Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Menteri Investasi: Ekonomi Tumbuh 5 Persen Agak Berat

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 26 September 2021 | 15:25 WIB
Menteri Investasi: Ekonomi Tumbuh 5 Persen Agak Berat
Menteri Investasi: Ekonomi Tumbuh 5 Persen Agak Berat. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak akan lebih dari angka 5 persen. Hal tersebut dikatakan Bahlil dalam sebuah diskusi virtual,  Minggu (26/9/2021).

"Kami yakin ekonomi di 2021 akhir akan tetap tumbuh. Namun kalau di 5 persen, saya pribadi sih agak berat. Kalau sampai dengan 4 atau 4,3 persen masih optimistis karena kami kompak dengan tim ekonomi yang sekarang,” kata Bahlil.

Beratnya pertumbuhan ekonomi ini tak lepas dari gelombang kedua pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada seusai libur lebaran atau hari raya Idul Fitri beberapa bulan lalu.

"Dampak dari penularan lewat varian deltanya cukup membuat guncangan terhadap ekonomi, bahkan lebih berat dibandingkan dengan awal mulai pandemi ini tahun lalu," paparnya.

Padahal kata Bahlil tren pemulihan ekonomi Indonesia sudah cukup baik pada kuartal II 2021 yang tumbuh 7,07 persen, namun sayangnya akibat merebaknya penularan Covid-19 membuat tren pemulihan tersebut terganggu.

"Makanya yang belum vaksin segera vaksin, protokol harus dipakai, jaga jarak pakai masker. Lalu ekonomi akan mulai diikuti perlahan," katanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2021 akan lebih rendah lagi dari proyeksi sebelumnya, peningkatan kasus Covid-19 pada bulan Juni hingga Agustus lalu menjadi biang keroknya.

Sebelumnya Sri Mulyani tampak percaya diri bahwa ekonomi pada kuartal III bisa tumbuh diangka 4 persen hingga 5,7 persen, tetapi karena peningkatan kasus Covid-19 lewat varian delta pemerintah kembali merevisi target tersebut menjadi 4 sampai 5 persen saja.

"Kuartal III proyeksi growth-nya meningkat menjadi 4 hingga 5 persen. Ini karena kita lihat dari indikator-indikator baik dari sisi konsumsi maupun sisi produksi menggambarkan cukup bertahannya ekonomi kita meskipun dihadapkan pada hantaman delta variant," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Kamis (23/9/2021).

Dirinya memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut terdiri dari konsumsi rumah tangga yang diprediksi tumbuh sebesar 2 persen hingga 2,4 persen, konsumsi pemerintahdiproyeksikan tumbuh -0,9 persen hingga 0,1 persen.

Kemudian ekspor diproyeksikan bakal tumbuh 20 hingaa 22,2l5 persen, impor diprediksi tumbuh 24 persen hingga 25,2 persen dan investasi yang diperkirakan tumbuh 4,9 persen hingga 5,4 persen secara tahunan.

Meski mengalami revisi pertumbuhan ekonomi, Sri mengklaim bahwa kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya bahkan jika dibandingkan dengan negara lainnya.

Sementara pada kuartal IV nanti dirinya mengatakan bahwa kondisi ini ekonomi akan tumbuh jauh lebih baik lagi, mengingat hampir seluruh kegiatan ekonomi diperkirakan telah membaik dan kasus penularan Covid-19 bisa terus ditekan pemerintah.

“Di kuartal IV-nya akan lebih baik lagi, tentu dengan asumsi varian baru maupun cluster aktivitas pendidikan dan ekonomi masih bisa terkendali dengan baik. Sehingga tidak perlu menginjak rem lagi,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Menurun, Sri Mulyani Makin Optimistis Tatap Ekonomi ke Depan

Kasus Covid-19 Menurun, Sri Mulyani Makin Optimistis Tatap Ekonomi ke Depan

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 10:04 WIB

Menko Airlangga Bicara Ekonomi Sirkular yang Butuh Anggaran Rp 308 Triliun

Menko Airlangga Bicara Ekonomi Sirkular yang Butuh Anggaran Rp 308 Triliun

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 09:35 WIB

Saat Pandemi, Investasi Saham Makin Dikenal Warga Desa di Sumsel

Saat Pandemi, Investasi Saham Makin Dikenal Warga Desa di Sumsel

Sumsel | Minggu, 26 September 2021 | 09:26 WIB

UU Cipta Kerja Diyakini Bakal Bawa Iklim Investasi Kondusif

UU Cipta Kerja Diyakini Bakal Bawa Iklim Investasi Kondusif

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 08:41 WIB

Terkini

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:14 WIB

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:46 WIB

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:39 WIB

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 15:11 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:10 WIB

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB