Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Evermos: UKM Adalah Pendorong Penting Masa Depan Ekonomi Indonesia

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 05:25 WIB
Evermos: UKM Adalah Pendorong Penting Masa Depan Ekonomi Indonesia
Ilustrasi umkm (freepik)

Suara.com - Peran UKM menjadi semakin signifikan di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang bergejolak dalam beberapa waktu terakhir. Indonesia memiliki 62.9 juta perusahaan terdaftar dimana hampir 99% di antaranya adalah perusahaan mikro ke kecil.

UKM ini mempekerjakan total 97% dari populasi Indonesia, menyerap sebagian besar angkatan kerja, terutama pekerja yang berketerampilan rendah, dan mengurangi tingkat pengangguran terutama di Indonesia yang memiliki proporsi usia aktif yang tinggi. Sayangnya, mayoritas UKM-UKM ini masih terjebak di tahap awal pertumbuhan usaha.

Dilansir dari PRNasia.com, salah satu contoh kasusnya adalah Pak Bagus yang merupakan seorang pemilik UKM, selama berbulan-bulan penjualannya stagnan, tetapi biaya produksinya terus naik sehingga mengalami kerugian.

Jika ini berlanjut sampai sebulan ke depan dia tahu bahwa usahanya akan tutup. Namun, Pak Bagus memiliki 20 karyawan yang harus digaji, dan dia khawatir apa yang akan terjadi pada karyawan dan keluarga mereka jika usahanya harus gulung tikar.

Pak Bagus hanyalah nama samaran, tetapi kondisinya menggambarkan kondisi yang umum dialami oleh para pelaku usaha lokal di Indonesia. Pemilik usaha berjuang untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis mereka, bahkan salah mengambil langkah tidak hanya berdampak pada bisnis, tetapi juga orang-orang yang menggantungkan mata pencahariannya.

Mengembangkan potensi UKM untuk dapat berkembang ke tahap selanjutnya sangatlah penting. Usaha mikro cenderung tidak dapat memberikan jaring pengaman yang berkelanjutan kepada semua karyawannya, karena sangat mudah terpengaruh oleh perubahan ekonomi.

Terlebih lagi, jumlah UKM tidak selalu sejalur dengan produktivitas; sektor UKM masih perlu dioptimalkan potensinya agar dapat mentransformasi perekonomian Indonesia dan tidak stagnan.

Lalu bagaimana suatu usaha dapat tumbuh berkelanjutan sehingga mampu berkontribusi pada perekonomian nasional? Bagaimana suatu usaha bisa tumbuh dari usaha kecil menjadi usaha dengan sumber pendapatan besar yang dapat diandalkan, dan sebenarnya apa masalah yang dihadapi sehingga 98.75% UKM kita terjebak di tahap awal dan gagal tumbuh ke tahap berikutnya?

Pertanyaan tersebut berhasil dituangkan oleh Evermos, platform social commerce gotong-royong asal Bandung, Indonesia, yang melakukan pendampingan untuk UKM lokal, di dalam tulisannya yang diterbitkan oleh World Economic Forum.

Dalam tulisan ini, Evermos mencoba mengklasifikasi ulang UKM di Indonesia berdasarkan pola pikir dan keterampilan yang perlu mereka capai di setiap tahapnya yang konkrit, antara lain:

Newcomer: Usaha yang baru dimulai atau bisnis yang terjebak dalam mengidentifikasi kecocokan pasar dan gagal mengembangkan bisnis lebih lanjut.

Artisan: Usaha yang telah menemukan segmen pasar khusus untuk ditargetkan dan hanya berfokus pada penyampaian produk, bukan pada skalabilitas bisnis.

Emerging: Usaha yang telah membangun sistem yang menggunakan dasar-dasar bisnis termasuk supply chain tetapi belum mencapai penetrasi pasar yang signifikan.

Challenger: Usaha yang berada di tingkat nasional atau regional, memiliki pangsa pasar yang signifikan tetapi berjuang untuk menjadi pemain dominan atau top of mind di industrinya.

Mainstream: Usaha yang telah menjadi top of mind di industrinya, tetapi sekarang harus mempertahankan atau mengembangkan pangsa pasarnya agar tetap berada di puncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Lengkap dan Cara Mengajukan Izin P-IRT, Biar Tidak Diancam Denda!

Syarat Lengkap dan Cara Mengajukan Izin P-IRT, Biar Tidak Diancam Denda!

Bisnis | Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:03 WIB

Studi: Pelaku Kejahatan Mencuri Informasi dari 60 Persen UKM Indonesia

Studi: Pelaku Kejahatan Mencuri Informasi dari 60 Persen UKM Indonesia

Bekaci | Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:29 WIB

Ngeri! Studi : 60 Persen UKM Indonesia Jadi Korban Pencurian Informasi Kejahatan Siber

Ngeri! Studi : 60 Persen UKM Indonesia Jadi Korban Pencurian Informasi Kejahatan Siber

Jatim | Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB