Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Harga Minyak Dunia Melesat ke Level Tertingginya Sejak 2014

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:03 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat ke Level Tertingginya Sejak 2014
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik ke level tertinggi sejak 2014 pada perdagangan Selasa, didukung kekurangan pasokan global dan permintaan yang kuat di Amerika Serikat.

Reli itu terjadi menjelang laporan inventaris Amerika dari American Petroleum Institute (API), kelompok industri, pada Selasa, dan Badan Informasi Energi AS, Rabu.

Mengutip CNBC, Rabu (27/10/2021) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 41 sen, atau 0,5 persen menjadi USD86,40 per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), meningkat 89 sen, atau 1,1 persen menjadi USD84,65 per barel.

Analis memperkirakan data persediaan minyak mingguan terbaru itu menunjukkan peningkatan 1,9 juta barel dalam stok minyak mentah.

Itu adalah penutupan tertinggi untuk kedua tolok ukur global sejak Oktober 2014.

"Krisis energi masih jauh dari mereda, jadi kami memperkirakan penguatan harga minyak pada November dan Desember karena pasokan tertinggal dari permintaan, dan OPEC Plus tetap berada di sela-sela," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

OPEC Plus, yang terdiri dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya seperti Rusia, saat ini meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari setiap bulan, tetapi menolak desakan untuk meningkatkan output lebih cepat dalam menanggapi lonjakan harga.

"Harga minyak mentah terus naik dan permintaan OPEC untuk meningkatkan produksi terus diabaikan. Satu-satunya hal yang akan membuat OPEC Plus termotivasi adalah jika operator swasta Amerika memberi sinyal, mereka akan meningkatkan produksi," kata Edward Moya, analis OANDA.

Goldman Sachs mengatakan Brent kemungkinan akan didorong di atas proyeksi akhir tahunnya sebesar USD90 per barel, sementara Larry Fink, CEO manajer aset terbesar di dunia, BlackRock, mengatakan ada kemungkinan besar minyak mencapai USD100 per barel.

Dengan harga minyak dan gas di level tertinggi multi-tahun, produsen  shale-oil  Amerika bersiap untuk menyampaikan laporan laba terkuat sejak awal pandemi virus korona, selama mereka tidak mengunci penjualan terkait dengan harga yang jauh lebih rendah.

Kendati pasar tenaga listrik dan batu bara China mulai stabil setelah intervensi pemerintah, harga energi tetap tinggi di seluruh dunia karena penurunan suhu pada awal musim dingin di belahan utara.

Konsumsi bensin dan sulingan di Amerika Serikat kembali sejalan dengan rata-rata lima tahun setelah mengalami penurunan permintaan lebih dari satu tahun, dan pasar akan mencermati tingkat persediaan AS. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang September 2021 Harga Minyak Dunia Sudah Meroket 20 Persen

Sepanjang September 2021 Harga Minyak Dunia Sudah Meroket 20 Persen

Bisnis | Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:47 WIB

Minyak Goreng di Batam Merangkak Naik, Pedagang Gorengan Bingung

Minyak Goreng di Batam Merangkak Naik, Pedagang Gorengan Bingung

Batam | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menguat, Apa Sebabnya?

Harga Minyak Dunia Terus Menguat, Apa Sebabnya?

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 09:03 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB