaligus Konsolidator STuEB, Ali Akbar yang menyebutkan bahwa komitmen Xi Jinping cukup memberi angin segar dalam rangka melawan krisis iklim global.

"Kami akan mengawal komitmen ini sampai ke level operasional di lapangan karena dalam perencanaan kelistrikan nasional cukup banyak proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang diproyeksikan berdiri di Pulau Sumatera," kata Ali.

Ali menjelaskan, lima tahun terakhir 13 organisasi masyarakat sipil yang bergabung dalam STuEB telah memotret dampak buruk PLTU batu bara di Sumatera .

DIantaranya menghancurkan mata pencaharian nelayan dan petani, anak-anak terpapar abu beracun, konflik horizontal hingga pencemaran lingkungan yang mengerikan.

Dikatakan oleh Direktur Yayasan Srikandi Lestari Sumiati Surbakti, dampak PLTU batu bara Pangkalan Susu Sumatera Utara mengakibatkan ruang tangkap nelayan semakin sempit karena efek angkutan batu bara.

Tidak hanya itu, proyek ini juga berdampak terhadap kesehatan yaitu udara dan air yang terpolusi mengakibatkan banyak warga menderita gatal-gatal, paru hitam serta tingginya penderita ISPA akibat abu sisa pembakaran batu bara.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Indira Suryani menambahkan, dampak operasi PLTU batu bara Ombilin di Sawah Lunto juga dikeluhkan warga selama bertahun-tahun. Alat penangkap abu yang rusak dan tidak hingga saat ini membuat seluruh abu sisa pembakaran batu bara keluar dari cerobong dan menghujani warga.

"Sebaiknya pemerintah Cina segera mengevaluasi proyek PLTU yang sedang berjalan saat ini dan tidak lagi mendanai PLTU baik di Indonesia atau dimanapun di muka bumi ini," katanya.

baca juga

Direktur Lembaga Tiga Beradik, Hardi Yudha mengatakan kegiatan PLTU Semaran Kabupaten Sarolangun, Jambi sudah berdampak kepada kesehatan warga seperti batuk, sesak nafas bahkan penyakit kulit.

Terlebih, menurutnya, akan ada pendirian PLTU Jambi 1 dan 2 dengan kapasitas 2x300 MW yang dipastikan menambah beban warga atas kerusakan dan pencemaran lingkungan.

"Kami meyakini dampak PLTU batu bara relatif sama di setiap wilayah yang ada di Sumatera," kata Yuda, dilansir dari Antara.

Berdasarkan data STuEB, saat ini ada 33 pembangkit listrik di Sumatera engan kapasitas sebesar 3.566,5 MW dan 16 pembangkit sebesar 4.450 MW yang sedang direncanakan RUPTL 2020-2029 dan berdasarkan data tersebut, China mendominasi sebagai aktor utama pendana.

Sebelumnya, dalam sidang umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar di New York pada Selasa (21/9), Presiden China Xi Jinping berjanji tidak akan mendanai proyek PLTU batu bara baru di luar negeri.

"China akan berusaha untuk mencapai puncak emisi karbon dioksida yang dilepaskan sebelum 2030 dan mencapai karbon netral sebelum 2060," kata Xi Jinping.

China kata Jinping juga berkomitmen mendukung negara berkembang dalam mengembangkan energi hijau dan rendah karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Asahan Sumut Meninggal 3 Jam Usai Divaksin Covid-19

Warga Asahan Sumut Meninggal 3 Jam Usai Divaksin Covid-19

Sumut | Kamis, 23 September 2021 | 11:11 WIB

2 Unit Rumah Terbakar di Kota Padang, Seorang Meninggal Saat Berjuang Selamatkan Mertua

2 Unit Rumah Terbakar di Kota Padang, Seorang Meninggal Saat Berjuang Selamatkan Mertua

Sumbar | Kamis, 23 September 2021 | 10:52 WIB

Diklaim Tarik Minat Warga, Bulog Sumut Minta Tambahan 28 Ton Daging Kerbau Impor

Diklaim Tarik Minat Warga, Bulog Sumut Minta Tambahan 28 Ton Daging Kerbau Impor

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 06:33 WIB

Minibus Masuk Jurang di Dairi, 2 Orang Tewas

Minibus Masuk Jurang di Dairi, 2 Orang Tewas

Sumut | Rabu, 22 September 2021 | 23:20 WIB

Tim Pencak Silat Sumatera Barat Bidik Dua Medali Emas PON Papua

Tim Pencak Silat Sumatera Barat Bidik Dua Medali Emas PON Papua

Sport | Rabu, 22 September 2021 | 22:09 WIB

Jelang PON Papua, Latihan Tim Tarung Derajat Sumatera Barat Semakin Intens

Jelang PON Papua, Latihan Tim Tarung Derajat Sumatera Barat Semakin Intens

Sport | Rabu, 22 September 2021 | 19:43 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×