Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

5 Cara Paling Mudah Membedakan Emas Asli atau Palsu, Wajib Tahu Sebelum Beli

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 30 September 2021 | 18:39 WIB
5 Cara Paling Mudah Membedakan Emas Asli atau Palsu, Wajib Tahu Sebelum Beli
Sentra penjualan emas, Permata Cikini di Jalan Pegangsaan Barat [MATAMATA/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Emas jadi salah satu instrumen investasi yang dipilih banyak orang. Selain nilai yang relatif stabil, investasi emas juga mudah dilakukan karena mudah diikuti nilai dan lokasi jual-belinya.

Namun, apabila anda ingin membeli emas, ada baiknya anda berhati-hati karena kini ada banyak emas palsu yang dijual di berbagai tempat. Begini cara membedakan emas asli dengan emas palsu atau emas bodong, dikutip dari Harian Jogja --jaringan Suara.com,

1. Perhatian Fisik Emas

Emas asli atau palsu memiliki perbedaan yang cukup mencolok yang bisa dilihat secara langsung. Biasanya, emas palsu yang terbuat dari bahan kuningan berwarna lebih gelap.

Sementara emas yang asli, memiliki warna yang mengkilap, berkilau dan lebih kuning.

2. Digesekkan Pada Keramik atau Kertas

Jika anda kesulitan membedakan fisik emas asli, anda bisa menggesekkan emas pada keramik atau kertas. Ketika menggoreskan pada kertas atau keramik, emas asli tidak akan tergores sama sekali.

Lain halnya, dengan logam lain atau emas palsu, mereka akan meninggalkan goresan-goresan kecil. Namun, cara ini bisa menimbulkan risiko merusak emas, jika menggosok dengan terlalu kencang.

3. Digigit

Emas adalah logam mulia lunak, sehingga mudah sekali dibentuk. Semakin tinggi kadar karatnya, maka emas akan jadi semakin lunak.

Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk membuktikan keaslian emas. Jika setelah digigit ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli.

Ilustrasi emas. (Pixabay/@stevebidmead)
Ilustrasi emas. (Pixabay/@stevebidmead)

Meski demikian, sangat disarankan sekali agar tidak buru–buru membelinya, karena bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah karena timah juga termasuk golongan logam lunak.

4. Menggunakan Magnet

Cara ini bisa jadi yang paling mudah dibanding yang lain karena hanya menggunakan magnet yang didekatkan dengan emas.

Emas pada dasarnya termasuk logam yang sifatnya nonmagnetis sehingga jika didekatkan dengan magnet, emas tidak akan tertarik atau pun menempel.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BP Batam Sebut Belanda Lirik Investasi Energi Terbarukan di Batam

BP Batam Sebut Belanda Lirik Investasi Energi Terbarukan di Batam

Batam | Kamis, 30 September 2021 | 17:00 WIB

PON Papua: Pertina Sumut Incar 3 Medali Emas

PON Papua: Pertina Sumut Incar 3 Medali Emas

Sumut | Kamis, 30 September 2021 | 15:41 WIB

Cabor Panjat Tebing Beregu Putri NTB Raih Emas Pertama di PON Papua

Cabor Panjat Tebing Beregu Putri NTB Raih Emas Pertama di PON Papua

Bali | Kamis, 30 September 2021 | 15:04 WIB

Jorok! Pria Ini Ditangkap di Bandara karena Selundupkan Pasta Emas di Dalam Dubur

Jorok! Pria Ini Ditangkap di Bandara karena Selundupkan Pasta Emas di Dalam Dubur

News | Kamis, 30 September 2021 | 14:05 WIB

Mau Main Saham? Pahami Dulu 4 Istilah Ini

Mau Main Saham? Pahami Dulu 4 Istilah Ini

Bisnis | Kamis, 30 September 2021 | 13:12 WIB

Harga Emas Terus Turun, Kamis 30 September 2021

Harga Emas Terus Turun, Kamis 30 September 2021

Bekaci | Kamis, 30 September 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:38 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB