Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Pandemi Covid19 Jadi Penyebab Pembangunan Proyek Properti Mundur

Iwan Supriyatna

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:46 WIB
Pandemi Covid19 Jadi Penyebab Pembangunan Proyek Properti Mundur
Investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid–19 telah menyebabkan berbagai dampak di bidang ekonomi, tak terkecuali di sektor properti yang menyebabkan mundurnya pembangunan berbagai proyek, seperti halnya dialami oleh proyek perumahan Bhuvana Village Regency hingga 2022.

Kevin Octaviano, selaku direktur Bhuvana pengganti dari direktur sebelumnya menyampaikan, dampak dari pandemi Covid – 19 tidak hanya memengaruhi sektor properti di Indonesia, namun juga di luar negeri, seperti halnya di China yang sekarang sedang dialami oleh Evergrande.

Kasus Evergrande mirip dengan apa yang terjadi pada Subprime Mortgage di Amerika Serikat (AS) pada 2007 –an. Fenomena krisis keuangan ini terjadi akibat gagal bayar kredit oleh konsumen properti yang akhirnya menghantam perusahaan penyedia pinjaman properti dan perusahaan developer properti.

Evergrande sempat menghiasi lanskap perkotaan China. Selama tahun-tahun booming properti negara itu, Evergrande membantu menciptakan jenis kegiatan ekonomi yang menjadi sandaran para pejabat untuk mendorong pertumbuhan ajaib negara itu.

Namun, wabah Covid-19 telah mengubah semuanya yang mengakibatkan para konsumen gagal bayar ke lembaga penyedia pinjaman, yang memicu penyedia pinjaman gagal bayar ke para investor dan bank.

“Pandemi Covid – 19 telah menyebabkan krisis global yang melumpuhkan sendi – sendi ekonomi dunia. Kami pun juga mengalami dampak luar biasa dari pandemi Covid – 19, yang menyebabkan pembangunan perumahan Bhuvana mundur hingga 2022. Kendati demikian, kami tetap berupaya dan memiliki itikad baik untuk menyelesaikan pembangunan dan diharapkan selesai pada 2022,” tutur Kevin ditulis Jumat (1/10/2021).

Untuk itu kata dia, pihaknya telah memberikan beberapa konpensasi kepada para konsumen Bhuvana, diantaranya dengan memindahkan lokasi rumah yang sebelumnya ada di bagian belakang komplek perumahan, sekarang dipindahkan ke bagian depan. Seperti diketahui, rumah yang lokasi yang ada di bagian depan dan dekat jalan utama, harganya lebih mahal dari rumah yang ada di bagian belakang.

Selain itu, sebagai upaya manajemen, sambung Kevin, saat ini telah ada investor yang siap bermitra dengan Bhuvana untuk membantu penyelesaian pembangunan.

“Saya selaku direktur Bhuvana yang menggantikan direktur sebelumnya, ingin tetap membantu memperjuangkan hak para konsumen. Masalah keterlambatan pembangunan di masa pandemi ini sangat jamat terjadi, dan bukan hanya dialami Bhuvana, namun juga dialami oleh pengambang – pengembang lainnya. Namun, kami mengakui, memang ada masalah keterlambatan serah terima kepada para konsumen. Untuk itu kami mohon maaf,” tutur Kevin.

baca juga

Bhuvana, yang lokasi dekat dengan stasiun kereta komuter menambah kemudahan bagi para penghuni cluster untuk mobilitas ke stasiun Serpong, Palmerah, Tanah Abang, Dukuh Atas Sudirman, Jakarta, Depok, Bekasi dan sekitarnya. Bhuvana dibangun di lahan seluas seluas 23 hektare dan terdiri sekitar 1.600 unit rumah dan ruko yang terbagi dalam empat cluster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bisnis Ustaz Solmed: Ada Grup Musik sampai Vila Mewah

5 Bisnis Ustaz Solmed: Ada Grup Musik sampai Vila Mewah

Entertainment | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 11:45 WIB

Kesuma Agung Selaras Optimis Target Penjualan Rp 250 Miliar Bisa Terlampaui

Kesuma Agung Selaras Optimis Target Penjualan Rp 250 Miliar Bisa Terlampaui

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 07:40 WIB

Kisah Pengusaha Properti Sukses Berkat Uang Saku Dari Ibu Sebesar Rp4.800

Kisah Pengusaha Properti Sukses Berkat Uang Saku Dari Ibu Sebesar Rp4.800

Bisnis | Kamis, 30 September 2021 | 13:27 WIB

Terkini

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

×