alexametrics

Saham PTRO Ngegas To The Moon, Ternyata Ini Penyebabnya

M Nurhadi
Saham PTRO Ngegas To The Moon, Ternyata Ini Penyebabnya
PT Petrosea Tbk (Petrosea)

Petrosea menandatangani perjanjian dengan nilai kontrak sebesar 265 juta dolar AS melalui anak usahanya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL).

Suara.com - PT Petrosea Tbk (PTRO) resmi menandatangani perjanjian jasa pertambangan dan rental peralatan dengan PT Hardaya Mining Energy dan PT Central Cipta Murdaya dengan nilai kontrak sebesar 265 juta dolar AS melalui anak usahanya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL).

Dalam keterangan yang dikutip dari informasi tertulis, Head of Corporate Secretary & Investor Relations PTRO, Anton Broto pada Selasa (13/10/2021) mengatakan, dalam perjanjian jasa pertambangan di area tambang yang berlokasi di Sebuku, Kabupaten Nunukan itu, Petrosea bertugas jadi manajemen proyek dan KBL sebagai kontraktor.

Sebagai anak perusahaan Petrosea, Karya Bhumi Lestari fokus dalam mendukung pertambangan dan konstruksi, khususnya pengadaan alat berat, yang selalu mengedepankan operational excellence dan service excellence.

Anton memproyeksikan, transaksi ini memberikan tambahan pendapatan dan memperkuat kondisi keuangan perusahaan. 

Baca Juga: Koalisi Bersihkan Indonesia Desak Pemerintah Tutup Semua Tambang Batu Bara, Ini Alasannya

Laporan interim perusahaan menyebutkan PTRO telah membukukan pendapatan sebesar US$ 193,30 juta di sepanjang semester pertama tahun 2021.

Nilai ini naik 9,88% dibanding realisasi pendapatan semester pertama tahun lalu yang sebesar US$ 175,90 juta. 

Hal ini pula yang diduga kuat jadi penyebab saham PTRO naik signifikan hingga 11,511 persen pada penutupan bursa saham hari ini.

Komentar