Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Xi Jinping Janji Hentikan Pendanaan PLTU, Aktivis Lingkungan Singgung Batu Bara Sumatera

M Nurhadi

Kamis, 23 September 2021 | 11:44 WIB
Xi Jinping Janji Hentikan Pendanaan PLTU, Aktivis Lingkungan Singgung Batu Bara Sumatera
ILUSTRASI-Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Aktivis lingkungan yang tergabung dalam koalisi Sumatera Terang untuk Energi Bersih (STuEB) menyambut janji Presiden China Xi Jinping yang berjanji tidak akan mendanai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara baru di luar negeri.

Ketua Kanopi Hijau Indonesia sekaligus Konsolidator STuEB, Ali Akbar yang menyebutkan bahwa komitmen Xi Jinping cukup memberi angin segar dalam rangka melawan krisis iklim global.

"Kami akan mengawal komitmen ini sampai ke level operasional di lapangan karena dalam perencanaan kelistrikan nasional cukup banyak proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang diproyeksikan berdiri di Pulau Sumatera," kata Ali.

Ali menjelaskan, lima tahun terakhir 13 organisasi masyarakat sipil yang bergabung dalam STuEB telah memotret dampak buruk PLTU batu bara di Sumatera .

DIantaranya menghancurkan mata pencaharian nelayan dan petani, anak-anak terpapar abu beracun, konflik horizontal hingga pencemaran lingkungan yang mengerikan.

Dikatakan oleh Direktur Yayasan Srikandi Lestari Sumiati Surbakti, dampak PLTU batu bara Pangkalan Susu Sumatera Utara mengakibatkan ruang tangkap nelayan semakin sempit karena efek angkutan batu bara.

Tidak hanya itu, proyek ini juga berdampak terhadap kesehatan yaitu udara dan air yang terpolusi mengakibatkan banyak warga menderita gatal-gatal, paru hitam serta tingginya penderita ISPA akibat abu sisa pembakaran batu bara.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Indira Suryani menambahkan, dampak operasi PLTU batu bara Ombilin di Sawah Lunto juga dikeluhkan warga selama bertahun-tahun. Alat penangkap abu yang rusak dan tidak hingga saat ini membuat seluruh abu sisa pembakaran batu bara keluar dari cerobong dan menghujani warga.

"Sebaiknya pemerintah Cina segera mengevaluasi proyek PLTU yang sedang berjalan saat ini dan tidak lagi mendanai PLTU baik di Indonesia atau dimanapun di muka bumi ini," katanya.

Direktur Lembaga Tiga Beradik, Hardi Yudha mengatakan kegiatan PLTU Semaran Kabupaten Sarolangun, Jambi sudah berdampak kepada kesehatan warga seperti batuk, sesak nafas bahkan penyakit kulit.

Terlebih, menurutnya, akan ada pendirian PLTU Jambi 1 dan 2 dengan kapasitas 2x300 MW yang dipastikan menambah beban warga atas kerusakan dan pencemaran lingkungan.

"Kami meyakini dampak PLTU batu bara relatif sama di setiap wilayah yang ada di Sumatera," kata Yuda, dilansir dari Antara.

Berdasarkan data STuEB, saat ini ada 33 pembangkit listrik di Sumatera engan kapasitas sebesar 3.566,5 MW dan 16 pembangkit sebesar 4.450 MW yang sedang direncanakan RUPTL 2020-2029 dan berdasarkan data tersebut, China mendominasi sebagai aktor utama pendana.

Sebelumnya, dalam sidang umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar di New York pada Selasa (21/9), Presiden China Xi Jinping berjanji tidak akan mendanai proyek PLTU batu bara baru di luar negeri.

"China akan berusaha untuk mencapai puncak emisi karbon dioksida yang dilepaskan sebelum 2030 dan mencapai karbon netral sebelum 2060," kata Xi Jinping.

China kata Jinping juga berkomitmen mendukung negara berkembang dalam mengembangkan energi hijau dan rendah karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Asahan Sumut Meninggal 3 Jam Usai Divaksin Covid-19

Warga Asahan Sumut Meninggal 3 Jam Usai Divaksin Covid-19

Sumut | Kamis, 23 September 2021 | 11:11 WIB

2 Unit Rumah Terbakar di Kota Padang, Seorang Meninggal Saat Berjuang Selamatkan Mertua

2 Unit Rumah Terbakar di Kota Padang, Seorang Meninggal Saat Berjuang Selamatkan Mertua

Sumbar | Kamis, 23 September 2021 | 10:52 WIB

Diklaim Tarik Minat Warga, Bulog Sumut Minta Tambahan 28 Ton Daging Kerbau Impor

Diklaim Tarik Minat Warga, Bulog Sumut Minta Tambahan 28 Ton Daging Kerbau Impor

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 06:33 WIB

Minibus Masuk Jurang di Dairi, 2 Orang Tewas

Minibus Masuk Jurang di Dairi, 2 Orang Tewas

Sumut | Rabu, 22 September 2021 | 23:20 WIB

Tim Pencak Silat Sumatera Barat Bidik Dua Medali Emas PON Papua

Tim Pencak Silat Sumatera Barat Bidik Dua Medali Emas PON Papua

Sport | Rabu, 22 September 2021 | 22:09 WIB

Jelang PON Papua, Latihan Tim Tarung Derajat Sumatera Barat Semakin Intens

Jelang PON Papua, Latihan Tim Tarung Derajat Sumatera Barat Semakin Intens

Sport | Rabu, 22 September 2021 | 19:43 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB