Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Harga Minyak Dunia Melesat Berkat Kebijakan OPEC Plus

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:52 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat Berkat Kebijakan OPEC Plus
OPEC.

Suara.com - Harga minyak dunia naik setelah OPEC Plus sepakat tetap pada peningkatan output ketimbang menaikannya lebih lanjut.

Faktor ini membuat harga minyak jenis WTI mencapai level tertinggi sejak 2014 dan Brent melesat ke posisi tertinggi tiga tahun.

Mengutip CNBC, Rabu (6/10/2021) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, ditutup melambung USD1,31 atau 1,7 persen menjadi USD78,93 per barel. WTI melonjak lebih dari 2 persen hingga setingginya USD79,48 per barel, terbesar dalam hampir tujuh tahun.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melejit USD1,30, atau 1,6 persen menjadi USD82,56 per barel. Sebelumnya, Brent mencapai level tertinggi tiga tahun di USD83,13 per barel.

Kedua kontrak itu memperpanjang keuntungan yang dibuat pada sesi Senin, ketika masing-masing naik lebih dari 2%.

Senin, Organiasai Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya, seperti Rusia, bisa disebut OPEC Plus, sepakat untuk mematuhi pakta Juli guna meningkatkan output sebesar 400.000 barel per hari setiap bulan hingga setidaknya April 2022, mengurangi pemotongan produksi hingga 5,8 juta barel per hari yang saat ini diimplementasikan.

"Pasar menyadari kita akan kekurangan pasokan untuk beberapa bulan ke depan dan OPEC tampaknya senang dengan situasi itu," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Harga minyak meroket lebih dari 50 persen tahun ini, menambah tekanan inflasi yang dikhawatirkan sejumlah negara konsumen minyak mentah, seperti Amerika Serikat dan India, akan menggagalkan pemulihan dari pandemi Covid-19.

Akhir bulan lalu, Joint Technical Committee OPEC Plus memperkirakan defisit pasokan 1,1 juta barel per hari tahun ini, yang bisa berubah menjadi surplus 1,4 juta barel per hari tahun depan.

Meski ada tekanan untuk meningkatkan produksi, OPEC Plus khawatir gelombang keempat infeksi Covid-19 dapat menekan pemulihan permintaan.

Melonjaknya harga gas alam, yang dapat mendorong beberapa pembangkit listrik untuk beralih dari gas ke minyak, menandakan harga minyak mentah kemungkinan akan tetap didukung meski ada kemunduran jangka pendek, kata Gary Cunningham, Direktur Tradition Energy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPEC+ Khawatir Gelombang Wabah COVID-19 Keempat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

OPEC+ Khawatir Gelombang Wabah COVID-19 Keempat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:03 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Signifikan, Pasar Saham Asia Ambrol

Harga Minyak Dunia Naik Signifikan, Pasar Saham Asia Ambrol

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:35 WIB

Harga Minyak Dunia Sentuh 81 Dolar AS per Barel, Tertinggi Sejak 3 Tahun Terakhir

Harga Minyak Dunia Sentuh 81 Dolar AS per Barel, Tertinggi Sejak 3 Tahun Terakhir

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 07:47 WIB

Terkini

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:56 WIB

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:27 WIB

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB