Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Tinggalkan Level Tertingginya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:36 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Tinggalkan Level Tertingginya
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok hampir 2 persen pada perdagangan Rabu, turun dari level tertingginya yang sempat dicapai. Penurunan ini imbas kenaikan yang tak terduga stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Mengutip CNBC, Kamis (7/10/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, menyentuh USD83,47 per barel, tingkat tertinggi sejak Oktober 2018, tetapi ditutup pada posisi USD81,08 per barel, merosot USD1,48 atau 1,8 persen.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melesat ke USD79,78 per barel, level tertinggi sejak November 2014, sebelum ditutup mundur menjadi USD77,43 per barel, menyusut USD1,50 atau 1,9 persen.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,3 juta barel pekan lalu, dibandingkan ekspektasi untuk penurunan moderat 418.000 barel, kata Departemen Energi Amerika. Persediaan bensin juga meningkat, sementara stok produk distilat hanya turun sedikit.

"Kami melihat beberapa aksi ambil untung karena minyak naik secara signifikan," kata Gary Cunningham, Direktur Tradition Energy di Stamford.

Brent melonjak lebih dari 50 persen tahun ini, menambah tekanan inflasi yang dapat memperlambat pemulihan dari pandemi Covid-19. Gas alam melambung ke rekor tertinggi di Eropa dan harga batu bara dari eksportir utama juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Lonjakan terbaru dalam harga minyak mentah didukung penolakan Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya untuk meningkatkan produksi dan kekhawatiran tentang pasokan energi yang ketat secara global.

Senin, OPEC, Rusia dan sekutu lainnya, yang dikenal sebagai OPEC Plus, memilih untuk bertahan dengan rencana untuk meningkatkan output secara bertahap dan tidak menaikkannya lebih jauh seperti yang didesak Amerika Serikat dan negara-negara konsumen lainnya.

Pasar tergelincir pada sesi petang setelah Menteri Energi Amerika, Jennifer Granholm, berbicara kepada Financial Times, membahas kemungkinan bahwa AS dapat memerangi harga yang lebih tinggi dengan melepaskan minyak dari cadangan strategis atau menghentikan ekspor minyak mentah.

baca juga

Harga minyak jatuh setelah berita itu, tetapi penurunannya moderat. Amerika Serikat mengakhiri larangan 40 tahun ekspor minyak mentah pada akhir 2015 dan sekarang mengirimkan lebih dari 3 juta barel minyak mentah setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat Berkat Kebijakan OPEC Plus

Harga Minyak Dunia Melesat Berkat Kebijakan OPEC Plus

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:52 WIB

OPEC+ Khawatir Gelombang Wabah COVID-19 Keempat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

OPEC+ Khawatir Gelombang Wabah COVID-19 Keempat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:03 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Signifikan, Pasar Saham Asia Ambrol

Harga Minyak Dunia Naik Signifikan, Pasar Saham Asia Ambrol

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

×